Samudra menjalankan motornya keluar dari sekolah, di jalan dia tidak sengaja melihat seorang gadis yang tengah terjatuh di pinggir jalan. Samudra menghampiri gadis itu, ia turun dari motornya dan berjongkok di depan gadis itu.
Merasa ada seseorang di dekatnya gadis itu mendongakkan kepalanya. Samudra membelalakkan matanya, apakah ia sedang bermimpi?" Pelangi..."
"Maaf mas, nama saya bukan Pelangi." Ujar orang itu. Samudra menggelengkan kepalanya. Memang dia bukan Pelangi tetapi bola matanya sama dengan Pelangi. Mungkin ia hanya berhalusinasi saja, pikir samudra.
"Maaf mbak, saya cuma inget sama seseorang. Mari saya bantu." Samudra membatu orang itu berdiri. Dia tersenyum." Makasih mas, saya permisi." Ucapnya lalu berjalan pergi meninggalkan samudra.
Samudra menatap punggung perempuan tadi." Kenapa setiap cewek yang gue temuin selalu gue anggap kalo itu Lo? Gue kangen sama Lo, Pelangi." Batin Samudra.
🌻🌻🌻
Seorang gadis yang berdandan nerd menundukkan kepalanya. Ia takut dengan tatapan semua orang yang mengolok-olok penampilannya. Gadis itu adalah Sakura Vanesiya.
"Iyuhhh sekolah kita ada nerd nya."
"Gue nggak nyangka kalo sekolah sebagus ini mau nerima murid kayak gitu."
"Kacamatanya kurang besar tuh hahaha."
"Palingan dia juga dapet beasiswa."
"Jijik gue sama dia."
Telinga Billa panas mendengar itu semua, ntah ia tidak suka dengan namanya penindasan. Billa berjalan menghampiri orang-orang yang menghina Sakura."DIEM!!" Teriak Billa.
"KALO EMANG DIA NERD KENAPA?! MASALAH BUAT KALIAN?! TOH DIA HIDUP JUGA NGGAK TERGANTUNG SAMA KALIAN. KALIAN PIKIR! KALIAN LEBIH BAIK DARIPADA DIA! KALO DIA ANAK BEASISWA KENAPA?! JUSTRU KALIAN SEHARUSNYA MALU! DIA SEKOLAH TANPA TERGANTUNG SAMA BONYOK NYA. SEDANGKAN KALIAN CUMA BISA HABISIN UANG BOKAP KALIAN AJA!" Bentak Billa. Billa menarik nafasnya untuk mengurangi emosinya.
"Kalo mau ngomong tuh di pikir dulu, pakek otak bukan pakek mulut doang. Hidup kalian tuh terlalu gabut ya? Sampe sampe ngurusin hidup orang lain." Ucap Billa lalu berjalan menghampiri Sakura.
Semua orang yang membicarakan Sakura langsung diam. Sakura tersenyum, ia tidak menyangka jika masih ada orang seperti Billa." Makasih." Ucap sakura.
Billa menganggukkan kepalanya." Lo murid baru?" Tanya Billa." Iya saya murid baru di sini." Jawab Sakura dengan wajah tertunduk, ia tidak berani menatap wajah Billa.
"Mau gue anterin ke ruangan kepsek?" Tawar Billa. Sakura langsung mendongakkan kepalanya." Kamu serius?" Tanya Sakura. Billa mengangguk mantap. Lalu mereka berjalan beriringan menuju ruangan kepala sekolah.
"Oh ya btw, kita belum kenalan. Kenalin nama gue Billa Syahila, panggil aja Billa." Billa mengulurkan tangannya ke Sakura. Sakura membalas uluran tangan Billa." Nama saya Sakura Vanesiya." Ucap Sakura.
"Nggak usah formal gitu sama gue, pakek lo-gue aja biar lebih akrab." Ujar Billa. Sakura tersenyum kaku." Maaf saya tidak terbiasa menggunakan bahasa seperti itu." Ujar Sakura.
"It's okeyy, terserah Lo mau pakek bahasa apa yang penting jangan saya oke." Ujar Billa yang dibalas anggukan oleh Sakura. Entahlah kenapa jika dekat dengan Sakura serasa dekat dengan Pelangi. Billa tersenyum kecut." Gue kangen sama Lo rainbow." Batin Billa.
"Makasih ya Billa udah mau nganterin." Ucap Sakura yang membuyarkan lamunan Billa. Billa menormalkan wajahnya. Lalu menganggukkan kepalanya." Gue cabut, sebentar lagi masuk. Byee." Billa berlari menuju ruang kelasnya.
🌻🌻🌻
"Perkenalkan nama saya Sakura Vanesiya, biasa dipanggil Sakura, saya pindahan dari Bandung. Semoga kita bisa berteman baik." Sakura memperkenalkan dirinya. Semua murid yang ada di kelas memandangnya dengan tatapan mengejek.
" Jijik gue temenan sama dia."
" Emang kita mau temenan sama Lo. Dasar cupu!"
" Cupu aja bangga. Sok sok an lagi mau temenan sama kita."
Sakura menundukkan kepalanya mendengar cibiran tentang dirinya. Seburuk itukan dirinya? Pikir Sakura. Billa menatap tajam ke murid yang mencibir Sakura." Kalo kalian nggak mau temenan juga nggak usah bilang kali! Emangnya Sakura juga mau temenan sama cabe ntar tiap hari harus sedia air lagi ups!" Ujar Billa.
"Kenapa sih lo belain nerd itu? Nggak ada cantik-cantik nya, mana penampilannya cupu lagi!" Sahut salah satu teman sekelas Billa.
"Terserah gue dong mau belain siapa! Cantik itu bukan wajah doang tapi hatinya juga! Percuma wajah kalian cantik tiap hari pakek skincare tapi akhlak kalian nggak ada! Dan kalo mau nilai penampilan orang lain, nilai dulu penampilan kalian sendiri. Baju ketat, rok pendek, make up menor kek tante-tante. Kalian mau sekolah apa mau ke club?" Balas Billa.
"Sudah-sudah jangan buat keributan. Sakura sekarang kamu duduk di samping Billa ya." Ujar Bu Laras melerai agar tidak terjadi baku hantam di kelas. Sakura menganggukkan kepala lalu berjalan dan duduk di samping Billa.
Sakura tersenyum hangat ke arah Billa." Hai Billa, maaf ya tadi kamu harus di marahin sama Bu Laras gara-gara bela aku." Ujar Sakura menundukkan kepalanya.
"Nggak papa kali, santai aja. Gue cuma belain yang benar kok lagipula semua makhluk itu sama di mata tuhan. Jadi Lo nggak perlu takut sama mereka." Ucap Billa.
"Makasih ya Billa, aku nggak nyangka jika masih ada orang sebaik kamu." Ucap Sakura. Billa terkekeh." Gue nggak sebaik itu juga kali. sekarang kita teman, kalo Lo mau?" Ujar Billa.
Sakura dengan cepat menganggukkan kepalanya." Aku mau kok jadi teman Billa, makasih Billa mau temenan sama cewek cupu kayak aku." Ujar Sakura.
"Lo merendah banget sih jadi orang, gue kalo temenan nggak mandang apa-apa kok yang penting gue nyaman temenan sama Lo." Ujar Billa, Sakura tersenyum senang mendengar tutur kata Billa.
TBC
Jangan lupa tinggalkan jejak
See you next part
KAMU SEDANG MEMBACA
Pelangi [COMPLETED]
Ficção Adolescente[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!!!] Cerita pertama jadi masih banyak kesalahan! (Udah tamat! Tapi males nge revisi! Wajar kalo masih banyak typo) Samudra Arkana, seorang badboy plus playboy SMA Angkasa. Yang banyak di kagumi kaum hawa karena ketampanan...
![Pelangi [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/214164373-64-k825853.jpg)