Chapter 54 🔞

17 6 0
                                        

Sia dan Hyunjin baru berpisah secara fisik selama kurang lebih 30 menit, selama perjalanan Hyunjin kembali ke rumahnya. Namun setibanya di rumah, pria itu segera menelepon sang pacar pertama yang sudah mengirimkan beberapa pesan rindu.

Sia sengaja tidak meminta untuk bertelepon selama perjalanan pulang sang kekasih sebab dia ingin berkemas dan juga mandi sebelum mengakhiri harinya sleep call dengan Hyunjin.

"Jadi kita punya waktu delapan hari sebelum akhirnya resmi bertunangan." Kata Sia pada Hyunjin melalui panggilan video.

"Iya princess." Ujar Hyunjin.

Pria yang baru keluar dari kamar gantinya itu terlihat sangat bahagia.

"Sudah mandi?" Tanya Hyunjin saat melihat Sia sudah memakai piyama.

"Sudah. Hanya tinggal skincare malam. Kamu mau mandi?" Tanya Sia yang melihat kekasihnya masuk ke kamar mandi, dari suaranya si gadis terdengar antusias.

"Aku mau menggosok gigi dulu." Kata Hyunjin yang menahan tawanya sambil meletakkan ponsel pada nakas depannya.

Pria itu mengambil sikat gigi dan bersiap menggosok giginya.

"Ah padahal aku sudah menantikan itu." Kata Sia kecewa.

Hyunjin tampak tersenyum dengan busa di mulutnya sedang sang kekasih mulai bersiap memakai masker wajah, memulai skincare rutin malamnya.

"Jangan lupa kita besok berangkat pagi, sayang~" Kata Sia sambil mengoleskan sisa serum dari masker yang masih berada di wajahnya ke leher dan juga pergelangan tangannya.

Hyunjin yang sudah berkumur dan mengelap mulutnya itu hanya mengangguk.

"Aku akan berkemas sekarang." Kata Hyunjin sambil mematikan lampu kamar mandi dan berjalan ke arah ruangan bajunya.

"Jangan lupa bawa baju hangat, kabarnya di sana cuaca sedang tidak bagus." Sia mengingatkan sang kekasih.

"Kalau begitu, kita tidak usah keluar." Jawab Hyunjin lirih sambil menaruh ponselnya pada sisi lemari.

"Hah?" Sia mendekatkan wajahnya, memastikan pendengarannya.

"Karena kita hanya 4 hari di sana, aku membawa tas jinjing saja ya. Tidak perlu bawa koper." Kata Hyunjin sambil memperlihatkan tas besarnya pada Sia.

"Aku juga tidak membawa banyak, hanya satu koper kecil." Ucap Sia sambil menepuk wajahnya setelah mengangkat masker.

"Selama disana― apa aku boleh pergi memotret?" Tanya Hyunjin.

"Aku baru membeli kamera baru dan belum pernah membawanya ke luar."

Sia yang masih fokus mengaplikasikan pelembab malam itu hanya mengangguk dan tersenyum.

"Tapi jangan pergi saat aku lomba, aku butuh kehadiranmu untuk mengatasi kegugupanku." Kata si gadis yang sudah memfokuskan diri ke layar ponselnya.

"Tentu saja aku akan menemanimu selama perlombaan, princess." Janji Hyunjin sambil melipat beberapa baju dan memasukkannya ke dalam tas besar itu.

"Sepertinya setelah pendataan awal, kita punya banyak waktu. Jadi kita bisa ke Teddy Bear Museum, Cheonjeyeon Falls atau―"

 Jadi kita bisa ke Teddy Bear Museum, Cheonjeyeon Falls atau―"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Love UntoldTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang