Until I Found You (24)

11.3K 608 44
                                        

••••

••••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

••••

"Gue yakin mereka pacaran."

Kalimat itu adalah kalimat yang Andrew ucapkan setelah mendengar apa yang terjadi di studio. Sekarang dia tengah berbicara di telepon dengan Hendra di jam makan siang. Pria itu menceritakan tentang kedatangan Caitlyn dan perdebatan wanita itu dengan Alula yang kemudian membuat Raka membawa gadis itu menjauh beberapa saat.

Satu-satunya yang terlintas dalam benaknya adalah dugaan kalau kedua orang itu memiliki hubungan khusus.

"Gue yakin banget, enggak mungkin kalau mereka enggak ada hubungan apapun," kata Andrew dengan wajah serius.

Kali ini Andrew yakin bahwa dia tidak salah menduga. Keduanya pasti memiliki hubungan spesial yang mereka sembunyikan dari orang-orang termasuk dirinya. Sebenarnya hal itu sama sekali bukan masalah, Andrew tidak pernah melarang talentnya untuk berpacaran, tapi Raka berbeda, Andrew bukan hanya menganggap Raka sebagai partner kerjanya saja, Andrew sudah menganggap Raka seperti adiknya sendiri.

Dan Andrew hanya tidak ingin kalau Raka kembali gagal dalam percintaan.

'Gue enggak mau terlalu ikut campur soal itu, sih, tapi jujur gue berterima kasih sama Alula. Dia berani banget tadi hahaha dan gue cukup bingung waktu Raka diem aja. Gue kira dia bakal bela Caitlyn kayak dulu dia bela cewek  itu di depan pacarnya.'

"Sekarang anaknya udah sadar. Makasih udah kasih tau gue hal ini. Setelah ini gue juga bakal bicara sama Raka supaya dia bisa ngomong ke Caitlyn untuk enggak ganggu kerjaan kayak gini," kata Andrew.

'Iya, gue harap tadi yang terakhir dia ganggu dan buat kacau kerjaan.'

Andrew bergumam pelan lalu mematikan sambungan telepon mereka. Setelah itu dia meletakkan ponselnya ke meja dan menatap lurus ke depan sambil mengingat sesuatu. Dia teringat perkataan orang tua Alula padanya. Benar, selain karena gadis itu adalah teman dari Sellina. Salah satu alasan lainnya Andrew menerima gadis itu bekerja karena orang tua Alula menghubunginya.

Andrew menghela nafas pelan. Dia berpikir untuk menanyakan hal ini pada Raka, tapi sepertinya ini sudah bukan urusannya lagi. Kedua orang itu sudah dewasa dan tidak ada yang salah juga jika mereka berpacaran.

Iya, kan?

••••


Raka tidak bisa makan dengan tenang. Alula duduk di hadapannya, tapi gadis itu hanya diam dan fokus menyantap makan siangnya, dia bahkan tidak mau menatapnya. Raka bingung. Raka tidak tau bagaimana caranya membujuk Alula supaya tidak marah atau kesal lagi. Sejak tadi Alula selalu menjawab pertanyaannya dengan ketus, seolah enggan untuk berbicara dengannya.

Until I Found YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang