Putar mulmed di atas biar lebih menghayati dan buat ngingetin kalian pada drama korea Descendant of the sun
"Perhatian semua! Untuk semua murid kelas XI sekarang juga berkumpul di lapangan. Sekali lagi untuk semua murid kelas XI sekarang juga berkumpul di lapangan. Terimakasih."
Billa dan Pelangi saling melirik." Kita di suruh ke lapangan?" Tanya Billa sembari memakan cemilan yang ia beli di kantin. Pelangi menjawab dengan anggukan kepala.
"Kagak usah lah, mager gue. Mending di sini makan. kalo kita ke lapangan tuh pasti panas-panasan, di tambah lagi pasti pak bando hello Kitty ceramah panjang kali lebar kali tinggi di kuadrat kan." Ujar Billa.
Pelangi memutar bola matanya malas." Ayok lah cepet, ntar kita di hukum karena telat ke lapangan!" Pelangi menarik pergelangan tangan Billa.
"Eh bentar bentar!" Billa menghabiskan cemilannya langsung sehingga pipinya terlihat menggembung. Lalu berjalan mengikuti langkah Pelangi.
Billa dan Pelangi berjalan keluar, kebetulan kelas Pelangi lumayan dekat dengan Lapangan. Di setengah perjalanan mereka tak sengaja bertemu dengan Samudra, Alfa dan Doni.
Langkah mereka berlima berhenti, Samudra berhadapan dengan Pelangi, Alfa dengan Billa sedangkan Doni berhadapan dengan pohon. Kasian banget si Doni wkwk.
Mereka saling pandang. Tetapi Doni malah tak tau siapa yang akan di pandang. Dengan malas ia berjalan meninggalkan mereka yang masih saling pandang. Karena merasa kesal Doni berteriak."WOYY SAMPEK KAPAN KALIAN PANDANG PANDANGAN KEK GITU, KALO MAU BILANG KANGEN! BILANG AJA KALI!" Teriak Doni yang membuyarkan mereka. Billa langsung menarik tangan Pelangi.
Semua murid sudah berkumpul di lapangan. Begitupun dengan pelangi dan Billa. Banyak murid yang mengumpat kepanasan lah, lama lah, nanti bedak luntur, nanti kulit item. Pelangi yang mendengar umpatan itu memutarkan bola matanya malas.
"BAIK ANAK-ANAK SEMUA! TUJUAN SAYA MENGUMPULKAN KALIAN, UNTUK MEMBERITAHU KAN TENTANG CAMPING YANG AKAN DI LAKSANA TIGA HARI LAGI. CAMPING INI DI SELENGGARAKAN DI HUTAN, JADI BAWALAH BARANG YANG SESUAI KEBUTUHAN JANGAN BANYAK-BANYAK."
Tangan pelangi bergetar, keringat nya bercucuran. Setelah mendengar kata hutan Pelangi menjadi takut. Dia memiliki trauma. Tubuh Pelangi masih tegang." Hutan..." Lirih Pelangi yang dapat di dengar oleh Samudra karena samudra berada di sebelah barisannya.
Samudra tahu jika Pelangi trauma, ia ingin sekali menggenggam tangan Pelangi untuk memberi sedikit ketenangan. Namun, ia tidak bisa. Samudra terus saja memandangi Pelangi dan tidak mendengarkan ucapan pak Bondan di depan.
Billa yang melihat Pelangi ketakutan langsung menggenggam tangan Pelangi." Nggak usah takut, masih ada gue. Gue yang akan jagain Lo." Ucap Billa. Pelangi sedikit lebih tenang, lalu menganggukkan kepalanya. Dan itu semua tidak lepas dari pengawasan samudra." Seharusnya gue yang genggam tangan Lo." Batin Samudra.
🌻🌻🌻
Brukkk
Buku Pelangi terjatuh dan berserakan di lantai, gadis itu memang terlalu bodoh untuk membawa setumpuk buku. Pelangi berjongkok dan membereskan buku-bukunya.
"Biar gue bantu." Ucap seseorang yang berjongkok di depan Pelangi, dia juga membantu pelangi membereskan buku. Pelangi mendongakkan kepalanya.
Lalu dengan cepat ia membereskan buku-bukunya." Makasih." Ucap Pelangi singkat. Kalau mau tau, cowok itu adalah samudra.
Samudra mencekal pergelangan tangan Pelangi." La gue--" belum sempat samudra menyelesaikan kalimatnya sudah keburu di sela oleh Pelangi.
"Berhenti manggil gue dengan nama itu!" Ucap Pelangi dengan nada ketus dan raut wajah datar.
Samudra mengerutkan dahinya." Kenapa? Bukannya Lo dulu suka kalo gue panggil Lala." Tanya samudra.
"Sekarang keadaan udah beda Sam, gue nggak mau inget tentang dulu lagi." Jawab Pelangi.
"Gue udah pernah bilang kan? Gue akan menjauh dari Lo. Tapi tolong, jangan pernah lupain kenangan kita dulu." Ucap Samudra.
"Kenapa? Masa lalu memang harus di lupakan kan? Gue nggak mau inget tentang masa lalu. Gue mau fokus tentang masa depan gue." Ucap Pelangi.
"Memang masa lalu harus di lupakan, tapi kenangan indah apa harus di lupakan?" Tanya Samudra.
"Kenangan itu mungkin indah bagi Lo tapi nggak bagi gue." Jawab Pelangi bohong. Padahal dia menganggap kenangan bersama Alka adalah kenangan terindah.
"Gue tau gue salah. Karna nggak tepati janji gue waktu itu. Tapi jangan lupain waktu saat kita bersama, Lo pernah bilang kan? Kalo Lo akan selalu inget tentang kebersamaan kita dulu." Tanya samudra.
"Itu dulu saat Lo masih ada di sisi gue, tapi semenjak Lo pergi selama sepuluh tahun yang lalu. Gue nggak mau inget tentang itu." Jawab Pelangi.
" Karna saat gue inget kenangan dulu, itu buat hati gue rapuh Al." Lanjut Pelangi dalam hati.
Jujur dalam hati Samudra ia juga sakit karena kalimat yang di ucapkan oleh Pelangi." Kalo itu mau Lo, gue terima. mungkin kenangan itu nggak pantes Lo inget inget lagi." Ucap Samudra lalu pergi meninggalkan Pelangi.
Pelangi menatap punggung samudra yang kian menghilangkan dari hadapan." Maafin gue Al..." Lirih Pelangi dalam hati.
TBC
Jangan lupa vote and coment nya ya
See you next part
KAMU SEDANG MEMBACA
Pelangi [COMPLETED]
Teen Fiction[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!!!] Cerita pertama jadi masih banyak kesalahan! (Udah tamat! Tapi males nge revisi! Wajar kalo masih banyak typo) Samudra Arkana, seorang badboy plus playboy SMA Angkasa. Yang banyak di kagumi kaum hawa karena ketampanan...
![Pelangi [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/214164373-64-k825853.jpg)