"HALLO EPRIBADEH! SALSHA YANG CANTIK BIN IMUT PLUS MANIS KAYAK GULA-GULA, PULANG. ADA YANG KANGEN NGGAK?! JANGAN KANGEN YA. SOALNYA SALSHA NGGAK BAKAL KANGEN SAMA KALIAN!" Teriak Salsha yang menggema ke seluruh ruangan.
"Heh! Tepung Sasa Lo bisa nggak jangan ngeluarin jurus cempreng Lo. Kuping mami budek lama-lama denger suara lu." Omel Sandra, mami Salsha dan Billa. Salsha itu adalah adiknya Billa yang masih kelas IX SMP.
"Aelah mami mah gitu ama anak ndiri. Sakit nih hati Salsha. Salsha terjatuh dan tak bisa bangkit lagi..." Salsha bernyanyi dengan dramatis dan pura-pura duduk lemas di lantai.
Tangan Salsha menggapai di udara." Salsha tenggelam dalam lautan luka dalam... Salsha tersesat dan tak tau arah jalan pulang... Salsha tanpamu butiran debu..." Salsha mengakhiri nyanyiannya karena sebuah sapu tepat ada di depannya.
"Loh mi kok Salsha di kasih sapu, oh mungkin sapu ini buat mikrofon abal-abal ya? Oke deh kalo gitu Salsha lanjut lagi nyanyinya dengan sapu ini." Salsha mengambil alih sapu.
"Etss siapa suruh lu buat nyanyi, ini tuh buat nyapu. Kan lu tadi bilang tadi butiran debu ya udah lu sapu aja biar debunya pada ilang. Yang bersih ya nyapu nya. Gua mau bocan dulu. Dadahh." Sandra melenggang pergi meninggalkan Salsha yang masih menganga di tempat.
"IHH MAMI KOK NYEBELIN SIH?! KAK BILLA BANTUIN ADIK MU YANG CANTIK INI, YANG MANIS INI, DARI SIKSAAN MAMI SIHIR!". Teriak Salsha.
"LU BILANG GUE MAMI SIHIR, GUE SIHIR LU JADI KADAL. BIAR TIAP HARI SI MIKKY BISA MAKAN ENAK!" Balas Sandra juga dengan teriakan.
"AMPUN MII!, NGGAK LAGI SALSHA BILANG MAMI SIHIR!"
Billa serta Pelangi yang mendengar teriakkan antara Salsha dan Sandra segera berlari menuruni tangga. Pelangi dan Billa menghentikan langkahnya melihat Salsha yang sedang duduk di lantai.
"Sal kamu ngapain duduk di lantai sambil megang sapu kayak gitu?" Tanya Pelangi menghampiri Salsha.
"Ih kak Pelangi, Salsha itu lagi menjalankan tugasnya mami sihir . Bantuin dong kak." Pinta Salsha yang sengaja memelankan kata 'sihir'.
"Iya kakak ban--." Ucap Pelangi tetapi terpotong karena tiba-tiba Billa mengatakan sesuatu.
"Nggak! Lu kerjain tugas lu sen.di.ri, Pelangi mau gue ajak nonton Drakor." Putus Billa yang membuat Salsha cemberut.
"Yee gue kan minta nya sama kak Pelangi ngapain lu yang jawab?" Tanya Salsha dengan nada kesal campur tidak terima.
"Terserah gue dong, orang cantik mah bebas." Jawab Billa sambil mengibaskan rambutnya.
"Oemji tojii Banana apel strawberry… gue nggak salah denger kalo lu cantik? Hilih buluk kayak gitu di bilang cantik." Ejek Salsha lalu menegakkan tubuhnya.
"Tepung Sasa Lo tuh yang jelek, nggak ngaca?" Balas Billa juga dengan ejekan. Salsha mendengus kesal.
"Lu yang jelek!" Sahut Salsha tak kalah sengitnya dengan Billa. Mereka berdua memang tidak pernah akur tapi kalo salah satu dari mereka nggak ada di rumah pasti yang satunya kangen.
"Lu!"
"Lu!"
"Lu!
"Lu!
Pelangi memijit pelipisnya pusing menghadapi sikap mereka berdua." Bisa sampek tengah malam nih kalo begini." Batin Pelangi.
"Lu yang jelek Salsha bukan gue!"
"Lu yang jelek kak Billa!"
"Lu!"
"Lu!"
"WOY LU BERDUA TUH SAMA-SAMA JELEK! UDAH! NGGAK USAH BERANTEM EMANG MAU GUE TAMBAHIN HUKUMAN LO SALSHA?! DAN LU BILLA, EMANG MAU?! GUE SURUH BUAT MANDIIN SI MIKKY?!" Teriak Sandra dari dalam kamar
Salsha dan Billa saling melirik lalu menggeleng cepat." NGGAK!" Teriak mereka berdua serempak.
TBC
See you next part
Nggak usah di ingetin lagi ya
Vote and coment nya
BYEEEEE
KAMU SEDANG MEMBACA
Pelangi [COMPLETED]
Novela Juvenil[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!!!] Cerita pertama jadi masih banyak kesalahan! (Udah tamat! Tapi males nge revisi! Wajar kalo masih banyak typo) Samudra Arkana, seorang badboy plus playboy SMA Angkasa. Yang banyak di kagumi kaum hawa karena ketampanan...
![Pelangi [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/214164373-64-k825853.jpg)