36. TAMPAR?

42.8K 2.1K 37
                                        

1 minggu kemudian....

Sudah satu Minggu Maura sekolah di sekolah Pelangi dan satu kelas dengan Pelangi. Jika Pelangi dan Maura bertemu selalu saja kebencian yang terpancar.

Dulu Maura dan Pelangi seperti adik kakak pada umumnya tetapi Maura merasa iri dengan Pelangi yang selalu mendapatkan perhatian dari semua orang.

Sampai suatu saat dia bertemu dengan Galaxi. Maura suka dengan Galaxi sejak pertama kali bertemu. Namun Galaxi sudah memiliki Pelangi.

Maura selalu mencoba berbagai hal untuk menghancurkan hubungan antara Pelangi dan Galaxi. Akhirnya itu semua berhasil. Pelangi dan Galaxi putus, setelah itu Galaxi pacaran dengan Maura.

Sejak saat itu Pelangi membenci Maura karena Maura sudah menuduhnya dan menghancurkan hubungannya. Maka dari itu Pelangi membuat janji dengan ayahnya untuk tidak satu sekolah lagi dengan Maura. Tapi sayang ayahnya mengingkari janji tersebut.

Kembali ke topik!

Pelangi mengayunkan tangannya mengikuti langkah kakinya. Sesekali melirik ke sekitarnya. Karena tidak memperhatikan langkahnya.

Brukkk

Pelangi tersungkur di lantai sambil memegangi lututnya yang tergores. Sedangkan tawa seseorang memberhentikan kegiatan Pelangi.

Maura dkk tertawa." Makanya kalo jalan tuh pakek mata. Kasian banget sih pasti sakit ya??" Ejek Maura disertai dengan tawanya.

Pelangi menatap kesal ke arah Maura dan teman-temannya. Saat Pelangi akan berdiri kaki kanannya di tendang oleh Vina salah satu teman Maura.

Pelangi meringis sedangkan Maura dkk tertawa terbahak-bahak." Lembek banget sih Lo, cuma di tendang gitu aja langsung jatoh." Ejek Vina.

"Dia itu memang seharusnya di bawah nggak pantes dia di atas ya nggak Ra?" Sahut Mita temannya Maura.

Maura tersenyum mengejek ke arah Pelangi." Uluh uluh kacian banget sih Lo, sini gue bantu." Maura mengulurkan tangannya ke Pelangi.

Pelangi dengan kasar menghempaskan uluran tangan Maura dan itu membuat Maura semakin marah.

Maura menjambak rambut Pelangi." Sok banget sih Lo! Inget ya Lo itu cuma sampah di keluarga gue! Seharusnya Lo itu nggak ada!" Bentak Maura.

Pelangi meringis." Lo yang sampah Maura! Lo itu benalu di kehidupan gue! Keluarga gue bakal bahagia tanpa ada Lo dan mama Lo!" Balas Pelangi.

Maura melepaskannya." Berani Lo hah?! Inget! Papa aja lebih sayang sama gue daripada sama Lo anak kandungnya!" Ucap Maura.

"Ayah memang nunjukin kalo dia lebih sayang sama lo! Tapi dalam hati ayah cuma gue putri satu-satunya!" Jawab Pelangi.

"Ayah itu cuma kasian sama Lo! Lo dari kecil nggak pernah ngerasain kasih sayang seorang ayah, maka dari itu ayah lebih sayang Lo! Ayah ingin gue juga ngerasain kasih sayang seorang bunda yang sejak kecil hilang! Tapi apa?! Mama Lo nggak pernah perhatian sama gue!"

"Lo pernah bilang kalo iri dengan kehidupan gue?! Gue justru iri dengan hidup Lo! Lo dapet kasih sayang dari ayah dan mama. Tapi gue nggak pernah ngerasain itu! Ayah gue aja lebih sayang sama Lo. Apa itu kurang?!" Sambung Pelangi.

"Iya! Itu kurang! Lo selalu di sukai oleh cowok yang gue sukai! Dari dulu gue suka sama Galaxi, tapi apa?! Galaxi malah suka sama Lo!" Jawab Maura.

"Tapi Lo udah hancurin hubungan gue sama Galaxi! Lo juga udah jadi pacar Galaxi! Apa lagi yang Lo mau Maura?!" Tanya Pelangi.

"Gue mau samudra jadi milik gue." Jawab Maura. Pelangi membulatkan matanya tidak percaya.

"Lo egois Maura! Lo itu pacarnya Galaxi tapi kenapa Lo ingin samudra jadi pacar Lo?!" Ujar Pelangi.

"Gue udah nggak suka sama Galaxi, kalo Lo mau. Lo boleh ambil Galaxi lagi. Tapi sekarang gue mau samudra jadi pacar gue, jadi tolong Lo jauhi samudra mulai sekarang!" Jawab Maura.

Plakk!

Maura pura-pura tersungkur di lantai, biar keliatan kalo tamparan pelangi itu keras banget. Dasar Maura ratu drama!

"PELANGI!" teriak seseorang yang membuat pelangi dan kedua teman Maura menoleh kearah teriakan itu.

Sedangkan Maura tersenyum miring." Habis Lo pelangi!" Batin Maura.














TBC

Jangan lupa tinggalkan jejak!
See you next part

Pelangi [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang