Saat Zelvanya sedang fokus-fokusnya membaca kontrak kerjasama dengan perusahaan Athena Group. Salah satu perusahaan bergerak dalam penyediaan bahan baku produk ramah lingkungan. Tiba-tiba saja, Reina menghubungi dirinya lewat saluran telepon kantor.
"Halo, Bu. Sepertinya ada yang ingin berinvestasi. Namun, hanya mau langsung berkomunikasi dengan Bu Zelvanya"
Zelvanya mengerutkan kening, tak seperti biasa. Padahal, semua urusan meeting dan investasi selalu diurus Reina.
"Tumben"
"Jadi, bagaimana Bu? Kalau Ibu setuju biar saya sambungkan ke Ibu"
"Yaudah deh"
Mungkin, orang tersebut hanya ingin mengetahui dan mengenal Zelvanya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Dan, itu memang hal yang wajar menurut Zelvanya.
"Halo, selamat sore saya Zelvanya. Ini dengan Bu Diandra yaa. Dalam investasi biasanya akan diurus Reina untuk masalah..."
"Kak, ini aku Aline Kak" Potong Aline,
Zelvanya terkejut, ternyata sosok yang katanya ingin berinvestasi itu malah Aline. Untuk apa Aline menghubungi dirinya begini.
Tapi, ini kebetulan juga sih Zelvanya ingin berbincang dengan Aline mengenai pembatalan mengupload video mereka sementara waktu sampai berita sudah mereda.
"Eh, Aline ada apa?"
"Kak, bisa gak bantuin Kakak aku yang masalah yang tersebar di infotaiment itu"
Sepertinya mereka lagi terfokus pada masalah tersebut. Otomatis, mereka juga butuh ruang untuk sementara di dunia youtube. Zelvanya pun memilih tak jadi menanyakan masalah upload video.
"Tapi, Aline ini..."
Zelvanya merasa tak pantas, ikut campur masalah orang lain yang tak begitu dekat dengannya.
"Kak, plis aku mohon Kak. Kasian Kak Al, dia kena marah sama Mama bahkan komentar negatif keterlaluan bermunculan"
"Maaf, Aline. Saya tidak bisa membantu"
Bukan bermaksud jahat, tapi bagi Zelvanya ini sudah masuk ke dalam ranah pribadi. Kalau, sampai dia salah mengambil langkah untuk orang lain. Dia malah memperburuk keadaan.
Apalagi, bisa saja bukan. Terjadi banyak kemungkinan terburuk seandainya ada yang ikut-ikutan menjatuhkan image dirinya melalui cara licik ini. Karena, dianggap dekat.
"Kak, plis aku mohon. Tadi aja aku juga kena imbasnya Kak waktu aku baca kolom komentar"
Zelvanya terdiam sejenak, dia tak tega pada Aline yang tak bersalah apa-apa ikut disalahkan. Mengingat, dirinya cukup menyukai sosok dan konten Aline selama ini. Wajar, dari sisi mengidolakan dia ingin membantu.
"Kak, plis yaaa"
"Hmm, oke tapi ada syaratnya"
Akhirnya, Zelvanya mau turun tangan membantu. Melihat permohonan Aline terdengar tulus dan memelas seakan hanya dia yang bisa memberi bantuan menyelesaikan masalah tersebut.
Padahal, seandainya dibiarkan seiring waktu akan lupa sendiri. Tapi, ini jelas tak adil fitnah-fitnah itu terus beredar. Jika dibalik keadaannya, Zelvanya pun juga tak terima. Dia pasti membela diri mati-matian.
Namun, begitulah jelas tak semudah itu bagi Zelvanya akan membantu. Butuh banyak waktu dalam menyelesaikan masalah ini. Dan seperti diketahui, waktu adalah uang baginya.
"Syarat apa Kak" Tanya Aline yang terlihat penasaran,
"Itu biar urusan saya dengan Kakak kamu"
Zelvanya tak mau, Aline ikut campur lagi nantinya. Aline masih harus fokus berkuliah, dia tak ingin beban Aline bertambah. Biar, dirinya dan Aldino mengurus semuanya hingga selesai.
KAMU SEDANG MEMBACA
YOUTUBER, MY PARTNER (SELESAI)
Romance(LENGKAP) CERITA KETIGA... HARAP FOLLOW DULU... PLISS VOTE AND KOMEN YAA.. PLUS JANGAN LUPA SHARE KE TEMAN-TEMAN KALIAN MAKASIHHH DON'T COPY PASTE Baca dulu siapa tahu ketagihan🤣 Usahakan sampai puluhan part bacanya biar tahu gimana serunya hehe�...
