Part 5# There & Kenzo

29.2K 884 6
                                        

Last Chapter
#Part 4

"Yahhhhh....." riuh penjaga protes, karena kehilangan mangsa cantik.

"DIAM !!!!" bentak mimi Fha-Fha.
Seketika ruangan menjadi hening. Tak ada yang berani berkomentar lagi.

************

Mimi Fha-Fha mengatur nafasnya, lelahnya sepertinya tak habis-habis. Kini penjaga-penjaga tersebut, akhirnya berlagak seperti dayang-dayang, mengipas-ngipas mimi Fha-Fha, padahal suhu ruangan sudah begitu dingin dan bisa membekukan Arrisa yang berpakaian tipis dan sudah terkoyak-koyak. Hal ini merupakan mimpi buruk untuk Arrisa, untung saja akhirnya tidak menyedihkan. Dari hal ini, Arrisa tau mimi Fha-Fha adalah orang yang berpengaruh, dan wajar jika hal itu menakutkan.

"You masih virgin, jika you ketahuan bohong. Mampuslah you. Bukan buaya lagi yang nyantap tapi papa shark" kecam Mimi Fha-Fha, namun Arrisa yang masih membeku tak mampu menjawab.

"Kok shark, mi ?"

" Pikir sendiri" celetuk mimi Fha-Fha, yang kemudian mendekati Arrisa dan duduk di tepi ranjang, namun karena Arrissa meringkuk di sudut ranjang, mimi Fha-Fha merangkak mendekati Arrisa hanya untuk memastikan soal kecantikan dan soal besar dada yang dimiliki oleh Arrisa . Ia melirik wajah Arrisa, menilai dengan cermat dari apa yang dimiliki Arrisa. Badannya putih mulus, hidungnya kecil nan mancung, bibirnya mungil namun berisi,ia terlihat cantik alami.

"Biar you Virgin, tapi nggak semua yang Virgin bisa jadi Gadis Arisan V.I.P, berhubung you cantik, dada you montok. You lolos jadi gadis arisan. Tapi jangan pikir you lolos dari buaya piaraan me. You bisa heppy-heppy, tugas you, goyangin buaya-buaya kelas atas. You know.. cari duit atau balik ke neraka." Terang mimi Fha-Fha pada Arrisa yang masih meringkuk di ranjang pinjaman mimi Fha-Fha. Lolos dari kandang buaya satu, masuk lagi ke kandang buaya lainnya. Kini nasib virgin seolah berpindah  ditangan mimi Fha-Fha, bukan Arrisa lagi sebagai pemilik mutlak,  dan soal uang plusnya, mungkin ia harus mengemis di tangan BUAYA ELITE , agar memberi lebih banyak tips.

"Besok kita kocokan yah, barang baru" seru mimi Fha-Fha.

"You nggak bisa kabur!!!sekali injak sini, you milik kita" bisik mimi Fha-Fha.

                ************
Di depan rumah There...
Arrisa mengambil kunci dalam pot biasa There letakan. Masih jam 3 Pagi, There belum pulang juga. Dulu Arrisa pikir, There pasti keasyikan clubing makanya pulang subuh terus. Sekarang Arrisa baru tau faktanya,  There ngelayani Buaya Elite sampai pagi.

Krekkkk...
Arrisa membuka pintu , masuk ke kamar There, langsung menuju kamar mandi, melepaskan baju kaos pinjaman dari mimi Fha-Fha dan celana pinjamannya pula, kemudian ia segera berendam dalam bathtub berisi  air hangat.

Biar Arrisa sudah mencoba tidak mau mengingat apa yang telah terjadi, namun ingatan di bilik penyiksaan itu kembali terlintas. Bajunya di tarik, di robek, ada yang menangkap pergelangan kaki, mencengkramnya, memeluknya dari belakang, bahkan ada yang kurang ajar, meremas payudaranya, melumat mulutnya. Menjijikan sekali, berapa kali ia membersihkan diri, jika hal itu terjadi, tetaplah ia merasa jijik dan kotor. Ia menangis sejadi mungkin, merengek- rengek, dan menghentakan tangannya dalam air.

Byur..byurrr...byurrr

Tak lama ia menutupi wajahnya yang banjir air mata, ia menutup wajahnya. Ia merenungi nasibnya, ia sepenuhnya tak keluar dari masalah. Malam ini ia harus menerima dirinya menjadi gadis cabutan para hidung belang, gadis kocokan para hidung belang.

Gadis Arisan (On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang