Asael 68

82 14 4
                                        

Elio tidak pernah mengalihkan perhatiannya dari sang kekasih yang sedang berendam di danau suci itu,melihat tubuh kekasihnya yang mengambang terlentang di tengah danau,membuat elio harus berdiri di batu giok jembatan itu.

“Asa”

“Kenapa sayang?” jawab asael lembut.

Hati elio sedikit lega,ia memang sejak tadi terus memanggil asael setiap setengah jam sekali,untuk memastikan kekasihnya masih bersamanya.

“Aku bersamamu sayang,tidak pergi lagi”

Dengan mata tertutup saja asael bisa tau perasaan gundah elio,tentu saja tau apa lagi jiwa keduanya saat ini telah terhubung dan terikat satu sama lain.

“Bolehkan aku berenang bersamamu?” tanya elio.

“Belum bisa sayang,energi di air danau ini masih begitu besar dan padat,aku tidak mau kehilanganmu”

Mata asael terbuka,melirik elio yang sedang menatapnya.

“Apakah aku harus sekuat ibu dan ayah?”

“Ibu juga belum bisa masuk kedalam air danau ini,nak”

Elio langsung berbalik,melihat ibu mertuanya yang berdiri di ujung jembatan batu giok.

“Ibu”

“Tenanglah,tetap disana,nikmati wakut kalian”

Dewa eros tersenyum melihat elio yang kupingnya sudah merah,tentu mereka mendengar keingin elio untuk berenang bersama putrinya,tapi memang air suci di danau ini begitu kuat dan padat. Hanya putrinya yang sudah di pilih sebagai dewi perburuan dan alam liar yang bisa menelan energi liar di air danau suci ini,memiliki hubungan khusus dengan semua energi,apalagi putrinya memiliki dua dantian suci,dantian galaxy dan kehampaan yang bisa menelan segala energi tanpa kehancuran.

“Ayah dan ibu tidak bisa menyentuh air danau ini,walaupun kami dewa dan dewi. Energi di air danau ini begitu kacau,liar,kepadatannya jauh lebih padat dari energi disini,edittha,dan sama padatnya dengan seluruh alam para dewa dewi.” jelas dewa eros.

Mendengar penjelasan itu membaut jantung elio turun,ia khawatir dengan kekasihnya.

“Asa”

“Aku baik sayang,hanya aku yang bisa menenangkan energi di air danau suci ini. Sehingga nanti kamu bisa berenang juga disini,termasuk ibu dan ayah,sekarang biar aku yang berenang disini sendiri untuk menenangkan energinya,ya?”

Elio segera berbalik karna mendengar suara kekasihnya yang begitu dekat,ternyata kekasihnya sedang berenang dan bersandar di batu giok dekat kakinya.

“Yang”

Segera elio duduk dengan cara berlutut,tersenyum ketika ia bisa menyentuh tangan kekasihnya yang sudah kering,tapi segera ia merasakan sesuatu yang kacau menyerang seluruh saluran kultivasinya.

“Jangan menyentuh kekasihku.”

Energi asael meningkat,menekan energi kacau yang menyerang tubuh elio,hanya dalam sedetik kekacauan itu lenyap dan digantikan dengan kehangatan yang begitu menenangkan.

“Beraninya kau!”

Energi asael melonjak,tubuh elio segera pindah di dekat dewi hazel.

“Tidak asa!”

“Tahan nak. Biarkan kekasihmu mengurusnya,jangan ganggu”

Dewi hazel menahan elio yang ingin kembali ke jembatan batu giok,fuyumi segera membuat barir penghalang yang menghalangi seluruh pinggiran danau itu,memastikan elio tidak bisa masuk.

AsaelTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang