Melihat pakaian yang ia kenakan tak layak untuk pergi ke acara arisan, There mengendap kembali turun ke tangga.
Mengetok pintu kamar Arissa. Berharap Arissa yang bangun, dan bukan Bastian yang bangun.
Tok..tok..tokkk..
Krettt...
Pintu terbuka.
There menarik nafas lega, karena Arissa yang membuka pintu. Setidaknya ia akan segera pergi setelah mendapatkan pakaian limited edition di lemari Arissa.
"Ca , pinjam baju.." Ucap There dengan nada berbisik. Wajah bangun tidur Arissa masih terteku samar mendengar ucapan There.
"Ca, pinjam baju..pinjam baju" Desak There membuat Arissa kembali ke nyata.
"Mau kemana loe?"
"Party .." Jawab There uang celinguk ke dalam kamar Arissa. Tidak ada Bastian di dalam.
"Bastian mana?"
"Pergi ke kamarnya..." Jawab Arissa pendek, raut wajah langsung terlihat kesal.
Seketika Arissa mengingat adegan sejam yang lalu, Bastian bahkan menolak menyentuhnya. Alasanya karena sesuatu dalam perutnya. Ia tidak mau menyakiti isi perutnya. Bukankah isinya hanya nasi-ikan-sayur mayur bagi Arissa. Bagaimana bisa tersakiti.
"Jablai lo donk" There terkekeh kemudian masuk ke kamar Arissa membuka lemari lebar milik Arissa.
"Kemana sih? Party apaan?" Tanya Arissa. There yang masih terpukau dengan gaun malam indah yang terpajang, tidak segera menjawab.
"Gue harus ikut...gue lama ngggak party..gue ikut" Potong Arissa yang membuat rasa tertegun There buyar di tengah jalan.
"Nggak bisa Ca, ini bukan khusus buat loe. Lagipula loe ada Bastian. Loe akan mati ketahuan dugem lagi..." Tolak There.
"Dia tidur, kita balik sebelum Bastian bangun...."
There kembali terhenyak. Bagaimana bisa ia mengajak Arissa menghadiri Arisan Online.
"Nggak bisa Ca, ini acara..." Tangkis There menolak mentah.
"Arisan online...." Lanjut There membisiki. Arissa mengelus dadanya mendengar dua kata terakhir. Terduduk sebentar kemudian berdiri bolak -balik di depan There.
"Arisan Mimi Fha-Fha"
"Kali ini Pipi Fha -Fha"
Kembali Arissa merenung. Pipi Fha-Fha, bearti ayah Andien yang pernah ia temui di kantor polisi dan ia pergoki bersama Andien di apartemen saat itu.
"Gue pinjam ini yah Ca.." Pinta There menyodorkan gaun malam pilihannya.
"Jangan" Jawab Arissa cepat.
"Ini kata Bastian, satu-satunya in the word "
"World" Koreksi There.
"Loe pinjam ini aja There, ini satu-satunya juga..." Arissa mengambil gaun kuning dengan turtle neck yang ketat membingkai. Gaun itu terasa familiar di mata There. Mungkin ia merasa pernah melihatnya di majalah-majalah fashion sebelumnya.
"Satu-satu di Asia? Boleh deh " Tidak sungkan There mengambil gaun kuning tersebu dengan cepat.
Arissa terkekeh
"Bukan di Asia..." Potong Arissa menahan rasa gelinya.
"Lalu.." There menjadi lebih penasaran.
"Masa loe nggak ingat sih, itunkan gaun loe. Itu satu-satunya punya loe yang ada di lemari gue" Utara Arissa hampir membuat There kembali melorotkan gaun kuning tersebut kembali ke lantai.
KAMU SEDANG MEMBACA
Gadis Arisan (On Going)
ComédieNo# 2 Romance 14 Mei 2019 Dilarang Copas Cerita akan di Private acak. Jadi follow dulu... Ini cuma Fiksi , maafkan jika ada kesamaan nama yah !!!! Cerita dewasa ???? Harap bijak membaca. ************ "Lu harus Cariiii duitttt buat n...
