Kini Pelangi beserta keluarga ayahnya sedang makan malam bersama. Sebenarnya pelangi tidak ingin. Namun demi ayahnya mau tidak mau ia harus menerima.
"Gimana sekolah kalian?" Tanya Bima memulai pembicaraan. Pelangi hanya melihatnya sekilas lalu kembali memakan makanannya.
"Baik kok, pah." Jawab Maura dengan tersenyum dan Bima manggut-manggut mengerti.
"Kalo kamu pelangi?" Tanya Bima kepada pelangi.
Pelangi menatap sekilas." Baik." Jawab Pelangi singkat yang membuat Bima tersenyum kecut.
"Oh ya pah. Aku minta uang dong buat beli barang baru. Barang itu limited edition loh pah. Boleh ya pah." Mohon Maura yang mengeluarkan puppy eyes.
"Boleh." Jawab Bima yang membuat Maura tersenyum senang sedangkan Pelangi, hatinya terasa sakit.
"Yeyy makasih papa." Ujar Maura antusias.
"Dulu aja gue mau minta uang buat bayar sekolah, tapi nggak di kasih sama papa. Sedangkan Maura. Huh!" Batin Pelangi.
"Pelangi, apa kamu mau beli sesuatu juga seperti Maura?" Tanya Bima yang membuat Maura mendengus kesal.
"Nggak." Jawab Pelangi dengan nada ketus. Setelah itu ia memutuskan untuk pergi ke kamarnya.
"Sok banget sih. Padahal dia juga butuh uang dari papa." Batin Maura menatap kesal ke arah Pelangi.
Di dalam kamar, pelangi langsung menutup pintu kamar dengan kasar, lalu menghempaskan tubuhnya ke kasur. Menatap langit-langit kamarnya.
"Sebenarnya gue itu siapa sih di rumah ini? Kalo gue anak kandung ayah, tapi kenapa ayah lebih sayang sama Maura?" Gumam Pelangi hingga terlelap.
🌻🌻🌻
Pelangi pagi-pagi sudah siap dengan seragamnya. Ia berniat berangkat pagi, untuk berkunjung ke panti asuhan yang sering ia kunjungi dulu bersama Bundanya.
Dia memesan taksi online. Pelangi mengalihkan pandangannya ke jendela mobil. Biasanya ia selalu pergi dengan ayah dan bundanya tetapi sekarang ia harus pergi sendiri, dan semuanya sendiri.
"Mbak. Udah sampai." Ucap supir taksinya yang membuyarkan lamunan Pelangi.
"Oh. Ini pak uangnya." Pelangi menyodorkan selembar uang kepada supir taksinya.
"Maaf mbak, ada uang kecil tidak? Saya nggak ada kembaliannya." Ujar Supir taksi tersebut.
"Kembaliannya untuk bapak aja." Ucap Pelangi lalu membuka pintu mobil dan pergi.
Pelangi mengedarkan pandangannya ke sekeliling jalan, jalanan masih sepi." Udah lama gue nggak kesini. Ternyata masih sama seperti dulu." Gumam Pelangi menatap bangunan di depannya.
Pelangi melangkahkan kakinya mendekati pintu." Assalamualaikum." Salam pelangi.
"Waalaikumsalam, sebentar." Ucap seseorang yang berada di dalam rumah.
Ceklek!
Pintunya terbuka, dan muncullah wanita paruh baya yang menatap Pelangi bingung." Maaf nyari siapa ya?" Tanya ibu itu yang bernama, ibu Wulan.
"Ibu nggak kenal saya?" Tanya Pelangi yang di balas gelengan kepala oleh Bu Wulan.
"Ini saya Bu, pelangi." Ujar Pelangi dan Bu Wulan mencoba mengingatnya.
"Pelangi, anaknya pak Bima dan Bu melati." Tebak Bu Wulan yang di beri anggukan cepat oleh pelangi.
"Subhanallah, kamu sekarang udah besar ya. Cantik lagi, dulu kamu masih kecil. Gimana kabar kamu sekarang, dan gimana kabar pak Bima dan Bu Melati?" Tanya Bu Wulan.
"Baik, kok Bu." Jawab Pelangi.
"Tumben ke sini, biasanya kamu kesini sama bunda kamu, bunda kamu kemana?" Tanya Bu Wulan.
Seketika raut wajah pelangi berubah. Bu Wulan yang melihat perubahan pelangi, mengernyitkan dahinya." Ada apa Pelangi? Apa ibu salah bicara?" Tanya Bu Wulan.
Pelangi menggeleng sambil tersenyum." Nggak kok Bu. Bunda udah lama pergi." Jawab Pelangi dengan wajah tertunduk.
Bu Wulan menatap Pelangi tidak percaya." Maksud kamu gimana?" Tanya Bu Wulan memastikan pikirannya salah.
"Bunda udah lama meninggal, kira-kira sepuluh tahun yang lalu." Jawab Pelangi berusaha menahan air matanya.
"Bagaimana bisa?" Tanya lagi Bu Wulan.
"Bunda..."
TBC
next ya
Voment nya jangan lupa, penting!
KAMU SEDANG MEMBACA
Pelangi [COMPLETED]
Genç Kurgu[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!!!] Cerita pertama jadi masih banyak kesalahan! (Udah tamat! Tapi males nge revisi! Wajar kalo masih banyak typo) Samudra Arkana, seorang badboy plus playboy SMA Angkasa. Yang banyak di kagumi kaum hawa karena ketampanan...
![Pelangi [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/214164373-64-k825853.jpg)