Season 2/23

15.2K 1.6K 223
                                        

Part 23

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Part 23. Didikan Leon

"Sebagai Papa pengganti, aku akan mengajari kalian matematika. Gampang kok." ucap Sean, Erlina yang duduk di sofa meliriknya heran.

"Se, gak usah aneh aneh!" Erlina membuka bungkus coklat yang Sean beli lalu memberikannya ke Mark.

Si kembar dan juga Mark sudah seperti anak sultan. Apapun yang mereka tunjuk akan langsung di turuti oleh Sean ataupun Erlina. Sean yang memang sangat menyukai ketiga keponakannya itu tidak akan tega melihat tatapan memohon dari bocah bocah itu.

Lain lagi jika Sean melihat tatapan ingin menangis dari ketiga keponakannya. Sean akan semakin gemas agar para keponakannya itu menangis.

"Gak aneh aneh, Er. Gue cuman lagi belajar biar jadi Ayah yang baik." jawab Sean, dia tersenyum. Sean mengeluarkan buku matametika yang sengaja ia beli.

"Om, nanti kalo kita jawabnya benel, Om mau kasih hadiah apa?" tanya Thea, dia duduk di sebelah kanan Sean.

"Iya Om, masa gak di kasih apa apa? Gak asik." lanjut Mars, dia duduk di depan Sean.

Sean terlihat berfikir, dia tersenyum saat mendapatkan ide untum hadiah keponakan kembarnya. "Apa aja yang kalian inginkan bakalan di turutin. Gimana?"

"Apapun ya?" tanya Thea dan Mars bersamaan.

"Iya, apapun." jawab Sean sambil mengangguk.

Sean membuka lembar buku matematika yang isinya penjumlahan dan pengurangan. Telunjuk Sean mengarah ke salah satu gambar.

"Nih, satu apel di tambah satu apel berapa?" tanya Sean.

Thea dan Mars langsung menunjukkan dua jari mereka. "Dua!"

"Kok tau?" tanya Sean bingung.

"Mama sering ngajarin. Jadi tau." jawab Mars santai.

Sean mengangguk mengerti, dia menunjuk lagi. "Nih, tiga melon di tambah dua melon berapa?" tanya Sean.

Thea menunjukkan tiga jarinya, sedangkan Mars menunjukkan dua jarinya. Tangan mungil mereka saling berdekatan, Mars menghitungnya. "Satu, dua, ti..ga, em..pat, lima."

Si kembar tersenyum. "Ada lima Om!"

Sean tersenyum, dia merasa gemas melihat tingkah keponakannya. Jika begini, Sean jadi ingin cepat cepat menikah lalu memiliki anak.

POSSESSIVE JUNIOR (✔)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang