Follow :
@pekarsah_
@sheilatah
*****
Cakra mulai memasuki kamar Nisa tanpa mengetuk pintunya terlebih dahulu.
"Jadi lo calon istri gue?"ucap Cakra seraya memperhatikan penampilan Nisa dari ujung kaki hingga ujung kepala.
Nisa sempat terkejut mendapati sosok pria tampan memasuki kamarnya. Meskipun ia kenal dengan teman ibunya itu tapi tetap saja ia tak begitu kenal dengan anak mereka apalagi Nisa bukan anak yang suka bergaul.
Jadi dia kak Cakra?
"I-iya kak, kenalin aku Nis-----"
"Gue gak peduli siapa lo! Sampai kapanpun lo gak pantes jadi istri gue!!"
Nisa terdiam. Begitu sesak rasanya ketika Cakra mengatakan hal seperti itu pada Nisa, Nisa berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh mengalir di pipinya.
"Ingat! Pernikahan ini adalah kesalahan! Jangan harap lo bisa tenang setelah nikah sama gue!"
Nisa mendongak menatap manik Cakra. "Kenapa kakak gak tolak aja perjodohan ini?"
"Hah, Kalau aja mereka gak ngancem gue, maka gue gak akan sudi menikahi wanita kampungan kayak lo!"
Cakra membalas tatapan Nisa dengan tajam
"Cih! Persetan dengan perjodohan ini!"
Cakra langsung meninggalkan Nisa begitu saja setelah ia mendorong kasar bahunya hingga tak sengaja wanita itu terjatuh ke lantai.
Huft, bukan hanya dia, akupun juga gak ingin pernikahan ini...
Nisa menunduk menitikkan air matanya setelah mendengar setiap ucapan yang terlontar dari mulut Cakra. Sakit rasanya mendapatkan kesan pertama dari calon suaminya seperti tertusuk jutaan duri dalam dadanya.
Ia tak menyangka akan menikah dengan lelaki yang tak memiliki hati seperti Cakra.
****
"Sudah selesai berbicara sama anak om?" tanya Johan
Cakra menganggukkan kepalanya saja.
"Hem, setelah menikah nanti aku akan membawanya untuk tinggal bersamaku."
"Bukankah emang seperti itu, nak? Haha!"
"Dan satu lagi, gak usah ikut campur mengenai rumah tanggaku nanti, aku bebas melakukan apa aja sama dia, baik itu menyakitinya atau apapun itu!"
Johan menghela nafasnya melihat sifat arogan yang dimiliki oleh Cakra, berbeda sekali dengan sifat kedua orangtuanya.
"Lakuin apa aja yang kamu mau, om juga gak peduli dengannya."ucap Johan
Cakra mengernyitkan keningnya mendengar jawaban dari mulut Johan. Ia menatap sinis pria paruh baya itu sekilas lalu melenggang pergi begitu saja.
Dasar orang tua gila!
****
Sebagian kalimat sudah di hapus 🙏
KAMU SEDANG MEMBACA
D E O R A
RomanceTIDAK PLAGIAT DAN JANGAN PLAGIAT!! Deora, berasal dari bahasa Irlandia yang berati Air Mata. Sebuah perjodohan yang menguras begitu banyak Air Mata bagi Khanisa Aquilla. Apakah pernikahan karena perjodohan ini akan berhasil?? - Khanisa Aquilla (Nisa...
