"Iya. Gue beli si Ayudia, karena si brengsek itu gak mau lepasin dia dulu!"
"Awalnya gue gak peduli, tapi karena gue benci liat wanita nangis. Gue turutin mau si brengsek itu supaya gak gangguin barang gue,"
"Barang?" Gumam nya pedih, Elmi terus berlari menjauhi orang-orang.
"Lo gak percaya yaa? Gue emang beli si Ayudia terus nidurin dia hahahah..,"
"Jalang... Gue emang jalang.." Elmi semakin kencang berlari, tak peduli dengan tatapan orang yang menilainya aneh.
"Terus Gil, gue selingkuh dari si Putri juga hahahah..,"
"Padahal gue udah tunangan waktu itu hahaha..,"
"Gue tinggalin si Putri Gil, padahal dia gak salah apa-apa hahaha...."
"PERUSAK!!" Tubuh itu ambruk, Elmi memukul dadanya sesak, air mata deras turun di pipinya, ia tahan isakan dengan cara membekap dengan sebelah tangannya yang bebas.
Sesakit ini kah kenyataan?
Sampai detik ini apakah arti Elmi hanya sekedar barang yang bisa dibeli dengan uang? Atau mungkin jalang? Yang bisa di tiduri sepuasnya. Dan yang terparah apakah Elmi itu perusak? Karena kini telah memisahkan dua orang yang saling mencinta.
"Sakit.. "
Padahal dulu yang ia tau kenyataan tak seperti ini. Yang Elmi tau Agam itu membelanya, Agam itu menolong dengan cara melindunginya, Agam itu tulus meminta Elmi untuk tinggal bersama, tubuh pun Elmi serahkan karena memang Elmi percaya padanya.
Agam itu~
"El.."
Elmi membuka mata berairnya saat ia merasakan sebuah tepukan ringan di bahunya, menoleh pelan-pelan, wanita itu mengerjap dan detik selanjutnya kembali terisak. Elmi menemukan Rafa di hadapannya, pria itu tersenyum kecil dengan pandangan sendu menyorotnya.
"Rafa.." Pria itu mengangguk. Setelahnya, Elmi merasakan hangat karena kini telah di dekap Rafa dengan penuh perasaan.
"Aku cuma barang.." Adunya, "Aku barang yang di beli pake uang," Elmi berucap sesak, sebagai respon Rafa hanya mengangguk meng-iya-kan. Elmi semakin meraung kencang.
"Aku jalang Rafa.." Pria itu mengeratkan pelukan, dengan penuh kasih ia mengelus sayang rambut Elmi.
"Aku juga perusak.." Rafa memejamkan mata, ia sebenarnya benci mendengar Elmi semakin histeris menangis di dadanya. Tapi, tidak bisa di pungkiri, Rafa juga merasa bahagia karena Elmi sudah mengetahui fakta bahwa Agam memang tak pantas untuknya.
Perlahan lengkungan di bibir Rafa terlihat, akhirnya peluang untuk mendapatkan Elmi kembali akan mudah ia dapat.
"Kamu sudah tau semuanya kan, El?" Ucapnya lembut seraya menggerakkan tangan naik-turun di punggung sang jelita. "Inget! Aku masih disini, rasa sayang aku juga masih sama dari sebelumnya," Elmi bergeming dilema, sedangkan Rafa tersenyum bahagia.
KAMU SEDANG MEMBACA
Touch Love (COMPLETE)
ChickLit(DEMI KENYAMANAN MEMBACA, HARAP FOLLOW TERLEBIH DAHULU YAW) WARNING!! DALAM MASA REVISI! HANYA BENERAPA PART YANG SUDAH DIGANTI DENGAN PENYEBUTAN KATA AKU. THANK YOU:* --- Kamu dikirim Tuhan untuk menopangku atau menjatuhkanku? Hubungan ini.. Rumit...
