‘Sayang,jaga dirimu,tetap tenang dan rasakan aku di hatimu’
‘Iya asa,el disana hanya sebentar,asa tunggu dengan sabar ya?’
Asael mengangguk,ia mengusap kepala kekasihnya dengan lembut,matanya menatap sang kekasih dengan begitu lembut dan penuh kasih sayang.
Hal ini mengejutkan para dewa dewi,dan juga tetua,karna baru ini mereka melihat sisi lembut dewi asael,dewi besar termuda mereka. Selama ini yang mereka kenal adalah dewi asael yang dingin,tak memiliki ekspresi,bahkan bicara juga hanya jika memang itu benar-benar di perlukan atau karna asael ingin menyampaikan apa yang di inginkannya.
‘I love you,sayang. Aku sangat mencintaimu.’
Walaupun tidak ada ungkapan ekspresi dari kata-kata itu,elio bisa merasakan cinta yang begitu tulus,begitu besar,dan dalam dari asael untuknya,dan itu juga terpancar dari mata asael yang sedang menatap matanya dalam-dalam.
‘I love you to,asa,i love you’
Kedua sejoli itu saling pandang dalam-dalam,walaupun mereka sudah berjarak cukup jauh. Asael di kursi dewinya,sedangkan kekasih hatinya sudah berdiri di tengah-tengah aula yang di kelilingi kursi dewa dewi besar itu.
“Baiklah,kami akan langsung mengirim manusia elio ke dunia pengujian pertama. Apakah ada yang ingin di sampaikan manusia elio,atau dewa dewi disini?”
Tanya dewa keadilan,ia menatap para dewa dewi di sekelilingnya.
“Elio,segera akhiri jika kamu mencapai batasmu. Jangan memaksa dan membahayakan dirimu,aku akan hancurkan dunia itu jika kau kenapa-napa dan membuat putriku sedih.”
Hawa dingin dan menekan menguar di sekeliling dewi perang,para dewa dewi meringis di dalam hati mereka.
“Elio mengerti dewi suci” jawab elio.
“Berhati-hatilah,elio”
Elio menoleh pada dewa alam,sang calon ayah mertua.
“Baik dewa agung,terimakasih banyak”
Para dewa dan dewi diam,mereka melirik asael yang tidak mengeluarkan suaranya,elio jadi menatap asael karna para dewa dewi juga menatap sang kekasih.
“Kamu akan baik-baik saja,kita akan menikah setelah ini”
Wajah elio sudah sangat merah,ia tersenyum malu-malu,mengangguk menjawab ucapan kekasihnya.
Setelah itu elio di kirim ke dunia pengujian,dunia yang pernah asael datangi pertama kali saat dirinya akan naik. Tubuh asael tidak bergerak sama sekali ketika elio menghilang dalam portal dan muncul di dunia itu,ia hanya menyaksikan perjalanan kekasih hatinya,tapi aura kemarahan,hawa dingin,selalu berputar di sekitarnya.
‘Kamu akan baik-baik saja,sayangku’
Kata itu bukan hanya untuk kekasih hatinya,tapi untuk dirinya juga,ia perlu menenangkan diri dengan kata itu.
Asael tau seberapa berbahaya dan misteriusnya dunia pengujian dewa dewi,banyak para calon yang masuk kedalam sana tidak pernah kembali setelah masuk,entah hilang dalam hutan atau medan lain dan tidak terdeteksi,atau mati oleh hewan-hewan misterius didalam sana.
‘Lai. Jaga kekasihku.’
“Mengerti tuanku” jawab lai.
.
Mata asael tidak pernah lepas dari rekaman kekasihnya di dunia pengujian,dari hari pertama kekasihnya disana,sampai sebulan,mata asael tidak pernah teralihkan dari sana. Aura dan hawa di sekitar asael semakin turun,bahkan beberapa hewan milik beberapa dewa dewi di sekitarnya gelisah,merasakan aura kekerasan yang menguar dari tubuh asael.
KAMU SEDANG MEMBACA
Asael
FantasyHai guys,R kembali dengan cerita baru dan sosok baru,yang pasti genrenya masih sama dong😉 femdom. Alurnya maju,mundur,cepat,kadang lambat. Semoga bisa menyesuaikan ya ~ Seorang anak perempuan terlahir di sebuah pinggiran kota kerajaan,dari orangtua...
