Urutan Paling Kalem
Citra -
Nina -
Queensha -
Phoebe -
Pst! Gue gatau siapa yang paling kalem setelah Citra, wuakakka
***
Citra dan Kevin sudah kembali ke Jakarta kemarin sore setelah menyelesaikan perjalanan mereka mengunjungi sanak saudara di kampung halaman. Sekarang Citra sedang berkunjung ke rumah Kevin untuk mengantar oleh-oleh yang mereka bawa.
Kemarin Kevin tidak mau membawa sendiri, Citra harus mengantarnya dan sekalian berkunjung. Citra tidak tenang sejak kemarin, dia belum pernah ke rumah Kevin sebelumnya. Tentu saja dia yakin rumah tersebut sangat berbeda dengan rumah kakeknya di Bali.
Kevin tidak mau tahu, sudah berjanji akan menjemputnya keesokan sorenya. Dia juga tidak peduli dengan protesan Citra untuk berkunjung lain kali saja.
Dan di sinilah Citra sekarang, menatap takut-takut ketiga orang dewasa di depannya. Seperti sidang eksekusi menunggu menjatuhkan hukuman berat atas dosa yang dibuatnya selama ini. Terhitung dari satu setengah jam sejak tiba di rumah tersebut, hanya beberapa patah kata saja yang terucap dari bibirnya.
Keadaan mendadak canggung dengan keberadaannya. Terutama ketika cewek itu duduk di ruang tamu sendirian setelah memberikan oleh-oleh pada keluarga Kevin. Mereka serba sibuk, begitu juga dengan Kevin yang sedang mandi di kamarnya, Citra enggan di ajak ke kamar menunggui Kevin di sana.
Sama sekali tidak ada yang menegurnya. Hanya ada seorang pelayan yang mengantar sungguhan untuknya beberapa saat yang lalu. Untunglah Kevin cepat kembali dan mengajaknya ke ruang makan. Ternyata di sana keluarga cowok itu sudah berkumpul untuk makan malam.
Citra tidak berani mengisi piringnya sebelum ada interuksi dari Andrew. Kebetulan lelaki berumur itu ada di sana bersama mereka. "Ayo, nak, silahkan makan." Ucapnya lembut.
Citra mengangguk pelan. "I-iya, kek." Jawabnya gugup. Mulai mengisi piring dengan nasi, lalu menambah dengan ayam goreng. Setelah itu dia diam, semua lauk tidak bisa di jangkau. Cewek itu mau sayur asem, tapi mangkoknya ada di depan Melisa.
"Ma..." Kevin memanggil Melisa. Wanita itu menoleh, Kevin memberi mode untuk menggeser mangkok sayur asem. Setahunya, Kevin tidak menyukai sayur asem. Hanya Melisa yang menyukai masakan tersebut di sana.
Barulah Melisa mengerti ketika Kevin menyendokkan ke dalam piring Citra. Cewek itu mencicit dan mulai makan. Kevin tersenyum tipis sembari mengacak rambutnya. Tak luput dari pandangan mereka.
"Citra suka makan sayur asem juga?" Melisa tiba-tiba menginterupsi.
Cewek itu langsung mengangkat kepala, mengangguk sembari menelan makanannya. "Iya, tante. Citra suka." Jawabnya sopan.
Melisa tersenyum tipis. "Wah, sama dong. Tante juga suka. Di rumah ini cuma tante aja yang suka. Kevin, papanya sama kakek nggak suka." Candanya dibarengi senyum mulai melebar.
Kevin mengatakan jika Melisa sudah berubah. Keluarganya bukan lagi seperti sebelumnya, tetapi Citra tidak menyangka jika perubahan tersebut sedrastis ini. Melisa menunjukkan sisinya yang lain. Wanita itu tidak sejudes dan seangkuh sebelumnya.
"Citra udah lulus juga barengan sama Kevin?" Melisa kembali bertanya setelah mereka selesai makan. Citra mengangguk membenarkan. "Setelah ini gimana? Mau kuliah atau kerja?" Tambahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
EX [TERBIT]
Teen FictionSUPAYA NGGAK BINGUNG, BACA SESUAI URUTAN! 1. CRAZY POSSESSIVE (TERBIT) - SELF PUBLISH, PESAN DI GUA AJA - 2. EX (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 3. HIS GIRLFRIEND (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 4. QUEEN (PROSES TERBIT) SPIN OF YANG BERHUBUNGAN DENGAN HG D...
![EX [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/140735678-64-k896706.jpg)