Aku percaya bahwa cinta dan benci itu beda tipis. Dan aku harap kamu akan membalas mencintaiku juga sebelum waktu memerintahkan bahwa aku harus membencimu.
————————————————
"MAU APA LO SAMA CEWEK GUE BANGSAT!?" Pekik nya keras keras.
Cowok dengan seragam yang masih lusuh itu terus menghajar samudera. Samudera yang tidak Terima pun segera membalas. Namun kekuatan cowok itu seperti tak terkalahkan. Seolah tak mempersilahkan lawan nya menarik napas.
Nayya yang tadinya masih bingung. Lalu mengerjap mata nya. Segera ia memekik kencang. Berusaha melerai.
"UDAH!! STOPP!!"
Tangan cowok yang ingin membalas pukulan itu terhenti di udara. Karna Nayya. Gadis itu berada di tengah-tengah mereka. Napas nya memburu tak teratur. Begitu juga dengan raut muka nya merah padam yang masih menunjukan tanda marah.
"BANGSAT!" Umpat nya keras di depan muka samudera.
Segera ia berdecih. Lalu merapihkan kerah seragam nya yang berantakan.
Lalu pandangan nya teralihkan ke samping. Gadis yang sedang menunduk takut-takut. Lalu ia mencoba mendongak. Membalas tatapan arkan yang sedang menatapnya dingin.
"What the fuck are you doing!?" Ucap suara itu tegas dan dingin.
Nayya menghela napas nya pelan. Ia mengacuhkan Arkan. Pandangan nya teralihkan ke arah sam yang sedang mengusap ujung bibir nya yang sobek.
"Kak Sam gapapa kan?," tanya nya cemas seraya menggigit bibir bawah nya.
Sam terkekeh pelan lalu menggeleng.
"Gue gapapa santai aja."
Ia beranjak ke arah Arkan yang masih terlihat menahan kalutnya.
Ia menepuk dua kali pundak arkan.
"Santai bro. Cuma nguji. Lucu juga cewek lo." Bisik nya santai lalu melangkah ke arah motor lagi. menaiki nya. Lalu memakai helm dengan segera Ia menyalakan mesin motor nya. Pandangan nya menatap ke arah Nayya yang sedang melirik takut-takut ke arah Arkan. Sedangkan Arkan membuang pandangan nya masih dengan raut dingin.
Tak mau lama-lama ia segera bergegas pergi melajukan motornya.
Setelah motor sam pergi.
Hening.
Nayya melirik takut-takut. Lalu menghela napas nya pelan.
"Kenapa sih lo harus pukul kak sam gitu? Kak sam kan gak ngapa-ngapain ar," Tanya nya hati-hati.
Arkan membuang ludah nya lalu berdecih. "Cewek gatau diri." Jawab nya dingin dan sarkas.
"K-kak sam tadi cuma nawarin pulang bareng atau nggak Ar," Jawab Nayya menjelaskan.
"A-aku gamau. Aku bilang aku punya kamu tapi kamu gak jemput aku." Nayya berucap sambil menunduk lesu.
Arkan membuang muka. Ia menoleh menatap tajam nayya.
"Kalo gitu lo balik sendiri, kalo lo macem macem gue udah gak perduli,Sono balik." Katanya datar.
"Ki-kita ke UKS dulu ya? Obatin luka kamu." Jawab Nayya hati-hati takut arkan masih marah padanya.
Arkan berdecih. "Gausah sok perhatian. Gue tau cewek kayak lo cuma mau dapet perhatian. Aneh. Sadar diri lo tuh cuma cewek biasa." Katanya merendahkan Nayya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARKANAYYA [COMPLETED]
Teen Fiction[BEBERAPA CHAPTER DI PRIVAT FOLLOW DULU SEBELUM BACA] "Arkan aku cinta kamu," Jeda sebentar, "Kamu juga kan?" "Enggak. Lo tau sendiri kita pacaran karna taruhan. Lupa hm?" "Arkan tapi aku sayang beneran sama kamu." "Tapi gue enggak! Pergi! Atau lo b...
![ARKANAYYA [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/205703444-64-k663877.jpg)