Senja itu menghangatkan sinarnya, kalau kamu menghangatkan sinar hati ku, iyya kamu!
------------------
Jangan lupa vote dulu sebelum baca ya? Ayo dukung aku biar semangat!:)
Happy Reading...
Now playing|•Cheat chodes-Stay with you•|
*****
Jika ada angin yang berusaha menerbangkan sebuah doa maka mereka hanya akan meminta satu hal didunia ini agar bisa bahagia. Sebuah alur yang senantiasa lurus tanpa kata drama.
Mencoba tuk tersenyum baik-baik saja. Mencoba tuk bangkit dalam keterpurukan. Mencoba yakin dalam segala hal yang fana. Mencoba tuk percaya walau logika mengatakan berbeda.
Tata tersenyum getir melihat radar akhirnya meneteskan air mata setelah mendengar penjelasan dokter tadi. Seakan masih tak percaya cewek itu berusaha memejamkan matanya yang tidak bisa membawa nya pada ngantuk sejak semalam.
Operasi nayya berjalan lancar namun masih banyak tindakan yang harus dilakukan salah satunya membawa nayya keluar negeri untuk pengobatan. Dia akan ikut setuju demi kebaikan sahabatnya. Namun masalahnya dia makin pusing saat mendengar penjelasan dokter tentang arkan.
Arkan juga harus dibawa pengobatan keluar negeri karna kritis.
Dengan arah dan jalur yang berbeda bagi keduanya.
Tata masih tidak sanggup menceritakan segalanya pada abang sahabatnya itu. Walau dia sudah berusaha yakin kalau sahabatnya itu akan baik-baik saja.
Dita akhirnya menghela nafas nya panjang. Wajah yang biasanya semangat itu lesu. Mata yang biasanya selalu nampak berbinar itu malah sebaliknya. Kantung mata hitam tercetak jelas di raut nya. Begitu juga radar. Tata bahkan belum sempat atau tidak sempat mengganti baju nya dari semalam sehingga dia masih mengenakan dress.
Tata menepuk bahu abang sahabatnya itu yang sudah dia anggap abangnya sendiri. "Aku mau jelasin sesuatu bang, tapi aku takut nayya marah," Gumam nya.
Radar menggeleng. "Gue selalu berusaha buat dia bahagia tapi nyatanya enggak," Ujarnya sambil mengusap kasar wajahnya. Wajahnya benar-benar menampakkan frustasi dan lelah. Tapi dia tidak boleh menunjukkan nya karna adiknya itu pasti akan sedih.
Sekarang sudah mulai siang rumah sakit sudah banyak orang berlalu-lalang tak urung memperhatikan penampilan Tata. Tata sendiri memilih acuh.
Tata akhirnya menarik nafas panjang dan bercerita segalanya dari mulai nayya mengenal arkan, berjuang dan terus berjuang tidak mau berhenti walau sudah dia halangi. Tetap tersenyum walau tersakiti. Tetap berusaha mempertahakan walau arkan sudah memilih yang lainnya.
Bagaikan dihantam palu godam. Radar sedikit terperangah mendengar cerita yang mengalir dari mulut sahabat adiknya itu. Kejadian itu sama persis dengan kejadian masa lalunya. Kejadian yang membuatnya sampai sekarang akan merasa muak melihatnya. Dia membenci nya walau itu sudah berlalu. Keadaan ini mengingatkan nya pada ibunya. Mama maafin radar belum bisa jagain nayya.
Air mata itu menetes kembali. Radar bukan sosok yang lemah. Karna adiknya yang selalu menjadi kekuatannya disetiap saat. Dia langsung mengusap kasar wajahnya saat sebuah memori kembali merasuki pikirannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARKANAYYA [COMPLETED]
Novela Juvenil[BEBERAPA CHAPTER DI PRIVAT FOLLOW DULU SEBELUM BACA] "Arkan aku cinta kamu," Jeda sebentar, "Kamu juga kan?" "Enggak. Lo tau sendiri kita pacaran karna taruhan. Lupa hm?" "Arkan tapi aku sayang beneran sama kamu." "Tapi gue enggak! Pergi! Atau lo b...
![ARKANAYYA [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/205703444-64-k663877.jpg)