Sesampai di kantor pengacara..
Arissa bergandeng tangan dengan Bastian, dan Dira di belakang mengikuti masuk ke ruangan pengacara. Ia memasang bibir mengejek pasangan itu.
Gue datang buat misahin kalian 🤭
Sekretaris yang melihat kedatangan langsung membawa masuk ke ruang tunggu.
Belum lama untuk menunggu, sepasang pria wanita keluar dari ruangan sang pengacara.
Sang Pria tampak tercengang melihat kehadiran wanita bergaun pink yang sedang bergelanyut manja.
Arissa..
Kemudian matanya jatuh pada wanita di sisi Arissa yang sedang bermain handphonenya.
Dira..
Andien yang baru bangun dari sekitarnya, mengikuti arah mata Tristan.
Matanya melotot geram, hatinya mengumpat.
Bitchy ..
Kemudian di susul seorang Pria berjas hitam keluar yang langsung menjabatkan tangannya.
"Ayo masuk" ajak Leo.
Bastian bangkit dari tempat duduk, ekor matanya melirik ke Tristan dan Arissa bergantian, namun bersikap acuh kemudian mengikuti Leo, Pengacara yang merupakan kenalan Andien maupun Bastian.
Merasa seseorang di sampingnya bangkit.
Dira dan Arissa bangun mengangkat kepalanya, baru saja melangkah akan mengikuti Bastian, mendengar sapaan ejekan yang mengerikan.
"Two Bitch" ejek Andien.
"Fuck Girl" Balas Dira segera.
Arissa ingin mengumpat dalam bahasa inggris, cuma ia seakan kehabisan kata-kata kali ini,daripada salah ngucapin, lebih baik ia diam.
"Arissa" sebut Tristan ingin menarik tangan Arissa mendekat padanya, namun Andien terlihat melotot padanya.
Arissa melirik sebentar, namun memasang wajah ketus pada Tristan, ia ingat dengan baik bagaimana Tristan berpihak melindungi kejahatan Andien yang mengirim bandit-bandit sialan.
Pasangan gila.
Tristan menyentuh bahu Arissa. Berharap gadis itu berpaling melihatnya sekali lagi.
"Arissa, gue cari loe, dan loe ternyata.." Tristan menggantungkan kalimatnya tinggi, Arissa segera berbalik berkata ketus melanjutkan kalimat.
"Ternyata gue sehat dan tambah cantik gitu"
"...."
Arissa melepas tangan Tristan dari pundaknya. Tepatnya menampar jatuh tangan pria berdarah arab tersebut.
Dira melirik ke Tristan dan kembali ke Arissa.
Selajutnya ia berpikir tamak, dan dengan manis membawa Arissa masuk ke ruangan, dan bersiasat dalam hatinya.
Dunia ni kecil. Mereka saling kenal. Sepertinya Arissa cocok jadi batu loncatan gue, buat dapat dua lelaki yang gue suka.
Arissa tersenyum pada Dira yang telah menyelamatkan situasi canggung dirinya dan Tristan, namun selanjutnya mendapatkan tatapan cemburu dari Bastian yang tengah menonton adegan barusan.
"Bukan gitu sayang.." buru-buru Arissa membujuk dan berbisik.
"Nanti malam gue bakal cerita semua
Andien Tristan diatas tempat tidur.oke"
Mendengar bisikan itu Bastian tersenyum melunak. Ternyata gadis ini tau cara mengambil hatinya.
Iapun meletakan tangannya merangkul pinggang Arissa dan membawa masuk ke dalam ruangan.
Dira tersenyum mengejek akan dirinya yang di abaikan dua pria sekaligus hari ini.
Ia berbalik dan melihat pasangan Andien Tristan yang menjauh namun berada di lorong gedung dan terlibat pertenngkaran.
Dira tertawa kemudian,namun setelah itu ia segera masuk mengikuti pasangan magnet yang tengah duduk di depan pengacara.
Untuk pertama kalinya Leo melihat Bastian membawa pasangannya. Bahkan sebelumnya, Bastian terkenal tertutup, sempat Leo mengira ia memiliki orientasi tidak menyukai perempuan.
Melihat gadis cantik yang terus berlanjut manja di hadapannya, Leo pun menggoda untuk mencairkan suasana.
"Saya bukan penghulu lo, saya pengacara"
Arissa melepaskan rangkulan, ia tersipu malu akan hal itu.
Bastian melirik tidak senang pada pengacaranya, namun kemudian hanya memasang wajah datarnya, sedikitpun ia tidak tertarik walau pengacara ini akan berubah menjadi badut, secara intuisi ia hanya akan menanggapi orang-orang yang ia anggap penting. Sisanya otaknya akan sepenuhnya bekerja mengabaikan.
Pandangan mencengkam itu segera di alihkan Leo dengan mengambil dokumen klien, iapun mulai membuka pembicaran formal dan kemudian berkata pada intinya.
"Menurut Tn. Basdier, ini adalah harta yang telah dari awal ia akan berikan kepada anak angkatnya, karena nona Andra telah meninggal, maka hal ini di teruskan menjadi milik adik kandungnya. Apakah anda nona Dira?"
Arissa menggeleng dan menunjuk Dira dengan ujung dagunya yang bergerak ke arah seorang gadis bergaun kuning duduk di sofa.
Dira memasang wajah polos dan senyum, di depannya Pengacara ini cukup menarik dengan semua pakaian bermerk yang melekat di dirinya.
"Saya Dira"
Dira berjalan mendekat dengan keanggunannya.
"Oh.." gumam Leo menelan ludahnya seakan baru menyadari ada mahluk cantik dan Sexy di dalam ruangan. Ia cukup terlihat sesuai selera Leo.
"Saya akan melanjutkan hal ini, silahkan duduk nona"
"Saya akan mencapai intinya, karena hal ini adalah milik alamarhum kakak saya, saya akan menyumbangkan warisan ini untuk panti asuhan" lanjut Dira terlihat dermawan, hal ini adalah sekedar siasat yang di anjurkan Tn.Basdier agar Dira terlihat bukanlah wanita matre di depan anaknya.
"Berapa persen? 10 persen"
Dia menggeleng.
"15 persen"
Dira menggeleng lagi.
"50 persen"
Dira menggeleng lagi.
" Lalu berapa yang akan nona sumbangkan"
Dira tersenyum awalnya dan kemudian berkata dengan nada dermawan.
"Semuannya.100 persen"
Leo membuka mulutnya lebar.
Arissa memejamkan matanya, seakan melihat seorang dermawan mulia, dan bergumam internal tak percaya.
Apa ia jelmaan Malaikat sorag nggak perlu duit, cuma perlu amal ibadah
Bastian bahkan menoleh dan menatap gadis bergaun kuning itu cukup lama. Untuk pertama kalinya, ia baru menyadari kehadiran wanita ini, dan ia pun menyimpan nama gadis ini secara internal.
Dira...Dira...Dira...
Dira pun ikut melirik sebentar dan tersenyum puas dalam hatinya.
Harta yang di tinggalkan Andra itu terlalu sedikit, jika gue jadi istri loe..bukankah gue lebih kaya berkali kali lipat.
*******
Part 50
12 mei 19
Buru2 nih nulisnya..maaf banak typo ataupun gaje...besok saya perbaiki lagi....
Part 51 atau 53 Andien bakal keguguran ..
Penasaran? Ketik coment *next* setelah baca....biar cepat tayang selanjutnya wmwmkw
KAMU SEDANG MEMBACA
Gadis Arisan (On Going)
HumorNo# 2 Romance 14 Mei 2019 Dilarang Copas Cerita akan di Private acak. Jadi follow dulu... Ini cuma Fiksi , maafkan jika ada kesamaan nama yah !!!! Cerita dewasa ???? Harap bijak membaca. ************ "Lu harus Cariiii duitttt buat n...
