Happy Reading
Leon masih sama kok😹 baper² gimana gitu😸
***
"Tadi pagi, lo makan berdua sama adik kelas itu ya?" pertanyaan Rina membuat Zeline menoleh, perempuan itu hanya mengangguk. "Kok bisa? Bukannya lo gak terlalu kenal ya sama dia?"
Zeline menatap sahabatnya itu dengan pandangan datar. "Kenal kok, tapi gak terlalu kenal juga."
"Kok bisa makan bareng?" tanya Rina yang masih merasa bingung.
"Emangnya gak boleh ya?" tanya Zeline, dia membuka buku pelajaran karena bel sudah berbunyi.
"Boleh boleh aja sih, tapi aneh aja gitu, tiba tiba lo deket sama dia." ujar Rina berbisik.
Zeline menggeleng, dia menatap guru yang datang. "Kok gurunya beda?"
"Dia guru baru, lo gak buka grup kelas emangnya?" Zeline menggeleng membuat Rina berdecak. "Dia Pak Kevin, guru bahasa Indonesia yang baru. Ganteng kan?"
Zeline menatap guru baru yang tadi kata Rina namanya adalah Kevin. Jika dilihat, guru baru itu memang tampan, tadi jika dijejerkan dengan Leon, masih tampan brondongnya itu. Astaga, Zeline merasa sangat tua sekarang. Zeline tidak pernah berfikir untuk menikahi laki laki yang lebih muda darinya, apalagi diusianya yang baru saja menginjak 18 tahun.
Mengingat tentang Leon, membuat Zeline sadar, sifat laki laki itu yang awalnya pemalu berubah menjadi posesif hanya dalam satu malam. Leon benar benar mengenalnya, seolah laki laki itu sudah kenal dengan dirinya dari lama. Apalagi, foto yang ada dimeja belajar Leon membuat Zeline bertanya tanya. Zeline tau benar, kalau yang ada didalam foto itu adalah dirinya, tapi apa dia pernah bertemu dengan Leon?
"Zel, hei Zeline!" ucap Rina sambil menggoyang lengan Zeline yang melamun.
Zeline tersentak, dia menatap Rina dengan bingung. "Kenapa Rin?"
"Lo dipanggil Pak Kevin," Rina menunjuk guru baru itu yang menatap dirinya dengan sebelah alis yang terangkat. "Jangan ngelamun makanya."
Zeline menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, gadis itu menatap Kevin yang tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. "Bapak manggil saya?"
"Iya, saya sudah manggil kamu berkali kali." Zeline semakin merasa bersalah sekarang. "Kamu yang namanya Zeline?"
"Iya, Pak." Zeline mengangguk sekilas. "Maaf saya ngelamun, saya tidak akan mengulanginya lagi."
Kevin mengangguk. "Ya sudah, jangan diulangi lagi."
Zeline mengangguk lalu mengucapkan terima kasih. Perempuan itu kembali fokus dengan pelajarannya. "Lain kali, jangan biarin gue ngelamun."
***
Zeline mendudukkan tubuhnya dikursi kantin, didepannya ada Rina yang sudah memakan makan siangnya. "Pelan pelan, Rin."
"Laper gue." balas Rina dengan mulut penuh makanan.
Zeline mengernyit tipis melihat kelakuan Rina, perempuan itu menggeleng lalu melihat makanannya. Tiba tiba saja nafsu makannya hilang begitu saja, dia ingin melihat Leon sekarang.
Zeline menatap seluruh kantin, mencari dimana Leon berada. Mata Zeline berbinar, perempuan itu menatap tangannya, melambai kearah Leon. "LEON!"
Leon yang merasa dipanggil mencari sumber suara, bibirnya terbentuk senyum tipis. Laki laki itu berjalan kearah Zeline, lalu duduk disebelah perempuan itu. "Kenapa?"
KAMU SEDANG MEMBACA
POSSESSIVE JUNIOR (✔)
أدب المراهقين"Kak, bocah bocah gini tapi aku bisa bikin dede bayi loh." Leon menyeringai tipis. "Buktinya, itu diperut kakak ada anak aku." Mei, 2020. Terdapat 2 Season
