Part 35 Calon Anak (2)

15.9K 506 21
                                        

Tristan menyeka mulutnya yang berdarah, video penyiksaannya sudah kembali terkirim ke Andien. Namun Andien nampaknya bersikap acuh kali ini. There duduk menyodorkan segelas kopi panas. Ikut melipat kaki di samping Tristan.

"Apa mungkin bukan Andien yang nyulik Arissa... Lalu siapa..."

Tristan hanya mengangkat bahunya dan menyeruput kopi panasnya. Menelan pahit sepahit hatinya kini.  Choki melangkah lebar seketika, dan duduk di tengah- tengah mereka. Hatinya mendadak terbakar kala There duduk berdekatan dengan Tristan.

Cemburu..

"Kau jangan dekat-dekat dengan cewekku..jaga jarak"

There mengangkat alisnya melihat wajah babak belur Choki yang menyeringaikan nada cemburu di tiap kalimatnya. Malam itu saat mereka ingin melakukan penyelidikan dengan penyiksaan terhadap Tristan, malah terbalik menjadi penyiksaan terhadap Choki. Karena di saat keadaan mabuk, Tristan malah membabi buta dan memghajar tanpa bekedip semua orang yang menyentuhnya sedikitpun. Ketika kesadaran Tristan menjadi normal kembali,  ide muncul untuk memancing Andien.

"Ngapain sih loe kittyyy...minggir...jadi obat nyamuk aja loe"guling There menempel Tristan, semua pria gagah adalah miliknya. Hak There adalah menempel pada yang tampan dan gagah.

"Big Bro...gue mau bikin video kematian loe aja. Kirim buat Andien" geram Choky.

"Bangke lo...kenapa nggak bikin video kematian loe aja.." dengus There meninju angin di sekitar choky.

"Tega lo yang..." Rengek Choky.

"Amit amit..." There membuang muka wajahnya sejauh mungkin, dan kembali menempel mesra di tangan Tristan yang terlihat tidak peduli.

"Gimana kalo kita kirim video mesra gue ama loe ke Andien"seringai There kemudian dengan senyum licik sekaligus sekalian minum air ketika menyelam menusuk Andien lebih dalam.

"Yakin loe...nggak mau mati cepat..."

"Ainggg......" Dengus There yang kemudian mengambil ponselnya dan mendaratkan beberapa ciuman dan ia rekam dalam video tiga puluh detiknya.Tristan bahkan tak sempat mengelak, dan nampak wajahnya tersenyum kaget. Choky menarik nafas lebih banyak kala pandangan malah menjadi gelap. Selingkuh dengan sengaja di depan matanya, membuat dunianya berputar dan menjadi gelap.

Andien sedang mengelus perutnya santai dan menikmati potongan buah segar di pagi hari di pinggir kolam renang villanya, ia menurunkan kacamata hitamnya, tangan kurus putihnya meraih ponselnya dan menekan video tiga puluh detik yang baru saja masuk ke ponselnya.

Bit*hy.. pergi ke neraka loe....

Ketik Andien kesal, setelah sekian banyaknya video pemukulan Tristan yang tak ia gubris, namun video kali ini membuat ia ingin segera menjambak gadis tersebut.

Gue mau bit*hing  pacar loe..malam ini

Sekelebat emosi langsung menyilang mata kiri kanan Andien, dan tangannya bergetar marah dan tanpa sengaja malah menjatuhkan ponselnya ke kolam renang. Ia segera bangun bergegas mencari Baskoro di villa.

"Baskoro...mana loe...baskoro.." teriak Andien mencari setiap kamar. Ternyata kosong.

"Baskoro.." pekik Andien

"Sejak kapan you panggil your daddy cuma dengan namanya saja"

Kaki Andien terhentak tak bisa bergerak, kepalanya memutar menoleh kebelakang. Mimi Fha-Fha nampak telah berdiri di ambang pintu rumah. Ia terlihat memasang wajah arogansi ang terlihat akan murka kapan saja. Ia seakan mengendus sesuatu antara anak angkatnya dan suaminya.

"Mami...."Andien memulihkan dirinya segera, menjauhkan dari panik. Bergerak seperti kilat memyambar ibu angkatnya, memeluknya dengan ciuman.

"Sejak kapan Andien..."

"Aduh mami..itu teman baru  namanya Baskoro juga..."elak Andien, mimi Fha-Fha mengakat alisnya, ia pikir dirinya terlalu berlebihan kali ini. Baiklah ia putuskan untuk percaya kembali kali ini.

"Mana pipi ?" Alih Ms.Fha Fha tanpa ambil pusing kembali dengan sikap Andien.

"Andien juga nggak tau mi...kan Andien di villa sendirian...."

"Oooooh....." Ms.Fha-Fha kali ini kembali menelan curiga. Baskoro suaminya sepertinya tidak di sini, jadi informan yang mengatakan Baskoro berhari-hari di Villa itu salah.

"Kamu sudah sarapan..." Tanya Ms.Fha-Fha perhatian yang kemudian mengajak Anak angkatnya kembali duduk di meja makan.

"Belum mi..."

Tidak lama pembantu datang menyediakan sarapan nasi goreng pete kesukaan ms.Fha -Fha namun menjadi kebencian Andien. Andien benci pete.

"Pembantu villa kenapa baru ..." Ms.Fha-Fha menarik senar bingung dengan orang kepercayaan yang tak ia lihat dari tadi.

"Yang lama. Sakit keras dan mati katanya gitu !" Jawab Andien asal, padahal yang lama telah di bunuh Baskoro karena merupakan mata-mata MS.Fha-Fha. Yang telah mergoki hubungan ranjang Andien dengan Baskoro.

"Oooh....pantasan mimi susah hubungin dia..rupanya udah mati.."

" Owekkkkkkkk...."

"Kenapa Andien..."mimi Fha-Fha menarik senar curiga kembali kala melihat Andien malah mual dan berlari memuntahkan makanannya di wastafel.

" Lagi hamil mi...."  Andien menjawab enteng. Terbuka dengan ibu angkatnya, lebih cepat lebih baik. Agar pernikahan dengan Tristan tidak ditunda lagi. Ia ingin menikah segera. Dan dengan cara ini Tristan tidak akan lebih lama dibiarkan dalam siksaan romantis oleh gadis bernama There tersebut.

"Hah ?" Ms.Fha-Fha menarik emosi dan mulai mencurigai hal lainnya.

"Oleh siapa? Baskoro..."

"Hah..kok oleh papi sih..."

"Ya iyalah bukanlah!! Bukan papi Baskoro..maksud mimi ...Baskoro Baskoro yang yu yu teriakin tadi ..." Geleng Ms.Fha-Fha acuh, ia tidak peduli anaknya hamil oleh siapa...yang penting bukan oleh suaminya.

"Sama Tristan mi...pacar Andien..."

"Tristan ....ooh pacar Dari SMA yang nggak pernah you kenalin ke mimi itu...nghemalin you..."

Andien memberikan anggukan berkali kali. Betul-betul. Ini anak Tristan. Bukan Baskoro mandul. Okey

"Lalu keputusan you apa...?"

"Nikah sabtu depan..." Jawab Andien acuh

"Pipi setuju?"

"Kurang tau mi...Andien belum cerita"bohong Andien dengan wajah polos anak anak remaja yang berlindung di bawah ketiak ibu angkatnya.

"Aku takut pipi marah klo tau Andien married by accident"

"Tristan mau tanggung jawab..."

"Ya kurang tau mi..."

"Kok kurang tau .."

Andien menunduk pura-pura terlihat bergetar dengan sedih.

"Tristan lagi di culik...."  Tuturnya kemudian.

"Sialan...siapa yang berani culik menantu mimi...mi-mi pasti jeblosin dia kepenjara terbawah" geram mimi Fha-Fha. Andien menahan senyumnya. Provakasi ibu angkatnya memang lebih cepat. Ia pun membisikan satu nama yang terdengar akrab di telinga mimi Fha-Fha.

"Tadi siapa namanya....nama lengkapnya tadi siapa?"

"THERESIA AYU DEWI NINGSIH PUTERI CANTIKA." Bisik Andien yakin, karena ia telah mendapatkan informasi sejelas mungkin tentang There, dan nama lengkap itu tak pernah salah.

"Mimi kaya pernah dengar..." Mimi Fha-Fha membuka kipasnya kembali, dan menarik daftar panjang nama gadis-gadis binaannya dalam otaknya.

********************

Author note
Ms.Fha Fha ... 😘😘 coming battle with There

Gadis Arisan (On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang