[21] Summer Festival!

12.9K 1.7K 505
                                        

Keesokan paginya, Xie Lian bangun dengan seluruh wajahnya memerah hingga ke telinga. Dia tidak ingat betul kejadian dari awal mula dirinya mabuk, namun satu hal yang ia ingat jelas adalah dirinya memeluk San Lang malam tadi! Wajahnya seketika memanas, dia mengacak rambutnya frustasi.

Bagaimana bisa dia melakukan hal yang begitu memalukan?!

Bagaimana jika San Lang berubah membencinya lalu mengusirnya dari rumah?!

Tunggu sebentar, dia bahkan tidak punya uang untuk menyewa kamar apartemen!

Dia tidak tahu sejak kapan San Lang meninggalkan tempat tidurnya, namun melihat jejak-jejak seperti kasur kusut dan pakaiannya yang masih lengkap. Setidaknya mereka tidak sampai pada titik melakukan hal menakutkan malam tadi.

Klik

Suara ringan kenop pintu membuat punggung Xie Lian menegang. Pintu kamarnya terbuka, menampilkan San Lang dengan balutan pakaian santai dan menyegarkan tengah membawa nampan berisi mangkuk tembikar dengan asap mengepul diatasnya. Melihat wajah itu membuat Xie Lian kembali tersipu, jantungnya berdegup kencang hingga membuatnya kehilangan diri sendiri.

"Ge—"

"Aku minta maaf!" Potong Xie Lian, dia memainkan kuku jari, "A-aku mabuk dan bertindak bodoh malam tadi. Sungguh! Maafkan aku San Lang karena bersikap tidak sopan."

San Lang terkejut, "Gege mengingatnya?"

Wajah Xie Lian menggelap. Ah ketahuan!

"Tidak semuanya." Xie Lian berkata dengan ragu, "Aku hanya ingat bahwa aku memelukmu malam tadi."

Masih tersisa jejak keterkejutan di wajah San Lang, mata hitamnya sedikit berbinar. Dia tersenyum diam-diam merasa bahagia. Bolehkah dia menyimpulkan bahwa gege-nya itu memeluknya dengan inisiatif nyata! San Lang berdehem mencairkan keheningan singkat diantara mereka. Dia tertawa, "Aku sama sekali tidak keberatan gege. Kamu bisa memelukku kapanpun kamu mau."

Xie Lian tidak menjawab segera melainkan membuang wajah, "Berhenti menggodaku San Lang."

Pemuda merah mengedikan bahu kemudian mendekat. Dia duduk di tepi ranjang lalu meletakan nampan berisi mangkuk dengan asap tipis mengepul. Xie Lian menoleh, dia menatap mangkuk yang ternyata berisi sup ayam itu dengan mata berbinar. Perut Xie Lian bergemuruh membuatnya spontan meletakan telapak tangannya di perut sembari tersenyum kecut pada San Lang.

San Lang mengeluarkan suara, "Pfft." Kemudian tertawa terbahak-bahak. "Gege pasti lapar, makanlah dulu."

Xie Lian tidak menolak dan dengan sopan memakan sup tersebut, kaldu guring kental dengan aroma rempah mengalir ke tenggorokan. Xie Lian ingin menangis karena keahlian memasak pemuda ini semakin tinggi sedangkan dirinya selalu gagal hanya untuk memasak sebutir telur.

Sampai mangkuk tembikar kosong, tidak ada satupun dari mereka yang berbicara. San Lang tanpa bosan memandang Xie Lian yang tengah menyantap sup buatannya dengan wajah riang. Xie Lian yang merasa di perhatikan hanya diam namun merasa sedikit tidak nyaman. Kejadian malam tadi masih mempengaruhinya hingga membuatnya malu setiap melihat wajah tampan San Lang.

"San Lang, apa aku melakukan hal aneh saat mabuk?" Xie Lian batuk, dengan masam melanjutkan, "Selain saat aku memelukmu malam tadi."

"Maksudmu saat kau tertidur hingga membuatku menggendongmu menuju mobil?"

[BL] [END] A Guy With Cold Face (Heavenly Official Blessing FF Modern AU)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang