Part 22 #PHP
10/7/12
Gue turut sedih 😂😂😂😂
Semoga bayi loe lucu
kaya Hello Kitty benaran
-Arissa
😭😭😭
Amit-amit..
Jangan doain
gue Bunting 😖
Gue mau kawin ama
si blue eyes
titik!!!!
-There
Arissa tertegun sejenak, teringat Bastian yang berenang tengah malam seperti ini, ia kembali mengintip dari balik tirai jendelanya, dan di saat itu malah manik matanya tertangkap manik bermata biru yang sedang bersandar di pinggiran kolam. Buru-buru Arissa menarik tirai dan menutupnya.
Arissa mondar-mandir kembali di kamar hotel, detak jam dinding malah terdengar jelas, menunjukkan pukul satu dini hari.
Gila... apa dia nggak takut masuk angin!!!
Arissa kembali menatap layar ponselnya, dan membalas chat There kembali.
There misal gue ama Bastian
nggak ngapain malam ini
berarti...
duit gagal masa rekening gue yah
terus gimana nasib gue -
-Arissa
Ooh God... gue nggak
bisa nyelamati loe dari Vava, dan
gue kaga sanggup main dua tiga empat
ronde lagi bareng hello kitty..
derita loe
-There
Bantu gue mikir There...
gue takut masuk penjara..
gue takut masuk neraka..
gue harus ngapain?
-Arissa
Bunuh diri aja!! simple..
loncat aja dari Balkon
😁😁😁😁
-There
Chat terakhir There terdengar konyol,tapi Arissa merasa itu bukan ide yang buruk. Bunuh diri, merupakan jalan cepat menuju kedamaian, hanya saja muka ibu nya yang menghias layar ponselnya, berhasil membatalkan niatnya.
Masa gue rayu duluan... mulai cipok kiri terus cipok bi....
"Demi bayar hutang paman gue, gue segininya..." Arissa mengeluh dan menyederkan keningnya di kepala ranjang.
"Kalau dia nggak mau ama gue, biar gue telanjang, juga nggak bakal gituan ma gue... besok-besok gue bisa di tembak mati ama si gembrot germo gara gara duit kaga masuk rekening" keluh Arissa Frustasi sambil membenturkan kepalanya sekali lagi dan berulang-ulang.
Tidak lama....
Seakan mendapat ide berlian dari tiap ketukan kepalanya yang membentur kepala ranjang, membuat ia teringat akan kotak perhiasan di atas meja, ia berlari ke meja, membuka satu persatu kotak dan menimang nimang harga perkalung, khayalan fantatisnya membuat dirinya segera membopong semua kotak perhiasan di atas meja ke pelukkannya. Merampok harta Bastian, untuk melunasi hutang-hutangnya, ide itu lebih bagus daripada bunuh diri.
"Sekarang kamu kepikiran jadi maling yah, setelah kemarin jadi Lonte" gumam Bastian yang tanpa Arissa sadari sudah berdiri dari tadi dalam ruangan.
Arissa sedikit terkejut, dan mulai menjatuhkan semua kotak satu persatu ke lantai, dan tersisa satu yang masih didekapnya. Ia memenjamkan matanya sejenak, menarik nafasnya. Kemudian membukanya kembali.
Kalau udah ketahuan gini, baiknya dibunuh aja ni orang...
Arissa membalikkan badannya, menghadap Bastian. Bahkan dirinya mengangkat dagunya, agar terlihat masa bodoh.
KAMU SEDANG MEMBACA
Gadis Arisan (On Going)
HumorNo# 2 Romance 14 Mei 2019 Dilarang Copas Cerita akan di Private acak. Jadi follow dulu... Ini cuma Fiksi , maafkan jika ada kesamaan nama yah !!!! Cerita dewasa ???? Harap bijak membaca. ************ "Lu harus Cariiii duitttt buat n...
