(Season 2) 72. Explanation and bitter

303 36 19
                                    

Update juga akhirnya. Telat sehari Gpp ya gaes :3

Ada yang kangen sama interaksi Jae-lia GK sih?

Sabar ya, cobaannya besar Shipper satu ini awikwok

Selamat membaca





















22.00. K.S.T

"Kenapa kau kemari?"

Junkyu menghampiri adik sepupunya yang tengah menuruni anak tangga itu dengan jengkel. "Akukan sudah bilang kau istirahat saja."

Choi Lia, atau yang saat ini dikenal sebagai Jisu hanya tersenyum tipis mendengar kakak sepupunya mengomelinya. Sudah lama sekali Lia tidak mendengar omelan dari Junkyu. Dulu mungkin Lia akan merasa jengkel dan mengadu kepada Rose bila Junkyu sudah mengeluarkan jurus celotehannya. Namun kini, entah kenapa Lia tidak merasa keberatan mendengarkan Junkyu mengomelinya.

Junkyu yang tadinya sedang duduk di sofa langsung membantu Lia untuk menuruni anak tangga, mengingat kaki Lia butuh waktu untuk pemulihan dari luka-lukanya.

"Kau ini, dibilangin sama yang lebih tua malah senyam-senyum. Otakmu juga ikut tergores atau bagaimana?" Omel Junkyu yang mengundang cekikikan dari rekan-rekan lainnya. "Tidak ada yang lucu!"

"Oppa, tubuhku hanya tergores bukan lumpuh. Aku juga bosan jika hanya disuruh tidur saja di kamar." Ucap Lia berusaha menenangkan Junkyu.

Junkyu hanya mendengus sebal setelah Lia duduk di sofa. "Kurang banyak apa perbanmu itu hah? Lagipula, kau ini bodoh atau bagaimana? Berkeliaran di hutan sendirian hanya berbekal Handgun. Beruang juga kalau melihatmu mungkin kasian, mau nerkam tapi mangsanya nggak well prepared."

Lia mendelik mendengar ejekan yang dilemparkan Junkyu padanya. "Entah kenapa aku merasa tidak terima mendengar kata-kata tersebut keluar dari mulutmu."

"Ya makanya jadilah gadis yang baik dan dengarkan oppamu ini."

"Bisa-bisanya kau bertingkah seperti Oppa yang dewasa di depan Jisu sementara bersama kami kau seperti bocah berumur 5 tahun." Celetuk Jihoon hingga mendapatkan delikan tajam dari Junkyu.

"Oh benarkah begitu? Kupikir ada kemajuan dari kepribadiannya. Ternyata sama saja dengan 5 tahun yang lalu." Lia ikut menimpali.

"Kau tidak akan percaya Jisu-Ssi betapa sulitnya kami mengurusinya. Aigoo, aigoo." Hyunsuk menggelengkan kepalanya sembari memijit pundaknya seolah memperlihatkan betapa lelahnya dia dengan Junkyu.

No More HomeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang