7.HE IS TROUBLEMAKER

8.6K 498 4
                                        

Happy Reading!

Sebanyak itu ternyata aku mencintaimu, aku dan kamu tanpa bisa menjadi kita. Seperti ada batasan dinding kokoh bahwa kita tak akan pernah bersatu.
---------------

Tolong Nayya demi apapun! Dia takut melihat sarat akan ancaman marah di muka arkan. Dia ini hanya ingin membantu bukan? Lalu kenapa salah juga? Katakan apa yang harus dia perbuat sekarang untuk meredakan amarah arkan.

Apa dia harus membeli balon? Atau membeli coklat juga?
Atau bunga? Atau, ah sudah itu tidak penting. Kita balik lagi ke situasi yang masih sama.

"Ar sakit lepasin dong awsh-" Ringis Nayya sekian kali lagi agar Arkan melepaskan cengkraman nya.

Setelah tepat di gudang belakang sekolah.
Arkan menghentikan langkah nya.
Mendorong nayya membentur tembok yang berada di belakangnya. Tidak dia hiraukan ringis an kesakitan gadis di depan nya ini.

"Mau lo itu apaa hah!!?" Sahutnya yang dari tadi diam. Sambil mengunci pergerakan gadis di depan nya ini.

"Gue kan mau bantu lo." Lirih nayya pelan. Dengan jarak sedekat ini tentu Arkan bisa mendengar nya. Bahkan nayya bisa merasakan hembusan napas arkan dengan jarak kurang lebih 5 centi.

"BASI! BERANI BANGET LO NGEBALIKIN SIFAT BRUTAL GUE!" Bentakan Arkan mengejutkan Nayya yang dari tadi hanya menunduk.

"Gu-gue-"

"Diem lo! kalo lo cowok mungkin udah gue hajar, atau lo cewek liar lainya udah gue siram air got sekarang juga!" Ucapnya mati-matian menahan emosi yang bergejolak kepada gadis ini.

"Ma-maaf ar-gue- gak sengaja kan gue cuma mau ngejar lo." Ucapnya dengan nyali menciut.

"Mau lo apasih hah!? Lo tuh kayak cewek murahan! Cewek tuh dikejar! Bukan mengejar! Rendahan banget harga diri lo itu! Apa lo udah pernah diinjek-injek gini harga diri lo sama orang-orang di luar an sana Sampe urat malu lo tuh putus!? Lo tuh bawa sial banget tau gak buat gue! Lo liat kan gue kena hukum mulu kalo dideket lo!?" Bentak Arkan lagi membuat nayya menunduk. Menahan mati-matian bulir air mata nya. Tidak dia tidak bisa cengeng. Ini lah takdir jatuh cinta kepada seorang arkan yang tak pernah mau melihat nya.

'LO TUH BAWA SIAL BANGET TAU GAK BUAT GUE' kata kata itu membuat Nayya membeku dan menahan napas mati-matian.
Ia memejamkan mata lalu menghembuskan napas yang terasa sesak. Lalu kembali sadar.

"Aku bawa sial buat kamu!? Letak nya dimana? Aku cuma mau ngejar kamu dan buat kamu suka sama aku! Oke aku minta maaf buat soal kamu yang di hukum. Emang itu salah aku yaudah aku aja kalo gitu yang bersihin sendiri. Sesusah itu Emang buat hancurin dinding kokoh yang ada di hati kamu. Tapi Aku gak bakal nyerah gitu aja! Aku tau kamu bisa suka sama aku jadi kalo kamu tanya apa mau aku!? Aku mau jadi pacar kamu ARKAN ARICHO!" Balas Aayya sedikit membentak berusaha menahan emosi dari kata-kata arkan barusan.

Arkan hanya mematung memikir kan ucapan gadis depan nya ini lalu menyeringai.

"Se rendah itu ternyata diri lo!? Lo mau jadi pacar gue!? Yakin!? Kalo gitu kita taruhan! Selama 30 hari. Yang baper yang kalah duluan! Dan gue ingetin siap siap lo kalah dari gue!" Final Arkan tanpa ekspresi. Lalu melangkah kan kakinya pergi menuju kantin. Membolos. Masa bodo dengan hukuman.

Nayya hanya membeku tak bisa menjawab. Kesadaran nya menghilang. Lalu berubah menjengit kaget. Mengusap dada nya dengan napas tak beraturan.

ARKANAYYA [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang