35. MULAI PDKT

41.6K 2.1K 117
                                        

Jari tangan pelangi menari-nari di keyboard  laptop miliknya. Ntah apa yang dia kerjakan aku pun  bingung untuk menjelaskannya.

Tok tok tok!

Pelangi terhenyak."Masuk!" Ucap Pelangi yang matanya masih tidak lepas dari laptopnya.

Bima membuka pintu kamar pelangi dan berjalan menghampiri Pelangi." Pelangi.." panggil Bima.

Pelangi membulatkan matanya, lalu dengan cepat ia menolehkan kepalanya." Ayah." Ucap Pelangi terkejut.

Pelangi langsung menutup laptopnya dan menatap lurus tanpa melirik ke arah Bima." Ayah ngapain ke sini?" Tanya Pelangi.

Bima tersenyum masam." Ayah cuma mau minta maaf sama kamu, karna ayah sudah mengingkari janji itu." Lirih Bima.

Jujur dalam hati Pelangi terasa sesak, ia juga tidak boleh egois." Nggak papa, pelangi udah maafin ayah kok." Ujar Pelangi tersenyum atau lebih tepatnya fake smile.

Bima tersenyum." Maafin ayah yang nggak bisa jadi ayah yang terbaik buat kamu. Di luar sana para ayah berusaha untuk membuat putrinya bahagia tapi ayah malah membuat kamu sedih." Lirih Bima.

Pelangi beranjak dari kasurnya dan berjalan memeluk ayahnya." Ayah adalah ayah yang terbaik buat Pelangi.." ucap Pelangi.

Bima mengelus-elus punggung Pelangi." Ayah bukan ayah terbaik buat kamu, Pelangi. Ayah selalu buat kamu nangis." Ucap Bima.

Pelangi melepaskan pelukannya." Ayah nggak boleh ngomong gitu! Ayah adalah ayah terbaik di dunia. Ayah adalah superhero Pelangi." Sahut Pelangi.

Pelangi menundukkan kepalanya." Maafin Pelangi, selama ini Pelangi selalu membantah ayah. Pelangi egois. Pelangi selalu mentingin perasaan pelangi, tanpa memikirkan perasaan ayah." Lirih Pelangi terisak-isak.

Bima tersenyum." Pelangi nggak egois kok. Princess ayah masak nangis, ntar cantiknya hilang loh." Ujar Bima.

Pelangi menghapus air matanya dan mengerucutkan bibirnya." Ish ayah mah.." Ucap Pelangi.

Bima terkekeh lalu kembali memeluk putrinya dan mengusap-usap punggung Pelangi. Pelangi tersenyum." Pelangi sayang ayah..."

Dari kejauhan ada seseorang yang melihat mereka. Dia tersenyum miring." Nikmati aja momen ini, sebentar lagi kalian nggak bakal bisa merasakannya lagi." Batinnya.

🌻🌻🌻

Samudra mendudukkan bokongnya di kursi perpustakaan. Dia ke perpustakaan semata-mata hanya untuk menghindari pelajaran yang menyebalkan baginya.

Saat dia akan membenamkan wajahnya di lipatan tangan tiba-tiba ada seseorang yang menganggu nya.

"Em gue boleh nggak duduk di sini." Ijin Maura dengan menunjuk ke arah kursi yang kosong berada di sebelah samudra. Samudra menganggukkan kepalanya.

Mau dengan senang langsung duduk di samping samudra. Maura menatap ke arah Samudra." Lo sering ke perpustakaan ya?" Tanya Maura.

Samudra melirik ke arah maura."Nggak." Jawab Samudra singkat padat dan jelas.

Maura tersenyum." Oh ya btw, Lo sama Pelangi ada hubungan apa?" Tanya Maura.

"Cuma sahabat." Jawab Samudra.

Maura tersenyum miring." Baguslah kalo cuma sahabat jadi gue bisa leluasa untuk deket sama Samudra." Batin Maura.

Maura menganggukkan kepalanya mengerti." Gue kirain Lo pacaran sama dia. Ternyata dia belum move on juga dari Galaxi." Gumam Maura.

Samudra mengernyitkan dahinya." Galaxi?" Bingung samudra.

"Loh emang Pelangi nggak cerita apa-apa tentang Galaxi?" Tanya Maura yang di jawab gelengan kepala oleh Samudra.

"Galaxi itu pacarnya pelangi atau lebih tepat mantan nya Pelangi. Gue kasian sih sama hubungan mereka, mereka putus cuma gara-gara Galaxi lebih percaya dengan omongan orang lain ketimbang pacarnya sendiri." Jelas Maura.

Maura tersenyum miring." Dan orang itu adalah gue." Sambungnya dalam hati.

"Padahal mereka itu udah lama pacaran dan gue tau kalo Pelangi tuh cinta banget sama Galaxi tapi dia egois, dia selalu mengambil keputusan tanpa memikirkan kedepannya." Ucap Maura dan semua itu adalah omong kosong.

" Ternyata selama ini cinta gue bertepuk sebelah tangan, Pelangi cuma mencintai orang lain dan gue cuma dianggap sebatas sahabat." Batin Samudra.









TBC

Jangan lupa tinggalkan jejak!
See you next part

Pelangi [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang