Happy Reading
Jangan lupa tinggalkan jejak😽
***
"Gue masuk--"
"SUDAH AKU BILANG BUKAN?! JANGAN BERMAIN MAIN DENGANNYA LAGI! KENAPA KAMU MASIH MENEMUINYA, HUH? KAU MAU MEMBUAT SKANDAL LAGI?!" bentakan dari dalam rumah membuat ucapan Zeline terhenti. Gadis itu menghela nafas, dia menatap Leon dengan wajah meminta maaf.
"Maaf, orang tua gue emang gitu." ucap Zeline sambil menatap Leon.
Leon menggeleng, dia tersenyum lalu mengelus kepala Zeline lembut. "Gak papa, kak." jawab Leon lembut. "Gimana kita bilang sekarang aja? Lebih cepat lebih baik."
"Ya tapi--"
Pintu rumah itu terbuka, terlihat sang Mama keluar dari rumah dengan wajah kesal. Dia menatap anaknya dan juga Leon bergantian. "Zeline ayo kita pergi!"
Sang Mama menarim tangan Zeline, gadis itu memberontak lalu menghempaskan tangan sang Mama. "Aku gak mau pergi!"
"Zeline ayo pergi, kita gak perlu tinggal sama Ayah kamu yang brengsek itu. Mama bisa ngehidupin kamu," ucapnya lalu mencoba menarik tangan Zeline lagi.
"Enggak, Mah. Aku gak mau pergi!" Zeline menolak, dia kembali memberontak saat sang Mama kembali menarik tangannya.
"Lepaskan putriku!" sang Ayah keluar, dia berjalan mendekari istri dan anaknya. "Kamu tidak berhak membawanya pergi!"
"Kenapa memangnya? Dia juga putriku. Aku yang mengandung dan melahirkannya." ucap Reva menatap kesal kearah suaminya.
Willy menatap Reva tajam. "Kamu tetap tidak boleh membawanya. Aku yang akan merawatnya, aku ragu jika kau yang merawat putriku."
"Putriku tidak pantas bersama dengan laki laki tukang selingkuh seperti kamu. Dia akan ikut bersamaku!" Reva mencoba menarik tangan Zeline lagi.
"Reva! Jangan ucapanmu! Aku tidak pernah selingkuh!" bentak Willy, laki laki itu menahan tangan Zeline agar tidak pergi bersama dengan Reva. "Itu hanya salah paham dan kenapa kamu membesarkannya?!"
"Salah paham? Kau pikir, orang akan menganggap apa jika suaminya bercumbu dengan wanita lain, huh?!" bentak Reva, dia benar benar kesal dengan suaminya.
"Itu bukan kemauanku! Dia--"
"BERHENTI!" teriak Zeline keras. Kedua orang tuanya berhenti berdebat, mereka menatap Zeline yang wajahnya sudah penuh dengan air mata.
"Sayang, kamu ikut Mama ya? Kita pergi dari sini. Mama pasti--"
Zeline menghempaskan kedua tangan Reva dan Willy yang menggenggam tangannya. Gadis itu menatap kedua orang tuanya dengan air mata yang terus saja mengalir dengan deras. "Aku gak akan ikut kalian, aku akan ikut dia."
Reva menatap Leon lalu menatap Zeline dengan bingung. "Kenapa kamu ikut dia? Dia bukan keluargamu. Mama takut kamu kenapa kenapa sama dia."
"Emang udah kenapa kenapa, Mah." ucap Zeline yakin membuat kedua orang tuanya menatap Zeline tidak percaya.
"Jangan berbicara sembarangan, Zeline." ucap Reva mulai tersulut emosi.
KAMU SEDANG MEMBACA
POSSESSIVE JUNIOR (✔)
Fiksi Remaja"Kak, bocah bocah gini tapi aku bisa bikin dede bayi loh." Leon menyeringai tipis. "Buktinya, itu diperut kakak ada anak aku." Mei, 2020. Terdapat 2 Season
