"Gue suka sama lo Kak."
Ungkapan cinta yang di ungkapkan oleh remaja labil begitu duduk di kelas satu SMA tentu bukanlah perkataan yang bisa dianggap serius. Karena cinta monyet kerap hadir mengisi masa remaja yang menyenangkan.
Sudah cukup sepuluh...
Hai ketemu lagi sama author di part yang baru tapi di cerita yang sama.
Begin Again By Taylor Swift
Kalian udah vote dan komen Yang belum vote sama komen vote dan komen dulu yuk biar kita mulai aja cerita nya, deh dari pada makin ngelantur author ketik.
Kamu & Kenangan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lah kenapa?"
"Nggak tau. Gue rasa hal yang gue tau bukan sesuatu yang patut di banggakan sebagai seorang pacar."
"Tapi masalah materi itu juga bukan sembarang orang luar yang tau. Lo pasti tau kan Han, ada beberapa orang yang cukup sensitif masalah materi—"
"Kak Gio keberatan?" Hanna langsung memotong pembicaraan Gio membuat sang pria menggeleng kecil.
Lelaki itu meraih tangan Hanna yang sejak tadi berada pada pangkuan Hanna untuk di genggam nya lembut. "Kalau boleh jujur iya. Gue termaksud dalam orang-orang yang cukup sensitif jika membahas hal tentang materi. Tapi Hanna jika konteks nya orang lain. Tapi kalau lo yang bahas atau mencari tahu kebenaran dari semua hal luar yang bersebaran untuk konfirmasi langsung sama gue, gue lebih suka sikap itu."
"Tapi bahkan Kak Gio belum jawab pertanyaan gue tentang hal yang gue ceritakan sama Kak Gio."
"Karena gue yakin bukan cuman itu aja yang lo dapatkan. Jadi gue mau lo untuk ceritain semua hal yang udah lo dengar dalam masa mencari tahu tentang gue. Boleh kan Han?" Gio menatap tetap pada manik mata Hanna hingga membuat Hanna tanpa sadar mengangguk.
Lalu pada akhirnya pasangan itu menghabiskan waktu di dalam mobil dengan menceritakan penemuan tentang Hanna dapatkan saat mencari tahu tentang sang pacar.
Sesuai rekomendasi Hanna hari ini mereka pada akhirnya memilih untuk makan sate taichan pada area Senayan dengan konsep makan lesehan. Usai memesan kedua insan itu pun memilih untuk langsung duduk pada salah satu meja yang tampak kosong.
Setelah duduk dengan nyaman Hanna langsung membuka pembicaraan. "Karena udah semua hal yang gue tahu tentang Kak Gio gue ceritain sekarang coba Kak Gio pula yang konfirmasi tentang semua hal yang gue ceritakan tadi. Apapun itu." Ulang Hanna.
"Apapun itu termaksud tentang semua wanita yang tadi ikut lo cari tahu?" Gio mulai mengeluarkan kunci mobil dompet dan handphone ke atas meja agar bisa duduk lebih nyaman tanpa ganjalan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.