[51] Children

9.2K 1.3K 120
                                        

Shen Qingqiu duduk di ruang kerja. Di tangannya, dia memegang gulungan kuno yang diberikan pada San Lang untuk referensi naskah drama mereka. Pementasan telah berakhir hampir satu bulan lalu, tapi Shen Qingqiu masih merasa enggan mengembalikan gulungan ini pada pemiliknya.

Luo Binghe baru tiba dari dapur, dari tubuhnya tercium aroma gurih dan manis bumbu dapur. Jelas orang ini baru selesai memasak makan malam, melihat Shen Qingqiu yang melamun, Luo Binghe mendekat, memeluk tubuh ramping pria itu dari belakang dan mendaratkan dagunya di bahu Shen Qingqiu.

"Shizun, makanan sudah siap." Katanya bernada ceria.

Tatapan Luo Binghe mendarat pada gulungan di tangan kekasihnya, "Kamu belum mengembalikannya? Apa perlu aku yang memberikannya pada si brengsek merah itu?"

Shen Qingqiu menggeleng, "Tidak perlu. Aku hanya belum mau mengembalikannya."

"Kenapa?"

Pemuda yang lebih tua tertawa, mentertawakan antusiasme-nya sendiri yang meluap-luap. Setelah menerjamahkan hampir seratus ribu kata, Shen Qingqiu merasa kurang dalam hati. Insting arkeolognya mengatakan ada sesuatu yang kurang dari potongan naskah itu. Seperti puzzle yang kekurangan satu bagian.

Pertanyaannya adalah:

Apa yang terjadi pada Hua Cheng setelah kematian Putera Mahkota? Shen Qingqiu mengingat apa yang dikatakan San Lang pada saat rapat naskah satu bulan sebelum pementasan. Pemuda itu berkata bahwa setelah kematian Putera Mahkota, Hua Cheng menghancurkan topeng emasnya. Namun Shen Qingqiu tidak menemukan hal tersebut dari gulungan, lalu bagaimana San Lang bisa mengetahuinya?

Shen Qingqiu menjadi curiga, "Mungkinkah dia memberiku gulungan yang tidak lengkap?"

"Soal itu, aku tidak yakin." Luo Binghe menanggapi, "Xie Lian bercerita pada kami beberapa waktu lalu tentang perpustakaan berisi buku-buku kuno milik kakek San Lang. Dia mengatakan bahwa di tempat itu, hanya ada satu gulungan dengan memiliki kertas yang terbuat dari kulit ruminansia. Dan itu adalah gulungan yang shizun pegang sekarang."

"Aneh." Shen Qingqiu bergumam. Dia membuka dan menutup gulungan tersebut, meneliti ujung-ujung kertas di mana mungkin terdapat tulisan tersembunyi. Tapi sayangnya, tidak ditemukan apapun. Beberapa saat mencari, dia menyerah dan menghela napas. "Sepertinya aku harus menemui Ming Fan lagi."

××××××

Halaman taman kanak-kanak penuh dengan orangtua yang menjemput anak mereka. Salah satu dari mereka, pria tinggi tampak mencolok mata. Wajahnya tampan dan sangat muda, dia mengenakan kacamata hitam dengan kemeja panjang berwarna hijau. Para ibu yang juga menunggu putera dan puteri mereka keluar memandang pria itu, berpikir bahwa pria itu sedang menjemput adiknya.

Namun semua itu dipatahkan ketika seorang anak laki-laki berumur lima tahun berlari kearahnya, memanggil, "Ayah!" Dengan ceria.

Para ibu terpana. Menjadi ayah semuda itu. Tidak ada yang bisa menahan diri untuk berpikir pria ini pasti terlibat pergaulan bebas dan seorang gadis sebelum menikah.

Sedangkan yang menjadi topik pembicaraan tidak peduli dan tidak mendengar. Dia berwajah keras namun ketika anak laki-lakinya tiba, dia mengeluarkan sedikit tawa dan menggendongnya menuju mobil, "Bagaimana hari mu jagoan?"

Anak laki-laki itu bercerita dengan antusias, "Aku mendapat nilai 80 untuk bahasa inggris."

"Itu bagus hahaha!" Pria itu tertawa, tapi kemudian wajahnya tenggelam, "Tunggu, apa ada yang mendapatkan nilai lebih tinggi darimu?"

[BL] [END] A Guy With Cold Face (Heavenly Official Blessing FF Modern AU)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang