"Entah sejak kapan nyaman ini bersemayam, yang jelas aku senang jika kita bersama"
_FranandaAzamNugeraha_
***
Azam POV
Aku merasa aneh akhir-akhir ini sama si Ay. Sejak seminggu lalu dia pulang tanpa memberi tahu itu nomornya tak pernah bisa di hubungi. Ay seperti menghilang. Aku mengkhawatirkannya.
Aku lega saat dia ada kabar waktu itu. Dan ternyata penyebab dia pulang itu karena dia sakit. Tapi kenapa? Dia tak memberitahu aku padahal aku sama dia deket banget dan aku menyayanginya, aku menyayangi senior ku itu dialah Elmi Ayudia.
Aku mengenalnya pas MOS sejak SMA. Dia kakak osis sekaligus kakak kelas ku waktu itu. Hingga saat itu aku memutuskan untuk gabung di organisasi dan mengenal dekat dia. Dia orangnya gila. Hanya dia yang bisa membalas kegilaan ku lebih tepatnya. Dia lucu dan sabar orangnya. Kadang dia bisa memposisikan dia bukan hanya sekedar sahabat dia bahkan kadang bisa menjelma sebagai kakak dia dewasa dan aku nyaman bersamanya. Aku bersahabat sudah 7 tahunan sama dia. Dan aku menyukainya.
Aku di buat heran akhir-akhir ini tentang masalah sakitnya dia. Pulang tanpa sepengetahuan aku bahkan yang lainnya. Dan yang membuat aku lebih heran. Agam senior aku anak volly dia yang memberi tahu kalo si Ay sedang sakit. Dia yang memberi tahu dosen yang mengajar di kelasnya. Kenapa aku bisa tau? Yah karena aku sempat mencarinya di kelas dan dia tidak masuk dan kata temannya dia sakit dan Agam yang memberi tau. Sebenarnya mereka ada hubungan apa? Setahuku Elmi terakhir kali berhubungan dengan Rafa bukan Agam. Dan setahuku juga Elmi tak pernah akrab dengan yang namanya Agam dan rumah mereka berjauhan jadi mustahil lah kalau mungkin mama Elmi yang memberi tahu Agam supaya memberi surat dokter untuk Dosen.
Dan kata Riva Elmi juga bukan di rumah mama nya melainkan di rumah nenek nya sekarang. Kalo saja aku tau rumah neneknya akan ku susul Elmi dan aku akan segera bertanya masalah Agam ini. Dan aku merasa ada yang aneh di sini.
"DORRRRR!!" Ada yang mengagetkan ku dari belakang tak perlu nengok lagi aku sudah hafal itu suara milik siapa? Itu suara Riva sahabatku juga.
"Nggak kaget" Ucapnya polos.
"Nggak" Jawabku singkat.
"Ngapain lo sendiri di sini? Kesambet baru nyaho," Aku tak menjawab pertanyaan Riva, aku masih merenung memikirkan masalah Elmi dan Agam. Dan Riva pun langsung duduk di sampingku dan memainkan ponsel nya disana.
"Teh.. " Aku memanggil Riva. Riva hanya berdehem sebagai respon dan masih memainkan ponsel nya.
"Kenal bang Agam kan anak volly itu, anak fakultas bisnis?" Riva menghentikan aktivitas memainkan ponsel nya dan beralih menatapku.
"Kenal. Ngapa lo nanyain si Agam?" Tanya Riva dengan alis yang naik sebelah.
"Si Ay emang kenal akrab yah sama dia?"
"Setahu gue si Elmi sama si Agam nggak akrab sih cuma kenal doang deh kayaknya, kenapa tah?"
"Gini. Tau nggak yang ngasih tau dosen kalo Si Ay lagi sakit siapa? Bang Agam yang ngasih tau,"
KAMU SEDANG MEMBACA
Touch Love (COMPLETE)
ChickLit(DEMI KENYAMANAN MEMBACA, HARAP FOLLOW TERLEBIH DAHULU YAW) WARNING!! DALAM MASA REVISI! HANYA BENERAPA PART YANG SUDAH DIGANTI DENGAN PENYEBUTAN KATA AKU. THANK YOU:* --- Kamu dikirim Tuhan untuk menopangku atau menjatuhkanku? Hubungan ini.. Rumit...
