28 : Ya Atau Tidak?

120 24 8
                                        

"Duduklah dengan santai, kami tidak akan memakan mu." Suara Meen tenang, tetapi tegas menyapa pendengaran Joss. Suara itu seperti memiliki kekuatan magis, Joss langsung menurut dan mencoba menenangkan rasa gugup nya.

"Aku tidak suka basa-basi, jadi aku to the point saja. Aku sudah mencari tahu tentang mu. Selain itu aku juga salah satu bestfriend daddymu.  Yah, secara garis besar aku cukup tahu tentang dirimu termasuk tentang mamamu. Setelah aku bicara denganmu, rencananya aku dan istrinya akan menemui kakekmu." Tegas dia selalu tenang pembawaannya pada pria yang berstatus sebagai kekasih putranya.

Sumpah, demi apapun, Joss merasa sedang di interogasi karena telah melakukan kejahatan.

"Awalnya aku tidak begitu peduli mengenai hubungan Kritt denganmu. Karena aku pikir dia hanya main cinta-cintaan dengan mu. Tetapi karena dia telah membawa mu pulang, itu artinya putraku serius denganmu. Dan sebagai orang tua, tentu aku tidak bisa menutup mata untuk hal itu. Jadi, jika kau tidak serius dengan putraku, maka akhiri hubungan mu sekarang juga. Dan jika kau serius dengan putraku, aku ingin kau mengikat putraku dengan status resmi. Tetapi semua pilihan ada di tanganmu."

​Langit jam sembilan pagi terlihat begitu cerah, bias cahaya yang melintas di balik jendela, menciptakan siluet yang menyesakkan di ruangan mewah ini.

Joss Wayar duduk di hadapan kedua orang tua Kritt, Meen dan Perth. Dengan tatapan terpaku pada pria yang semakin gagah walaupun usianya sudah matang, rasa kagumnya pada kedua pria dewasa tak pernah memudar sekalipun saat ini dia tengah di desak dengan tekanan besar.

​Joss memijit pelipisnya sambil menarik napas panjang. "Aku benar-benar tidak mengerti kenapa kalian begitu tergesa-gesa memintaku mengikat Kritt dengan ikatan resmi. Sebenarnya apa yang kalian inginkan?" Tanya Joss setelah cukup lama dia hanya diam.

​Meen dan Perth menegakkan duduknya, manik gelapnya yang tajam menatap Joss tanpa berkedip. "Dengar, Joss. Apa kau mencintai putraku?"

"Aku mencintainya tetapi tak pernah terbesit di hatiku tuk menikah di usia muda. Baik aku maupun Kritt, kami berdua sama-sama masih mengenyam pendidikan. Jadi, rasanya tak mungkin rasanya hubungan ini segera diikat dengan status resmi." Joss bukannya tidak mau, tetapi pernikahan itu suatu hal yang sakral, bukan main rumah-rumahan. Terlebih dia belum punya penghasilan, mau dia beri makan apa Kritt? Daun Kelor?

Dia pasti akan bertanggung jawab, pasti akan dia nikahi juga Kritt, tetapi tidak sekarang. Nanti jika dia sudah tamat kuliah, kerja dan berpenghasilan tetap yang stabil.

​Ekspresi kedua orang tua Kritt seketika berubah menjadi dingin dan lebih serius lagi. Mereka tidak akan seperti ini andaikan Kritt belum Joss cumbui. Berbeda dengan Pin, anak itu masih bersih. Terlebih orang tua kedua belah pihak sudah setuju tuk menjodohkan mereka.

Orang tua Kritt hanya ingin memberikan yang terbaik untuk Kritt.

"Bagaimana dengan ikatan perjodohan? Apa kau juga menolak ikatan itu?" Tanya Meen minim ekspresi. Mereka mungkin terlihat tergesa-gesa, tetapi mengingat ada banyak orang yang menyukai Joss, maka mereka tidak punya pilihan selain mendesak Joss mengikat putranya.

​Joss menelan ludahnya, merasakan rasa takut merayap perlahan-lahan di dalam dirinya saat sia melihat sorot mata Meen yang tanpa belas kasihan. Dalam kilatan kilat itu, dia tahu bahwa jika dia tidak berhati-hati, hubungan dia dengan Kritt seketika itu juga berakhir.

​"Jadi bagaimana, Joss? Apa keputusanmu?"

​Joss menarik napas panjang lalu berkata dengan segenap keberaniannya. "Maafkan aku paman, aku tidak bisa. Bukan karena aku tak cinta, tetapi mamaku bukan wanita yang baik. Jika dia tahu aku bertunangan dengan putramu, maka dia pasti akan datang lagi. Bahkan sampai sekarang aku tidak bisa terang-terangan berhubungan dengan kakekku karena mamaku. Asal paman tahu, mamaku itu wanita yang sangat licik tetapi aku tak bisa juga menyakitinya apalagi membunuhnya. Sebab walau bagaimanapun dia wanita yang telah melahirkanku."

2MoonsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang