Sementara didalam gua,elio keluar setelah 4 bulan beristirahat didalam asio,4 jam di dalam gua itu. Ia segera meminta bantuan pada elvric untuk membuka penutup peti tidur kekasihnya,dengan hati-hati keduanya membuka penutup peti tidur itu yang terasa sangat berat dan memiliki formasinya sendiri.
Butuh 3 hari mereka sampai akhirnya bisa membuka penutup peti tidur asael,segera semerbak harum tersebar diseluruh gua dan juga jurang itu,aura tekanan,dominasi,juga menerpa seluruh gua sampai ke kedalaman hutan kegelapan di atas jurang,membuat hewan bersuara ketakutan. Elio tidak bisa menahan air matanya,padahal ia sudah berusaha begitu keras agar tidak menangis,tapi ketika tangannya menyentuh kulit tangan kekasihnya membuat semua pertahanannya runtuh dan menangis begitu pilu.
Sebelum masuk dan tidur bersama asael di dalam peti tidur,elio masuk dahulu ke asio untuk membersihkan dirinya dan juga berganti pakaian. Memastikan dirinya bersih dahulu,baru masuk dan tidur di sisi asael,peti tidurnya begitu luas sampai elio bisa berbaring di sisi asaelnya dengan sangat leluasa. Tapi yang mengejutkan elio dan kedua hewan kontraknya,sayap besar dewi asael seperti memiliki pemikirannya sendiri,merengkuh tubuh elio sampai elio berada dalam dekapan sayap putih asael dan sebagian tubuhnya ada di atas asael.
Dengan jarak yang begitu dekat,elio menghirup harum tubuh kekasihnya,merasakan hangatnya tubuh sang kekasih.
‘Akhirnya…akhirnya aku bisa tidur disisimu lagi asa’
Tangan elio perlahan terulur,memeluk asael,menempatkan tangannya di tangan asael dengan lenganya menindih lengan asael yang terlipat. Senyum yang hangat itu kembali muncul,elio menahan air matanya agar tidak menodai sang kekasih,ia mengecup bisep asael begitu lama sambil menutup matanya,dan perlahan tidur.
‘Tuan begitu mencintai tuan pendamping,entah apa yang akan terjadi saat tuan bangun nanti dan bertemu dengan laki-laki bernama vraxis itu. Aku akan menjaga tuan dan kekasih tuan,aku akan menyingkirkan segala pengganggu dan penghalang dalam hubungan tuan dan tuan pendamping.’ janji elvric pada dirinya sendiri.
Elvric,lai,dan cillin menjaga tuan mereka dengan sangat baik,elvric bahkan memasang penutup peti tidur setengahnya agar tubuh tuannya tidak terkikis udara,dan elio tidak membeku di dalam peti tidur tuannya.
Elio tidur begitu nyenyak,berbeda dengan waktu tidurnya yang biasa akan bangun setelah tidur hanya 2-4 jam saja,tapi sekarang saat tidur bersama kekasihnya elio tidur sangat lama.
“Sudah 10 jam tuan tidur,terlihat tuan sangat nyenyak”
“Biarkan tuan tidur dengan puas untuk membayar semua kesulitan tidurnya selama ini” balas lai.
Elvric mendengarkan sejak tadi walaupun matanya tertutup,kesadarannya tersebar ke seluruh hutan kegelapan dan jurang kematian ini. Ia sudah melihat kondisi elio saat tidur,itu memang mengerikan,jika elio bisa tidur sampai 4 jam,ia akan terus menggumamkan nama tuannya dan ada air mata yang turun dari ujung kedua matanya. Tapi kali ini tuan pendampingnya itu tidur dengan sangat nyenyak tanpa ada gumaman,melihatnya sendiri bagaimana tuan pendamping begitu nyaman tidur dalam rengkuhan sayap sang tuan,dan bagaimana senyum kecil hadir di wajah tidur tuan pendampingnya.
‘Dia memang mencintai tuan tak kalah besarnya dengan tuan’ gumam elvric dalam fikirannya.
Pagi-pagi sekali elio bangun karna merasakan lapar di perutnya,ketika pertama kali membuka matanya,elio melihat profil samping wajah sang kekasih yang masih menutup mata. Tanpa sadar senyum elio hadir,senyumnya sehangat mentari pagi,cerah,hangat,sejuk,tapi juga membawa ketenangan.
Tangan elio terangkat dengan gerakan kecil,menyentuh hidung mancung asaelnya dengan ujung jari telunjuknya,begitu hati-hati dan lembut. Naik ke alis sebelah asael,rambut alisnya sangat halus dan lembut,bulu mata asael panjang dan lebat,terkulai begitu indah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Asael
FantasyHai guys,R kembali dengan cerita baru dan sosok baru,yang pasti genrenya masih sama dong😉 femdom. Alurnya maju,mundur,cepat,kadang lambat. Semoga bisa menyesuaikan ya ~ Seorang anak perempuan terlahir di sebuah pinggiran kota kerajaan,dari orangtua...
