Capture 21

3.6K 141 2
                                        

⚠️Typo Berserakan ⚠️

Jangan lupa Vote


 🌻Happy Reading 🌻

Jangan lupa komen






Lilyana terus mengejar perempuan bertudung itu. Ia ingin memastikan siapa sosok tersebut—karena tidak mungkin ada orang lain yang memiliki warna rambut seperti miliknya, atau seperti kedua kakaknya.
Kecuali… orang itu juga anak dari ayahnya.

Sudah delapan generasi keluarga Ternay hanya memiliki anak tunggal. Jadi mustahil ada orang lain yang mewarisi warna rambut coklat keemasan berpadu dengan sedikit dengan warna perak  khas darah Ternay itu.

“Lily! Kau mengejar siapa?” teriak Gerwyn ketika melihat adiknya berlari menembus halaman kastil.

Namun Lilyana tak menghiraukannya. Yang terpenting baginya sekarang hanyalah menangkap perempuan misterius itu.

“Lily, awas!”

Refleks, Lilyana mundur ke belakang. Jika ia terlambat satu detik saja, mungkin tubuhnya sudah hancur di bawah roda kereta kuda yang melintas cepat entah dari mana.

Alasdair dan Gerwyn segera berlari mendekat, wajah mereka panik.

“Kau tidak apa-apa?” tanya Alasdair seraya menarik tubuh Lilyana ke dalam pelukannya.

“Aku tidak apa-apa,” jawab Lilyana cepat, berusaha melepaskan diri. Ia tidak bisa berhenti sekarang—perempuan itu harus ia temukan!

“Kau mau ke mana, Lily?” Gerwyn berusaha menahannya.
“Apa kau melihatnya tadi?”

“Melihat siapa?” Gerwyn menatap sekeliling, bingung. Ia tidak melihat siapa pun.

“Perempuan itu, Kak… Dia… dia mirip Kak Daysi!”

Gerwyn menegang. Dalam sekejap, ia merengkuh adiknya ke dalam pelukan erat, mencoba menenangkannya.
“Tenangkan dirimu, Lily. Kak Daysi sudah meninggal dua bulan lalu.”

“Tidak! Kak Daysi masih hidup! Aku melihatnya sendiri—dia bersama seorang anak kecil!”

Gerwyn menarik napas dalam-dalam lalu melepaskan pelukannya. “Pulanglah ke kastil bersama Yang Mulia. Biar aku dan Arthur yang menyelidikinya.”

Lilyana menggenggam tangannya kuat-kuat. “Kau harus menemukannya, Kak.”

Gerwyn mengangguk. “Pasti.”

🌻🌻🌻

Setelah festival di alun-alun kota Nordhagen, malam harinya diadakan pesta topeng besar di kediaman Grand Duke of Lysander. Semua bangsawan di bawah kekuasaannya hadir malam itu.
Pesta ini bukan sekadar hiburan—tapi juga ajang mencari jodoh bagi kaum bangsawan muda.

Lilyana menatap suaminya yang tengah berbincang dengan para bangsawan pria. Mungkin mereka sedang membahas urusan kekaisaran… atau bisnis.

The  Replacement Lady (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang