⚠️Typo Berserakan ⚠️
Jangan lupa Vote
🌻Happy Reading 🌻
Jangan lupa komen
Setelah kepergian pria bertopeng itu, Lilyana menyusuri lorong istana dengan langkah pelan. Entah mengapa, ada sesuatu di tempat itu yang membuatnya merasa tidak nyaman. Dinding-dinding marmer yang megah terasa dingin, seperti menyimpan rahasia kelam.
Tanpa sadar, langkahnya membawanya ke taman istana. Di tengah taman itu berdiri sebuah labirin rimbun, tertata indah namun memancarkan hawa misterius. Lilyana masuk tanpa berpikir panjang, mengikuti langkah kakinya yang seolah punya kehendak sendiri.
Tiba-tiba, di tengah keheningan labirin, terdengar suara dua orang berbincang lirih.
“Maafkan saya, Yang Mulia. Saya pastikan rencana kita akan berhasil.”
Lilyana menajamkan pendengarannya. Rasa penasarannya yang besar membuatnya perlahan mendekat ke arah suara itu. Ia bersembunyi di balik dinding tanaman, berusaha melihat siapa yang berbicara.
“Aku tidak bisa memaafkan, Troy. Jika kau gagal lagi, aku akan menghancurkanmu—beserta keluargamu yang menyedihkan itu.”
Suara itu dalam dan mengancam, jelas bukan suara pria bertopeng yang ia temui sebelumnya. Apakah pria inilah yang menghasut Raja Troy untuk memberontak? pikir Lilyana.
“Yang Mulia, apakah Lady Jasmine sudah mengetahui bahwa saya telah menyetujui perdamaian dengan Kekaisaran Queenrensia? Saya... saya belum siap menerima hukuman dari beliau.”
Lilyana menahan napas. Jadi selama ini... aku ikut menjadi bagian dari pemberontakan Raja Troy? Atau mungkin... aku hanyalah pion dari dalang di balik semua ini?
“Jangan pedulikan perempuan itu. Aku yang akan menangani kemarahannya.”
“Kau punya waktu tiga bulan. Jika saat itu kau belum melepaskan diri dari kekaisaran ini, maka kepala keluargamu akan dipajang di alun-alun kerajaanmu sendiri.”
Seketika setelah kata-kata itu terucap, pria misterius itu pergi, meninggalkan Troy yang tampak ketakutan. Wajah sang Raja memucat, matanya kosong seolah kehilangan nyali.
Tak ingin ketahuan, Lilyana berlari keluar dari labirin. Nafasnya tersengal saat ia tiba di taman, lalu duduk di bangku marmer, berpura-pura menenangkan diri. Ia harus tampak wajar—seolah hanya gadis lemah yang masih trauma karena diracuni oleh Raja Troy.
“Yang Mulia Putri?”
Lilyana mendongak. Di hadapannya kini berdiri Raja Troy. Pria itu terlihat terkejut melihatnya di sana.
“Maaf, Yang Mulia Raja Troy,” ucap Lilyana gugup sambil berdiri. “Saya tidak tahu jika Anda berada di sini. Saya hanya ingin menenangkan diri setelah kejadian di aula.”
KAMU SEDANG MEMBACA
The Replacement Lady (End)
Ficción históricaBagaimana jadinya jika seorang pengangguran semenjak lulus kuliah tiba-tiba masuk ke dunia novel yang sudah 3 tahun lalu tak sengaja ia tulis, sialnya novel itu belum selesai ia tulis karena tiba-tiba ide ceritanya hilang entah kemana? Kesialan be...
