Urutan paling keras kepala
Kevin -
Romeo -
Barta -
Stef -
***
Citra menatap tak yakin pada kedua remaja yang saling berhadap-hadapan di depannya. Mereka diam berdiri tanpa mau saling menyapa. Beberapa saat yang lalu Kevin memesan beberapa jenis makanan tambahan dari warung sebelah tempat mereka mengadakan pesta bakar-bakar.
Khas segerombolan remaja itu. Meskipun tidak ada yang spesial, pasti bikin pesta, pasti kumpul-kumpul bawa pasangan masing-masing. Nyewa tempat, borong makanan dan menggila di sana. Tapi hal itu yang membuat persahabatan mereka makin erat.
Sebelumnya, mereka membawa pasangan random tiap ada kesempatan. Paling nggak mau bawa cewek yang sama pada acara selanjutnya. Katanya sih bosan, nggak asyik dan kurang menarik.
Pastinya, meskipun kakak kelas, bukan masalah bagi mereka. Yang penting itu cewek cakep dan bohay. Sama saja semua, tidak ada bedanya. Bahkan Stef dan Romeo yang udah punya cewek dari dulu, mereka nggak pernah bawa ikut serta.
"Ck!" Romeo berdecak, memutuskan padangan mereka dan berlalu begitu saja.
"Sampe kapan lo menghindar?" Tanya Kevin sinis.
"Bukan urusan lo!" Balas cowok itu malas.
"Semua orang punya salah."
"Nggak usah sok ceramah, anjing!"
Kevin mengangkat bahu. "Terserah gue!" Cowok itu berlalu, kesal pada Romeo yang tidak mau luluh. Kevin menemukan Citra berdiri tidak jauh darinya, dia tersenyum lembut dan merangkulnya.
"Kamu nggak apa-apa?" Tanya Citra mengernyit.
Kevin mengangkat bahu. "Nggak." Jawabnya. "Biar aja, gengsinya tinggi." Tambahnya tersenyum miring.
Keduanya kembali normal seperti biasa. Seolah tidak ada masalah yang menimpa. Keduanya begitu ahli menyimpan rahasia masing-masing.
"Mirip sama kamu." Cibir Citra, Kevin terkekeh. Di belakang mereka Romeo masih mengawasi keduanya. Dia mendengkus, lalu pergi dari sana.
Sekitar tiga puluh menit kemudian, mereka berkumpul di tepi pantai. Masih memanggang beberapa jenis makanan. Romeo melihat mereka bercanda tawa, meskipun hanya Stef cowok yang paling alay. Bisa mengimbangi Nina dan Queensha.
Sedangkan Citra dan Kevin tiba masuk hitungan. Mereka pasangan bisu, males ngomong, cuma senyum tipis aja, udah. Kelar perkara.
Tanpa tahu jika mereka juga bisa menggila. Sama seperti di Bali, main di pasar malam. Lempar gelang sampe tengah malem, bikin peraturan konyol dan pake bando. Kalau mereka melihat itu, nggak akan percaya pastinya.
"Barta beneran datang nggak sih?" Tanya Nina mengernyit.
"Elah..., bocah satu itu bikin ribet mulu deh sekarang!" Stef memutar bola mata. Nina menabok punggungnya. "Datang, cintah, bentar lagi. Kalau lo kangen banget sama dia jangan main peluk ya. Phoebe cemburuan!"
KAMU SEDANG MEMBACA
EX [TERBIT]
Teen FictionSUPAYA NGGAK BINGUNG, BACA SESUAI URUTAN! 1. CRAZY POSSESSIVE (TERBIT) - SELF PUBLISH, PESAN DI GUA AJA - 2. EX (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 3. HIS GIRLFRIEND (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 4. QUEEN (PROSES TERBIT) SPIN OF YANG BERHUBUNGAN DENGAN HG D...
![EX [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/140735678-64-k896706.jpg)