⚠️Typo Berserakan ⚠️
Jangan lupa Vote
🌻Happy Reading 🌻
berita tentang kembalinya Putri pertama Grand Duke Alferd sudah terdengar seantero Kekaisaran dan hal itu kembali membuat kegaduahan karena banyak rakyat yang beranggapan bahwa Daysi itu adalah Daysi palsu karena mereka masih ingat tubuh Daysi dimasukkan ke dalam peti. Namuj pihak Keluarga Ternay tidak memperdulikan gosip diluaran sana, karena keluarga Ternay sedang meluapkan rindunya kepada putri sulung mereka.
Lilyana tidak kembali ke istana bintang ia harus memastikan bahwa gadis yang sedang berada di tengah-tengah keluarganya memang kakaknya.
sekarang mereka sedang duduk di ruang keluarga semunya sedang mencoba mengingatkan kenangan Daysi sewaktu dulu, semunya sedang memfokuskan perhatiannya kepada Daysi. Dan seperti dulu waktu ia sadar dari komanya keluarganya juga membagikan gandum untuk rakyat yang membutuhkan, apalagi dengan datangnya para pengungsi dari Teraverda maka keluarga Ternay memberikan setengah dari persediaan keluarga mereka.
"Lily kau bisa mengajak Daysi untuk jalan-jalan, bukankah dulu waktu kau lupa ingatan Daysi juga melakukan hal yang sama!"
Lilyana yang dari tadi memperhatikan keluarganya tersadar dari lamunannya. "Aa-... Baik Ibu!"
Likyana bangkit dari tempat duduknya dan berjalan ke arah Daysi yang duduk ditengah-tengah orang tuanya. "Mari kakak, kakak mau kemana? aku akan menemani kakak!"
"Terserah kau Lily, karena kau lebih tau keadaan Ibu kota."
"Apa kakak tidak meningat apapun sekarang?" Lilyana menyakan hal yang sama sudah lebih dari 10 semenjak ia bertemu dengan Daysi.
"kenapa kau menanyakan itu Lily, dulu saat kau lupa ingatan Daysi tidak pernah menanyakan itu kepadamu, ia bersedia untuk membuatmu kembali mengingat semuanya!"
Lilyana menatap Iris yang kembali membentaknya sudah sangat sering Iris membentaknya semenjak Daysi kembali, walaupun Lilyana vykan putri kandung Iris tapi tidak pernah Iris membentaknya di depan Alferd tapi sekarang Iris tidak segan-segan membentak Lily di depan Alferd.
"Baik Ibu."
Lilyana dan Daysi berjalan menuju halaman rumah mereka beriringan, kedua perempuan itu hanya saling diam tanpa ada yang mau memulai pembicaraan.
"Silahkan kak!" Lilyana mempersilahkan Daysi untuk masuk terlebih dahulu.
"Apa ada tempat yang ingin kakak kunjungi?" Lilyana tidak tahu harus membawa Daysi kemana kareja masih bingung dengan perempuan di depannya.
"Bukankah sudah kubilang aku tidak mengingat apapun!"
Lilyana cukup terkejut dengan bentakan Daysi karena Daysi yang dilu tidak pernah membentak, Daysi terkanal sebagi Lady paling lemah lembut dan tidak pernah meninggikan suaranya. "Antarkan kami kediaman keluarga Orion."
🌻🌻🌻
ketiga gadis itu saling pandang, tanpa ada yang memulai pembicaraan, Natsha menatap Lilyana bingung kenapa bisa Lilyana membawa Daysi ke kediamannya, walaupun ia dekat dengan Lilyana ia tidak pernah dekat dengan Daysi, karena perempuan itu memiliki tembok yang tak bisa Natsha sentuh.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Replacement Lady (End)
Historical FictionBagaimana jadinya jika seorang pengangguran semenjak lulus kuliah tiba-tiba masuk ke dunia novel yang sudah 3 tahun lalu tak sengaja ia tulis, sialnya novel itu belum selesai ia tulis karena tiba-tiba ide ceritanya hilang entah kemana? Kesialan be...
