JenSoo
Jennie x Jisoo
JenTop
Jennie g!p
Jibot
Short story
Happy reading all.....
______________________________
"Irene Unnie menelpon?"
Jennie mengangguk. Jennie memang menceritakan tentang Irene yang menghubunginya semalam, dan meminta Jennie untuk menemaninya.
Jisoo berdecak kesal, Irene seperti orang ketiga saja dalam hubungan mereka.
"Ayah tidak pergi meninggalkan Bunda, kan?" Tanyanya penuh curiga.
"Tentu saja tidak. Jika Ayah pergi, kita tidak mungkin masih menyatu."
"Ayah mesum!" Jisoo meringis mendengarnya.
Jennie benar-benar tidak melepaskan kedua tubuh mereka yang menyatu, bahkan sampai pagi di mana Jisoo telah terbangun dari tidur lelapnya. Jennie sangat mudah sekali tergoda oleh Jisoo hanya karena tubuhnya.
Bahkan mereka masih bermain lagi, meski hanya satu ronde dan kemudian memilih untuk mandi setelahnya.
"Ayah mesum hanya dengan Bunda..." Bela Jennie.
Jisoo mendengus kesal. Jennie sangat mesum, bahkan sebelum pernikahan saja, gadis itu selalu mencumbu dirinya. Bahkan menyusu layaknya bayi kehausan.
Suara dering ponsel mengalihkan mereka, Jisoo mendengus ketika melihat nama si penelpon. Irene. Bagaimana mungkin gadis itu kembali menghubungi Jennie setelah semalam Jennie tidak pergi menemuinya. Mungkin meminta penjelasan? Jisoo tidak peduli apapun alasannya, yang jelas dia sudah cemburu.
Jennie melirik Jisoo, tampak sekali jika istrinya itu cemburu. Jennie tersenyum geli, kemudian menarik Jisoo ke pangkuan.
"Jangan cemburu. Jika Bunda tidak mengijinkan Ayah mengangkatnya, Ayah tidak akan melakukannya."
"Angkat saja. Dari pada dia terus menghubungi Ayah, aku juga ingin tahu kenapa dia menghubungi Ayah."
Jennie mengangguk. Ia kemudian menekan tombol hijau, dan selanjutnya suara dari Irene terdengar dari seberang sana.
"Jennie... kamu di mana?"
"Di rumah." Balas Jennie enteng.
"Kenapa tidak kemari semalam? Kenapa malah menyuruh Wendy?"
Jisoo terkejut, melihat ke arah Jennie yang tampak cengengesan. Jisoo tersenyum geli, ia tak menyangka jika suaminya malah mengirim Wendy untuk menemani Irene.
Setahu Jisoo, Wendy memang mencintai Irene. Gadis itu sangat mencintai leader sendiri, dan bahkan sampai cemburu ketika Irene dan Seulgi memiliki hubungan. Pertengkaran dalam hubungan Seulgi dan Irene membuat Jennie berpikir untuk mengirim Wendy menemui Irene.
"Aku sudah bilang, kau mengganggu waktuku semalam. Jadi aku kirim saja Wendy Unnie untuk menemanimu. Harusnya kau berterima kasih, Unnie." Kata Jennie.
"Tapi aku maunya kamu, Jennie."
"Aku tidak mau, Unnie." Kata Jennie lagi.
"Jennie..."
"Sudahlah. Wendy juga lebih baik, jangan mengeluh seperti itu." Potong Jisoo.
Irene terdiam, mungkin lebih tepatnya terkejut karena mendengar suara Jisoo yang tiba-tiba berbicara. Tak menyangka jika Jisoo ada bersama Jennie saat ini. Tapi kenapa juga Jisoo bersama Jennie?
KAMU SEDANG MEMBACA
Short Story | JenSoo
Fiksyen PeminatTempat penampungan Os, 2S, 3S dan Short story sebagainya.... JenSoo Always..... JenTop Empire With JiBot
