15.MISSI HATI

8K 397 4
                                        

Banyak orang tak pernah berpikir dua kali untuk urusan Cinta termasuk aku?
——————————————————

"Kita harus nemuin mereka!" Tegas salah satu diantara mereka. "Kalo bisa lo semua harus cari Sekutu Sekutu nya!" lanjutnya. Semua mengangguk paham. Segera keluar satu persatu. Kini tinggal mereka bertiga.

"Lo yakin mereka udah kembali ka?" Tanya salah satu cowok diantara keduanya.

Mereka duduk melingkar dengan meja sebagai pemisah. Cowok itu hanya mengangguk yakin. "Gue udah nemuin beberapa dari mereka make jaket kebanggaan mereka itu dari beberapa hari kemarin." Pungkasnya. Cowok yang bertanya tadi hanya mengangguk.

"Kalo gitu sekarang kita harus gimana?" Tanya yang lain. Cowok dengan jaket hitam berlambang Sayap emas dengan ukiran 'FORES' di kiri lengan hanya menyeringai kecil. "Kita santai lah." Jawabnya.

Cowok yang memakai jaket sama tertawa pelan. "Yaudah kita balik." Ucap nya cepat. Cowok di samping nya hanya menoyor pelan kepala teman nya itu. "Pikiran lo balik mulu njir," Protes nya kesal. "Lo kebelet?" Tanyanya heran. Cowok yang ditanya hanya cengengesan.

"Yaudah sekarang kita kemana? Gue mager banget, makanya kita cabut aja." Usulnya lagi.

Arkan menghembuskan napasnya. Mereka sedang rapat biasa, membicarakan lawan mereka dari dulu yang selalu jadi musuh utama mereka yang tak pernah berhenti menyerang mereka. Jadilah mereka musuh abadi dari beberapa senior dulu. "Kita balik kelas." tandasnya.

Arjun hanya cemberut kesal. "Kakak mah gitu, dedeq kan mau istirahat," ucapnya yang dihadiahi tatapan jijik kedua teman nya.

"Bukan temen gue," Ucap Arkan datar.

"Bukan temen gue juga." Sergah nando cepat. Arjun melotot kesal. "Liat lo giliran ada masalah hati aja ke babang arjun," Keluh nya.

Nando tertawa pelan.
"Yaudah cepet lewat belakang sekolah aja, kalo lewat depan ada pak mamat." Usulnya yang dibalas anggukan.

🌒🌒🌒


Suasana kelas IPA XI-1 Sedang ramai karna jam kedua pelajaran kosong. Semua langsung menyiapkan aktivitas untuk mengisi Kekosongan waktu di kelas ini. Ada yang sudah staytune di pojok kiri belakang anak anak onar yang biasanya di sana,entah karna apa sampai banyak yang mengerubungi satu handphone yang berada di tengah.

Banyak yang sudah tertidur pulas di meja. Bahkan ada yang sampai menyatukan kursi-kursi dengan dibuat memanjang untuk dibuat tertidur agar lebih luas. Anak perempuan yang terkena dampak nya karna diambil kursi seenaknya saja hanya bisa menggerutu kesal dan akhirnya mereka duduk lesehan dibawah sambil gosip gosip heboh. Lalu sejenis orang yang kutu buku berada dipojok kanan lengkap dengan buku tebal mereka, sepertinya mereka akan maraton membaca.
Bahkan ada yang sudah kabur pergi dari kelas untuk hanya sekedar ke kantin duluan, bahkan membolos.

Nayya dan Tata jelas jelas memilih memejamkan matanya. Hingga satu kalimat orang yang berkerumun di belakang nya membuat nya penasaran hingga menajamkan telinganya. "Denger denger Adel udah pindah keluar negri ya?" Bisik salah satu dari mereka.

"Kabar nya sih gitu dari anak ipa-3," Jawab yang satunya.

"Eh emang lo gak liat story instagram nya Adel? Dia ngepost pas dibandara kan, eh abis itu udah gak aktif katanya sih ganti nomer sama akun." Jelas yang satunya membuat Nayya berpikir lama.

ARKANAYYA [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang