Bab 93. Kedinginan Sampe Gosong

83.3K 8.8K 586
                                        


Urutan terkaya

Kevin -

Romeo -

Barta -

Stef -



***


            Selesai makan es krim mereka berempat kembali ke pinggir pantai. Bermain pasir dan mengejar ombak. Citra yang tadinya enggan mandi jadi ikut tercebur karena Kevin menyiram tubuhnya.

Citra berteriak, berlari untuk mengindari. Tetapi Arkan dan Bella tertarik ikutan, sehingga mereka bertiga mengejar Citra yang berteriak tidak mau ikut basah-basahan.

Citra tidak bisa menghindar, akhirnya pasrah dan tergelak ketika mereka membawanya duduk di air laut. Tubuh Citra akhirnya basah hingga ke kepala, ingin membalas mereka tetapi ketiganya berlari jauh dengan tawa terpingkal-pingkal.

Ketika sudah capek lari-larian, Arkan berbaring dan mengubur badannya dengan pasir. Bella, Citra dan Kevin ikut membantu, membuat lubang besar dan Arkan berbaring di sana. Ketiganya semakin bersemangat menimbun pasir, membuat Arkan tergelak senang.

Bella jahil menimbun wajah Arkan dengan pasir. Arkan langsung berteriak dan menggelang-gelengkan kepala, membuat Citra serta Kevin tergelak. Kevin mengambil air yang tidak berpasir lalu mengguyur pelan ke wajah Arkan.

"Jangan lagi, dek." Citra menghentikan tangan Bella yang ingin menimbun wajah abangnya dengan pasir. "Taruh di sini aja." Suruhnya menunjuk perut Arkan.

Sebelum istirahat mau makan karena perut mereka sudah keroncongan akibat terlalu lama main air. Mereka berempat berendam lagi agak ke dalaman sedikit. Citra yang paling takut sehingga terus-terusan memegang sejumput kaos Kevin dari samping. Kevin membawa Bella di gendongannya sedangkan Arkan berenang ahli.

"Nggak mau!" Citra setengah berteriak ketika Kevin bergerak ke pedalaman lagi. " Di sini aja."

"Nggak dalem." Kata Kevin serius.

"Aku nggak mau. Kamu aja sama Bella." Elaknya mau berenang ke tepian. Kevin tidak terima, menarik pinggang Citra sehingga cewek itu tidak bisa pergi. "Lepas, ih."

"Iya, di sini aja." Citra cemberut, tetapi menurut setelah Kevin melepaskan pinggangnya. Mereka melihat Arkan sudah berenang jauh, membuat Citra hanpir jantungan ketika ombak menerjang kuat.

Dia memeluk lengan Kevin agar tidak ikut tergulung ombak. Tetapi mereka tetap berpindah dibawa ombak, Bella yang semakin senang kembali tergelak. Memeluk leher Kevin erat dan memejamkan mata ketika diterjang ombak.

Setelah cukup, mereka akhirnya mendarat. Kevin sudah memesan makanan untuk mereka sebelumnya, sehingga tidak perlu repot-repot memesan lagi. Keempatnya tidak mengganti pakaian, mereka akan berenang lagi setelah selesai makan.

Terkadang di antara Kevin dan Citra harus ada orang lain, anak-anak misalnya agar mereka bisa menjadi diri sendiri. Karena jika hanya mereka berdua saja, sama saja bawaannya ngantuk.

Tidak ada topik bahasan yang mereka libatkan. Citra tidak pandai berargumen, begitu juga dengan Kevin, merasa semua tidak penting. Meskipun sadar bahwa komunikasi sangat dipentingkan untuk kelestarian suatu hubungan.

EX [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang