"Pada akhirnya keduanya menikah, meskipun pernikahan mereka hanya sebatas agar terlaksananya perjanjian antar negara. Percayalah, mereka berdua saling mencintai. Kaisar terlalu pelit untuk putera ketujuhnya, dia hanya mengirim mahar sejumlah 20 kereta kuda untuk Xian Le. Itu harga yang besar bagi orang biasa, tapi bagi orang kerajaan sebenarnya tidak sebesar itu. Jadi, Hua Cheng memakai uangnya sendiri untuk menambah mahar menjadi lima kali lipat dan mengirim seratus kereta kuda ke Xian Le. Hal itu sudah membuktikan dia benar-benar mencintai Putera Mahkota."
"Tragis sekali." Xie Lian mendesah tidak berdaya.
Bibir San Lang melengkung, namun matanya tidak secerah beberapa saat lalu. "Takdir memang tidak selalu berada di pihak kita. Mungkin itu pula yang terjadi pada mereka."
"Tapi ini sedikit tidak adil."
Alis San Lang terangkat, dia tersenyum. "Apa maksud gege?"
Xie Lian menjelaskan, "Selama ini setiap orang yang mendengar atau membaca kisah ini selalu berpikir Hua Cheng adalah protagonist yang merangkap sebagai umpan meriam. Setiap orang yang mendengar namanya akan terfokus pada kata 'keji' 'kejam' 'biadab' dan tidak henti-hentinya mengutuk. Ini sejarah nyata, tokoh ini hidup berabad-abad lalu. Andai Hua Cheng mendengar bahwa generasi modern membencinya, entah apa yang ia pikirkan."
"Dia tidak akan mempermasalahkannya." Hua Cheng berkata. "Jika aku mengambil sudut pandang Hua Cheng, dia bukan tipe orang yang peduli dengan orang lain kecuali Putera Mahkota dan ibunya. Apapun faktanya, setelah kematian putera mahkota. Hua Cheng berhenti mempercayai dirinya sendiri dan selalu berpikir dirinya seorang penjahat."
Xie Lian tidak pernah menyangka, bahwa kisah setengah jalan yang dikatakan San Lang padanya membuat pikirannya penuh bayang-bayang gelap. Dia sudah banyak mendengar tentang sejarah buta yang kontradiktif dengan kenyataan sebenarnya. Dia seorang mahasiswa sastra yang mengerti kesulitan pada sejarawan untuk mengumpulkan sumber-sumber faktual tentang masa lampau.
Tapi kisah Hua Cheng dan Pangeran Putera Mahkota benar-benar berada di level yang berbeda. Andai saja para ahli sejarah menemukan kebenaran ini, Xie Lian berani menjamin seratus persen akan muncul polemik di seluruh tanah Tiongkok.
Dibanding dengan kisah Journey To The West¹ atau kisah The Legend of Condor Heroes² dari Novel Trilogi Rajawali. Kisah Hua Cheng and Crown Prince mungkin berada di urutan kesekian, tidak termasuk dalam kisah-kisah top lainnya. Bagi kebanyakan penggemar novel kultivasi. Kisah ini tidak lain lagi aneh dan tidak masuk akal! Menjadikan seorang biadab menjadi protagonist utama benar-benar dinilai bodoh dan tak berotak.
¹Perjalanan ke Barat (Hanzi: 西遊記, hanyu pinyin: xi you ji, bahasa Inggris: Journey to The West) adalah sebuah karya sastra terkenal dari zaman Dinasti Ming.
²Legend of Condor Heroes tradisional: 射鵰英雄傳; sederhana: 射雕英雄传; pinyin: Shèdiāo Yīngxióng Zhuàn adalah novel dari tahun 1957, bagian pertama dari Trilogi Rajawali, yang ditulis oleh Jin Yong, nama pena penulis Louis Cha. Para penggemar film Xiaxia mungkin udah kenal series ini karena pernah tayang di Indosiar dengan judul Pendekar Pemanah Rajawali.
Memikirkan ini, Xie Lian berulang kali membuang napas tidak berdaya. Mereka dalam perjalanan kembali ke mansion. Xie Lian sebenarnya ingin sekali menjejalkan diri pada ribuan buku di perpustakaan pribadi milik San Lang, akan tetapi dirinya belum beristirahat sejak pagi membuat tubuhnya lelah dan mengantuk. Jadi, dia menyerah dan menyetujui ajakan San Lang untuk pulang.
Xie Lian tidak ingin tertidur dalam mobil karena takut merepotkan San Lang, jadi dia berusaha membawa pemuda di sampingnya dalam obrolan ringan. "Kakekmu, apa perpustakaan itu awalnya milik kakekmu?" Saat di ruang klub, Xie Lian ingat San Lang menyebutkan bahwa gulungan kuno itu sebenarnya milik kakek San Lang.
KAMU SEDANG MEMBACA
[BL] [END] A Guy With Cold Face (Heavenly Official Blessing FF Modern AU)
Fiksi PenggemarPemuda itu sangat tampan dengan rahang tegas dan kulit seputih salju namun tidak pucat. Rambutnya hitam berkilauan dengan poni menjuntai menutupi mata kanannya. Auranya misterius namun disisi lain juga nampak lembut. Benar-benar semurni giok. Xie L...
![[BL] [END] A Guy With Cold Face (Heavenly Official Blessing FF Modern AU)](https://img.wattpad.com/cover/180057356-64-k771777.jpg)