Part 52# Jakarta Macet gara-gara Kalian

14.3K 768 433
                                        

Arissa memegang perutnya, rasanya saat ini ia merasa sangat cepat sekali lapar.

Ia kira urusan di kantor pengacara, akan berlangsung singkat.

Ternyata tidak.

Masih menunggu beberapa saat lagi, akhirnya Dira menandatangani dokumen tersebut.

Arisaa tersenyum lega. Akhirnya bisa ke restoran terdekat.

Setelah menyelesaikan administrasi dan lain-lain, Arissa bergelanyut manja kembali dengan memegang perut.

"Cacingnya lapar sayang"

Bastian tertawa melihat wajah lapar kekasihnya.

"Ke restoran di depan"

Dira menelan ludahnya. Ia juga sangat lapar. Sarapan tadi pagi, hanya roti yang ia makan. Ia ingin terlihat memiliki selera sama dengan Bastian, mengabaikan nasi dan hanya makan sepotong roti. Saat ini, ia sangat lapar.

Pria bermata biru tampak berhenti, berbalik dan menawarkan untuk makan bersama.

"Kamu ingin ikut makan bersama kami?"

Dira linglung mendengar satu kalimat panjang itu setelah sekian lama ia banyak memancing pria ini berbicara, namun pria itu berrindak mengabaikannya.

Ini pertama kalinya Bastian beebicara sepanjang itu.

Dira serasa ingin histeris, seakan mendengar ajakan kencan. Namun ketika matanya jatuh ke seorang wanita di sisinya, Dira menarik diri demi misi dan ambisinya.

"Maaf silahkan kalian menikmati, saya tidak nyaman menjadi roda ketiga. Saya akan naik taxi saja, tidak apa-apa tidak perlu sungkan"

Dengan sengaja Dira kemudian tersenyum dan mengambil arah yang lain, dan ia berjalan sangat lambat , seakan  menunggu pria bermata biru laut itu berbicara memanggilnya.

"Memang kamu ingin kemana?"

Dira menoleh,dan membantin menjawab internal.

Gue habis ni mau Mc Donald, KFC,Rocket chiken...mau makan ayam ..

Namun ia mengingat misinya. Ia hanya menyembunyikan rasa laparnya.

Seperti yang telah di instruksikan oleh Tn.Basdier sebelumnya, Dira pun menjawab dalam bahasa inggris, yang tidak akan di mengerti Arissa.

"I have a charity event. Today children are definitely waiting for me"

Jawab Dira berbohong hanya sekedar agar ia terlihat malaikat di depan pria ini.

Klek...

Jawaban itu membuat Bastian kembali melukis senyum lebih terlihat natural dan kemudian berkata. Ia seakan-akan telah menemukan sisi baik seorang Dira.

"If there is time I will go see the charity event next time" ucap Bastian.

"Okay, lain kali kita bisa pergi bersama. Bye" setelah meninggalkan kalimat itu, Dira segera berbalik dan pergi kemudian, namun sebelum itu Dira dan Bastian saling melempar senyumnya.

Arissa membeku seketika. Yang ia tau persis kalimat terakhir Dira.

Pergi bersama.

Dira pergi.

Arissa melotot pada Bastian.

"Ngomong apa kalian berdua? Kalian ingin ty.....ti.....event... Dating event. Kencan ?"

Bastian menggeleng.

"No. Charity"  koreksi Bastian terhadap penyebutan Dating.

Gadis Arisan (On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang