6. Sastra Badmood

366 41 0
                                        

**

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

**

Selepas kejadian di pondok tepi hutan dan Sastra yang hampir menciumku, aku harus pulang lebih dulu.

Salah satu bukti terkuat tentang Ketua Manajer sudah terbongkar.

Dia memang memanipulasi riwayat hidupnya. Dia sudah punya seorang anak perempuan dari hasil pernikahannya lima belas tahun lalu.

Dia mendapat surat peringatan dan potong gaji selama tiga bulan.

Aku dan Sarah si Ketua Manajemen Keuangan yang mengurusnya langsung.

Tentu saja, aku hanya bergerak di latar belakang.

Sarah lah yang langsung maju dan menjatuhi hukuman bersama CEO Agensi.

Sekarang, tinggal Ketua Manajemen SDM.

Dia yang membawahi semua artis di kantor agensi ini.

Rumornya, dia telah menggunakan uang artis untuk kepentingan pribadinya.

Salah satunya adalah uang milik Wira, anggota grup tujuhbelas.

Sarah bilang, kartu debit Wira dipegang ketua Manajemen SDM.

Wira, si pemilik kartu hanya diam dan menurut saja.

Aku tidak tahu bagaimana awalnya ketua Manajemen SDM bisa memegang kartu debit Wira. Namun, dari yang Sarah bilang, Ketua Manajemen SDM sudah menggunakan kartu debit Wira untuk mentraktir trainee tiap awal bulan.

Tentunya hal itu tidak diketahui Wira.

Sebab, kartu debit atas nama Wira tersebut masih milik perusahaan, data-datanya akan masuk ke dalam perusahaan dan yang bisa mengakses data tersebut hanya Sarah.

Makanya Sarah tahu semuanya.

Tak hanya perkara mentraktir trainee setiap bulan saja, Ketua Manajemen SDM bahkan menggunakan kartu tersebut untuk belanja di toko brand ternama.

Sebenarnya, pihak agensi dan juga Sarah ingin langsung memecat Ketua Manajemen SDM, hanya saja mereka tidak bisa karena faktor Si Ketua adalah orang paling lama yang ada di perusahaan.

Dia juga teman dekat CEO. Dibalik perlakuaannya yang menggunakan uang artis dengan semena-mena, dia punya loyalitas yang tinggi.

Makanya saat mendengar aku akan bergabung dengan perusahaan, Daddyku dan CEO sepakat untuk membuat aku menjalankan misi ini.

Agar nantinya langsung ada yang mengisi posisi Ketua Manajemen SDM.

Rencananya, aku akan bertahan selama tiga bulan sebagai manajer biasa, lalu memecat Ketua Manajer dan menjabat sebagai Ketua Manajemen SDM.

Hanya saja, aku baru sampai di seperempat rencana.

Hukuman yang diterima Ketua Manajer terbilang ringan. Karena kemurahan hati Ketua Manajemen SDM, si Ketua Manajer hanya mendapat potong gaji saja.

Lost You Again! (REVISI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang