Di depan orang yang mencintaiku, aku bahkan tidak bisa mengatakan bahwa aku mencintainya
Itu menyakitkan
Aku tak tahu seperti ini adanya
Karena jantungku yang berdebar kencang di hadapanmu
Itu membuatku ingin menghela nafas tanpa alasan
Air mata yan...
Ke pantai bulan Juni dengan suhu rata-rata sekitar 24°C dan suhu air laut sekitar 20°C membuat Sia berkeringat― apalagi saat ini dirinya memakai pakaian tebal sesuai persyaratan Chan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Apa kakak tidak lelah?" Tanya Sia.
Saat ini mereka berdua dengan nyaman bersantai di tepi pantai yang cukup hangat.
Setelah mandi dan menyelesaikan sarapannya, Sia dan Chan memutuskan untuk pergi ke pantai― seperti permintaan si gadis. Dan meninggalkan Seungmin yang kelelahan dan masih tertidur di dalam kamar Sia.
Chan menatap Sia dan mengernyitkan dahinya, tampak bingung dengan maksud pertanyaan si gadis.
"Maksudku apa kakak tidak lelah setelah seharian kemarin meeting lalu begadang untuk merawatku dan sekarang menemaniku ke pantai." Jelas Sia.
"Sedangkan Kim Seungmin yang pastinya tidak se-sibuk kakak saja sudah menyerah hanya untuk sarapan dan lebih memilih untuk tidur." Lanjut si gadis.
Namun pria itu hanya tersenyum dan menggeleng, menatap wajah Sia selama beberapa detik lalu mengalihkan pandangannya ke arah hamparan laut luas.
"Aku― aku menyukainya. Kesibukkanku dan aktivitas yang aku habiskan denganmu― dan juga Kim Seungmin pastinya." Kata Chan sambil tertawa di akhir kalimatnya.
Sia juga ikut tertawa dan memukul pelan lengan pria yang berada di sampingnya.
Kebersamaan yang sudah jarang mereka lalui sejak lebih dari setahun yang lalu membuat Sia awalnya agak sedikit canggung, namun kehadiran kak Chan dan Seungmin beberapa hari terakhir ini membuat gadis itu yakin jika dua pria yang selalu ada untuknya itu akan tetap berada di tempat dimana Sia kembali pulang, tempat ternyamannya.
Gadis itu kemudian menyandarkan kepalanya pada bahu Chan sambil menatap hamparan laut yang luas. Deburan ombak yang menggulung, hawa sejuk dan langit yang cerah itu membuat Sia sedikit melupakan keresahannya akan sang kekasih.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bahkan sejak dia bangun, sarapan dan pergi ke pantai dengan kak Chan, Sia sama sekali tidak memeriksa ponselnya. Ponsel yang tadinya di sembunyikan Seungmin― yang pada akhirnya dia temukan berada di dalam laci meja riasnya saat dia bersiap untuk ke pantai itu masih berada di tempat yang sama, sengaja tidak dia bawa.