Untuk mendaftar sekolah lebih dulu memang tidak sulit bagi elio karna umurnya sudah mencapai batas minimal bisa mendaftar,ia juga tidak kesulitan dengan segala testnya,biaya sekolah bisa ia bayar sendiri,tapi elio tetap menghormati kedua orangtuanya makanya ia mengatakan hal itu.
Tidak peduli kedua orangtuanya setuju atau tidak,yang penting ia sudah memberitahukannya,ia akan tetap mendaftar dan masuk asrama sekolah agar tidak berada di istana. Elio tidak mau memastikan apakah vraxis lahir disini untuk bertemu dengan asaelnya juga atau bukan,elio akan menemukan asael lebih dulu,dan berada disisi asaelnya sampai asaelnya bangun dan memeluknya.
“Yang mulia pangeran kedua,yang mulia pangeran pertama meminta yang mulia untuk masuk saja ke kamarnya”
Elio mengangguk,ia mengikuti ksatria tersebut menuju kamar kakaknya luca.
“Yang mulia,yang mulia pangeran kedua masuk”
“Ya” jawab luca dari dalam.
Elio masuk setelah pintu dibuka oleh ksatria itu,tidak ada yang ikut masuk,hanya elio yang masuk dan melihat kakaknya masih duduk di meja kerjanya.
“Salam saudara”
“Adik,kita hanya berdua,tidak perlu formalitas”
Elio hanya mengangguk acuh,ia duduk di sebrang meja kerja kakaknya,luca sejak tadi memperhatikan adik kecilnya itu yang kini sudah tumbuh tinggi dan hampir bisa menyusulnya.
“Bisakah aku berbicara?”
“Bicaralah,kakak mendengarkanmu”
“Pertama,aku ingin memberitahu kakak,aku sering bermimpi mengenai seorang perempuan dan diriku. Perempuan itu tidur dengan sangat damai,tidur dalam waktu yang lama,aku menunggunya sampai dia bangun,dan kami menikah,ada kakak juga disana.”
“Kedua,mimpi itu semakin nyata dan aku seperti memiliki sesuatu yang meyakinkanku bahwa aku harus mencari tempat perempuan itu tertidur,itu kenapa aku selalu pergi keluar,aku mencarinya. Dia menungguku,rasanya begitu sesak melihat dia terbaring sendiri dalam sebuah gua besar,aku tidak tau apa yang terjadi kak,tapi hatiku begitu sesak dan sakit setiap harinya karna tidak bisa melihatnya”
Elio sampai meremas kain hanfu di atas pahanya,luca bisa melihat kesakitan yang nyata di mata adiknya dan emosi di sekitar adiknya.
“Ketiga…aku tidak ingin ayahanda atau ibunda tau,entah kenapa aku yakin untuk tidak memberitahu mereka dan jangan sampai adik vraxis tau. Ku mohon,perempuan dalam mimpiku adalah sebagian dari detak jantungku,tolong bantu aku menjaga rahasia ini dan menghindari bahasan ini dari ayahanda dan ibunda.”
“Keempat,aku menemui banyak kekayaan dari perjalanan kecilku selama ini di luar,aku bisa memberikan sebagian kecilnya untuk acara turnament itu,tapi hadiah itu juga akan cepat habis jika turnament diadakan setiap 5 tahun sekali. Keberuntunganku tidak akan selalu bagus,buktinya aku masih tidak bisa menemukan tempat perempuan itu tidur”
Elio menatap ke jendela dibelakang kakaknya,sinar bulan masuk dari jendela,ia ingin sekali memebayangkan saat ini menikmati bulan malam hari bersama asaelnya dengan dirinya dalam dekapan hangat itu.
“Adik,jika kalian takdir,kalian akan bertemu”
Suara kakaknya mengalihkan fikiran elio,ia kembali menatap kakaknya dengan rindu yang besar di kedalaman matnaya.
Apa yang luca lihat saat ini bahkan menggetarkan hatinya,adiknya elio tidak pernah seperti ini,bahkan setelah begitu lama diluar tidak ada rindu pada mereka di kedalaman matanya.
“Aku akan masuk asrama dan mengambil misi diluar,aku ingin keluar untuk mencari kekasihku”
Luca mengerutkan alisnya,merasa aneh dengan penyebutan kekasih yang adiknya sebut pada perempuan dalam mimpi itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Asael
FantasyHai guys,R kembali dengan cerita baru dan sosok baru,yang pasti genrenya masih sama dong😉 femdom. Alurnya maju,mundur,cepat,kadang lambat. Semoga bisa menyesuaikan ya ~ Seorang anak perempuan terlahir di sebuah pinggiran kota kerajaan,dari orangtua...
