Akhir Kisah Kita #03

2.7K 153 5
                                        

Teramat jauh rasanya..
Ingin ku menggapainya..
Dirimu yang kini bak seindah purnama..
Harus apa? Agar membuat mu Cinta..

Segelintir rasa hanya ingin bahagia..
Menikmati indahnya berdua..
Kala hati sudah mendamba..
Lagi-lagi perasaan cinta yang menguasainya..

Tapi.. Kini ku tersadar akan takdir nyata..
Untuk bahagia tentunya tak mudah begitu saja..
Mendamba ternyata bukanlah memaksa..
Dan pada akhirnya, ku pasrah akan Kuasa-Nya..


***

Kegiatan masih berlangsung sampai malam hari dan tak terasa kegiatan sudah di ujung acara. Malam ini tepat jam 20:00 p.m Elmi masih berada di area kampus bersama teman-temannya, mereka sedang bersantai ria menikmati penampilan musik anak fakultas seni.

Elmi sedari tadi diam saja walau sedari tadi Azam dan Riva mengoceh terus. Elmi merasa capek sekali hari ini, ditambah mood nya kacau. Ia merasa kesal lantaran masalah tadi siang si Lana yang seolah tak suka Elmi dan Agam berbincang. Tapi siapa juga yang berbincang dia kan hanya menanyakan perihal nama saja dan jangan lupakan muka si Putri yang seolah menatap Elmi mengantisipasi, membuat Elmi seolah ketahuan sedang menggoda Agam. Idihhh euwww sekali! Tapi kan mereka sudah putus ya? Tapi kok tadi.. Ahh sudahlah!

Belum lagi masalah Rafa yang tanpa dosanya meninggalkannya dengan berbagai pertanyaan mengenai si begal begal itu, ahh siapa lah itu susah sekali menyebut namanya. Dan sampai saat ini Rafa belum menemuinya untuk menjelaskan semua itu, kemana sebenarnya si Rafa sih? Ingin sekali saat ini Elmi mencekik seseorang.

"Tes.. Tes.. " Ucap seseorang di mikrofon dan membuat Elmi tersadar dari berbagai argumennya. Elmi mendongak demi menatap siapa gerangan yang berada di atas panggung  ternyata Kak Irshad yang hendak sambutan. Ahh, ternyata kegiatan sudah benar-benar di ujung acara dan Elmi berucap syukur lantaran ia nanti bisa cepat-cepat mengistirahatkan tubuhnya yang terasa pegal ini.

"Assalamualaikum wr.wb. Selamat malam semuanya!" Sapa kak Irshad bersemangat kepada kita semua. Dan kami pun semua menjawab sapaan kak Irshad tak kalah semangatnya.

"Alhamdulillah, tak terasa kegiatan sudah di ujung acara saya sangat-sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang sudah turut serta membantu melaksanakan kegiatan milad ini terkhusus untuk para ade-ade saya disana.. " Tunjuknya kepada sekelompok mahasiswa/i disana tak lain dan tak bukan adalah ade-adenya yang sudah mau meluangkan waktu untuk membantunya.

Touch Love (COMPLETE) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang