31.

41 5 0
                                        


Hari-H Rencana Zelvanya siap dijalankan

Aldiano sedang bersiap menuju lokasi, yang sudah dia persiapkan untuk melakukan konferensi pers dengan mengundang para awak media.

"Lo, kemana woi" Teriak Aline, yang menggelegar di ruang keluarga. Saat, melihat kepergian Aldiano yang nampak berpakaian cukup rapi.

Sebenarnya, Aline cukup penasaran apa yang sedang direncanakan Aldiano bersama Zelvanya kemaren. Namun, sayang sekali Aldiano tak kunjung memberitahunya. Padahal, Aline sudah menganggu aktivitas Aldiano seharian. Sungguh menyebalkan.

Tak seperti biasanya, Aldiano pasti menuruti keinginan Aline. Setelah, lama-kelamaan diganggu.

Aldiano acuh tak mempedulikan perkataan Aline, hingga detik ini pun dia masih tak memberitahukan apa yang akan dilakukan nanti. Dia memang ingin semua yang menjadi urusannya, tak ada sangkut paut dengan Mamah ataupun Aline.

"Al, kamu mau ngapain sih" Tanya Mama Riska, yang ikut penasaran duduk di samping Aline.

"Mah, pokoknya tenang aja ya" Sahut Aldiano singkat, lalu tak berapa lama Aldiano sudah menghilang dari balik pintu.

Aline menggerutu kesal, melihat Sang Kakak yang malah melengos pergi sewaktu ditanya dirinya. Berbanding terbalik saat ditanya Mamanya.

Namun, hanya dalam hitungan detik Aline mendapatkan ide briliant. Dia tersenyum penuh makna.

Jari jemari Aline mulai bergerak lincah di atas handphonenya. Akan Aline balas Aldiano dengan cara ini. Biar tahu rasa, mengapa suka sekali mengabaikan dirinya.

💙💙💙

Setelah menempuh perjalanan cukup jauh hampir di pusat kota. Akhirnya, Aldiano sampai juga di tempat tujuan. Disana, ternyata semua awak media sudah berkumpul lebih dahulu. Termasuk, dokter kepercayaan Aldiano.

Yaa, ini sudah bagian dari rencana mereka.

Saat berjalan melewati para awak media, Aldiano sedikit menunduk sembari tersenyum ramah. Bahkan, Om Ronald sendiri sudah siap siaga duduk di meja khusus tempat mereka akan tersorot kamera. Jelas, untuk membantu menjelaskan kronologi Aldiano dalam ilmu kedokteran.

Tak lama, Aldiano ikut duduk di samping Om Ronald.

Kali ini, sungguh berbeda Aldiano merasakan jantungnya berdegup kencang sejak memasuki ruangan tersebut. Lantaran, pertama kalinya melakukan sesuatu yang tak pernah disangka dan asing bagi Aldiano.

Namun, sebelum wawancara mereka dimulai.

"Al, kenapa ingin membuat konferensi pers begini?" Tanya seseorang wartawan penasaran,

Aldiano terdiam sejenak, dia tak bisa berbicara sama sekali mendadak lidahnya kelu. Detak jantungnya pun semakin tak karuan apalagi saat semua perhatian teralihkan padanya.

Om Ronald yang melihat Aldiano membeku, mencoba membisikkan sesuatu. Seperti, kata-kata yang menguatkan Aldiano.

"Al, buktikan kalo kamu memang gak salah" Bisik Om Ronald,

Benar,...

Itu adalah tujuan utama Aldiano,  dia harus menunjukkan kepercayaan dirinya kepada semua orang bahwa dia tidak bersalah. Dia hanya dijebak orang. Tak hanya itu, hujatan dan komentar buruk untuk keluarganya harus dihentikan.

Seakan mendapatkan sumber kekuatan, Aldiano menghembuskan nafas lalu mulai berbicara.

"Pertama, saya ingin membuktikan bahwa berita yang tengah beredar tidak benar. Kedua, saya tak terima komentar dan hujatan terus-menerus berdatangan ke keluarga saya"

Walaupun, Aldiano terlihat tak peduli ataupun memperhatikan komentar buruk itu. Sebenarnya, beberapa hari sekali dia terus memantau komentar.

Kini giliran para wartawan terdiam, melihat adanya kilatan emosi dan amarah yang terpancar jelas dari mimik wajah Aldiano.

Mereka pun memilih menyiapkan dan menyibukkan ke hal lain.

Setelah semua dirasa siap, mereka memulai pengambilan kamera dan mewawancarai Aldiano bersama dengan Om Ronald dan didampingi pengacara Aldiano, Pak Utomo.

"Kenapa kamu begitu yakin tidak melakukan tindakan keji? Padahal, bukankah bukti yang dilihat publik sudah jelas. Apa bukti yang bisa meyakinkan kita semua?"

Kata salah satu wartawan cukup kasar dan mengintimidasi.

Aldiano menarik nafas, lalu menghembuskannya. Ini cukup membantu menetralkan detak jantungnya.

Sekian cukup lah guys

Hehe, sorry singkat😂

Berikan vote dan komen, harusss pake bangettt

Suka gak sih, atau kalian ngerasa aneh gitu😍

Udah mulai kacau enggak sihh

YOUTUBER, MY PARTNER (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang