"Dewa kecil elio,berdiri di tengah mimbar"
Elio tidak menjawab,ia melangkahkan kakinya ke tengah mimbar setelah mendapat anggukkan dari kekasihnya.
Ketika elio sudah berada di tengah mimbar,asael maju,melambaikan tangannya dengan lembut dan hadirlah barir penghalang transparan,melingkari 20 meter di sekitar elio.
"Mundur dua langkah saat kamu sudah mencapai batas,jangan sampai terluka,ya?"
Dengan lembut asael meminta pada kekasihnya,ketika ia berdiri di hadapan sang kekasih di luar barir penghalang. Keduanya saling bertatapan begitu dalam,elio tersenyum tipis,mengangguk menjawab permintaan kekasihnya.
'Akan ada petir realisasi setelah petir-petir kecil kamu serap,tolong mundur jika kamu mencapai batas toleransi. Aku tau kamu sudah melakukan segalanya dalam dirimu,jangan memaksakan tubuhmu,ya?'
'Yang,aku tau,aku akan mendengarkan kamu. Asa tenang ya?'
Asael mengangguk tegas,perlahan ia mundur dan membiarkan tetua dewa dan dewa dewi lain membuat penghalang di bawah mimbar dan sekitar lapangan itu.
"Sayangku,tenanglah,percaya pada kemampuan kekasihmu"
Dewi hazel dengan lembut menenangkan putrinya,baru pertama ia melihat kekhawatiran putrinya yang begitu besar sampai tubuhnya tegang,secara langsung. Biasanya ia melihat hanya dari alam atas ketika putrinya terlihat khawatir dan ketakutan pada keadaan elio,kini ia melihatnya dengan jelas.
'Akan ada petir realisasi bu,tidak kalah kuat dari milikku.'
Dewi hazel menatap putrinya dalam-dalam setelah mendengar hal itu dari telepati putrinya,dewi hazel melirik awan gelap yang sudah terbentuk di atas lapangan itu.
"Kenapa dewa zrvas dan glaid tidak memberitahukan hal ini? Apakah mereka tidak merasakannya?"
'Aku tidak tau bu,aku sudah merasakan kesengsaraan yang akan datang untuk elio tidak jauh besar dengan milikku sejak di aula besar. Mungkin karna aku memiliki hubungan erat dengan kehampaan dan karma,tapi coba ibu tanyakan saja pada dewa zrvas dan dewi glaid mengenai hal ini. Seharusnya hal ini tidak di sembunyikan dari kita,jika terjadi sesuatu pada elio karna informasi ini di sembunyikan,aku tidak segan-segan menjatuhkan alam atas lebih buruk dari awal aku datang kesini.'
"Putriku,tenang saja,ibu yang akan menegur mereka jika memang mereka menahan informasi ini dari seluruh dewa dewi ataupun kami. Perhatikan saja elio,ibu yang urus hal ini"
Asael mengerjapkan matanya sekali,matanya tertuju pada elio yang sudah melayang di udara,menerima petir-petir yang mengelilinginya,diserap dengan baik kedalam tubuhnya tanpa merusak sekitarnya. Tangannya sedang menggenggam tangan ayahnya yang tidak mau jauh dari asael,mata tajam asael menatap petir di atas kepala kekasihnya,petir sialan itu sudah berani memanggil pasukannya yang lain saat kekasihnya masih belum selesai dengan yang pertama.
Asael tidak memperingati kekasihnya,tidak ingin menganggu konsentrasi kekasihnya,dan ia mempercayai kemampuan kekasihnya dan itu memang terbukti kekasihnya mampu menghadapi seluruh pasukan tentara petir itu sampai ke 20. Lalu awan gelap yang lebih gelap dan besar datang menyingkirkan awan gelap yang hampir menghilang,semua dewa dewi merasakan tekanan yang mengerikan dari awan gelap itu.
"Keagungan,izinkan yang kecil ini meminta maaf pada dewi asael karna baru memberitahu bahwa dewa kecil elio akan menghadapi petir realisasi yang tak kalah jauh besar dari milik dewi asael."
"Dewi asael,maafkan yang kecil ini tidak segera memberitahukannya pada dewi suci"
Dewa zrvas,dewa petir,meminta maaf pada asael,mereka bisa merasakan aura dingin dan sebuah tekanan menguar dari tubuh dewi asael dan tertuju pada dewa zrvas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Asael
FantastikHai guys,R kembali dengan cerita baru dan sosok baru,yang pasti genrenya masih sama dong😉 femdom. Alurnya maju,mundur,cepat,kadang lambat. Semoga bisa menyesuaikan ya ~ Seorang anak perempuan terlahir di sebuah pinggiran kota kerajaan,dari orangtua...
