Subuh itu ara bagun lebih dahulu dari chika, ara tersenyum sambil membelai wajah cantik chika yang masih tertidur di samping nya.
Mereka berdua yang Berbalut selimut,dan di balik selimut mereka tanpa busana, karena aktivitas yang mereka lakukan semalam.
Tidak lama dari itu chika kebangun,begitu mata nya terbuka ara tersenyum kepada chika, chika pun membalas senyuman ara.
" good subuh sayang"..
" apaan sih ra good subuh"..
" kan emang masih subuh bukan pagi,liat aja jam tu hee "..
" kok udah bagun, kan subuh juga masih lama"..
"Satu jam lagi azan sayang"..
Chika mencari posisi ternyaman di pelukan ara.
" araaaa"..
"Hmmm"..
" raaa"...
"Iyaaa, kenapa"..
" gak pp manggil doang "..
" ih aneh,gimana bobo nya enak gak kan kamu gak bisa bobo kalau gak di kamar kamu"...
" kalau sama kamu,aku pasti enak kok bobo nya"..
" apa lagi kalau habis di gempur iyaa kan hee"...ucap ara
" itu mah kamu raa, aku liat-liat kalau habis begituan pasti tidurnya enak banget kek tidur arya, aku sering kamu tinggal tidur duluan kalau udah dapet jatah, ih jahat banget"..
" kan cape chik,jadi langsung tidur enak, tapi emang enak sih bobo nya kalau habis gitu"..
Tiba-tiba chika bangun dari baring nya, chika memegang perut dan menutup mulutnya.dan langsung turun dari kasur dan berlari ke kamar mandi tanpa busana.
Ara melihat itu ikutan turun dari kasur, ara mengambil celana pendek nya, kemudian mengambil kan chika kaos oversized. Ara menyusul ke kamar mandi karena chika sedang muntah.
Ara mendekati chika dan mengusap pundak chika,ara sedikit pun tidak jijik menemani chika saat muntah. Ara mengambil tisu dan mengelap keringet chika.
" udah"..
Chika mengangguk
" pake ini dulu"..
Ara memberikan kaos oversized ke chika, setelah chika memakai nya, ara langsung mengendong chika dan membawa nya ke kasur. Setelah itu ara mengambil air mineral dari dalam kulkas mini yang ada di kamar mereka. Dan membuka nya lalu diberikan nya ke chika
" minum dulu"..
" makasih "..
" hmmm, udah mendingan "..
" hmmm.. Raa"..
" kenapa?? "..sambil ara meletakkan botol air mineral itu di atas nakas.
" kamu gak jijit nemenin aku muntah gitu"..
" gak laa, dari hamil arya juga aku udah sering nemenin kamu kan"...
" hebat banget sih suami aku, gak jijik, jago jaga anak bayi,liat darah banyak gak masalah.kan ada tu orang yang gak bisa lihat banyak darah takut lihat darah,aku ingat waktu lahiran arya darah nya banyak banget,malah meluber di spray,ech kamu malah bantu bersihin"..
" orang kan beda-beda sayang,aku alhamdulillah banget gak takut lihat darah meski banyak,tapi aku takut nya pas lihat darah banyak keluar itu aku langsung mikirin kamu,secara darah banyak keluar, seorang ibu hebat banget perjuangan nya,terima kasih sayang udah jadi ibu dari anak-anak nya aku"..
KAMU SEDANG MEMBACA
Sebuah Suratan ( Chikara )
RomanceIni cuma certa fiksi ku ya, jangan di bawa ke real life mereka cukup di nikmati disini aja. Mengisahkan tentang kehidupan rumah tangga, pasangan muda yang menikah karena perjodohan.. Lebih tepat nya udah suratan yang di atas. " aku berjanji akan m...
