"Elio,tenang saja nak,buat dirimu lebih nyaman lagi. Ini hanya obrolan antara ayah dan calon menantunya,bukan hal berat dan menakutkan"
Elio tersenyum canggung,ia mencoba mengatur nafasnya mengingat intruksi sang kekasih,membuat dirinya lebih rileks lagi.
Dewa eros tersenyum begitu tipis melihat usaha elio,ia bisa merasakan aura putrinya yang tipis menyelimuti elio. Jiwa keduanya menyatu,jadi dewa eros tidak heran mengapa bisa aura putrinya menyelimuti elio padahal keduanya terpisah jauh saat ini,elio sedang bersamanya di kediaman aster,sedangkan putrinya dan sang istir di kediaman palm.
"Ayah ingin mengucapkan terimakasih padamu. Terimakasih karna kamu memilih mencari putriku,terimakasih karna sudah bertahan dari semua perjalananmu,terimakasih tidak menyerah pada putriku,terimakasih sudah baik pada putriku saat kami tidak ada di sisinya,dan terimakasih sudah membalas cinta putriku."
Mata elio bergetar mendengar ungkapan terimakasih ayah calon istrinya,jantung elio bergemuruh.
"A..ayah,aku tidak begitu baik pada putri ayah,aku lebih banyak menyakiti putri ayah dari pada baik padanya"
Dewa eros tersenyum teduh menanggapi ucapan elio.
"Tidak,semua itu terjadi karna kamu terikat dengan karma neraka,kamu juga di pengaruhi dan juga merasakan sakit yang jauh lebih besar dari putriku. Kalian sama-sama sakit"
"Tapi itu sudah lewat,kalian akhirnya bersatu tanpa keterpaksaan dan tanpa ada ikatan paksa yang tak terlihat maupun terlihat" lanjut dewa eros.
Elio terdiam,cukup lama sampai senyumnya hadir saat berfikir kebaikan dan kesabaran kekasihnya atau bisa di sebut calon istrinya,berasal dari sang ayah.
"Ini berkat ayah dan ibu,yang mengizinkanku untuk menemui dan mengejar asael. Terimakasih ayah dan ibu sudah memberiku satu kepercayaan lagi,sehingga aku memiliki kesempatan untuk bersatu lagi dengan asael,terimakasih atas restu ayah dan ibu untuk ku menikahi putri ayah,terimakasih"
Ungkap elio dengan tulus,ia menatap dewa eros di hadapannya dengan senyum,senyum itu di balas dewa eros tak kalah lembut dan teduh.
"Ayah dan ibu ingin asael bahagia dengan seseorang yang ia cintai,kamulah yang di cintai putri ayah dari semenjak ia hadir di semesta ini dan merasakan perasaan cinta,sampai saat ini cinta itu tidak pernah hilang. Ayah harap cinta kalian tidak pernah berhenti,hidup bahagia bersama,dan melakukan apa yang kalian inginkan bersama-sama,memberi ayah dan ibu cucu"
Mendengar hal itu membuat kuping elio memerah,dirinya tidak pernah berani memikirkan mengenai anaknya dan asael,yang ada dalam kepalanya hanya asael dan hidup bersama asaelnya.
"Ayah dan ibu tidak memaksa kalian untuk segera memiliki anak,tapi ayah minta kalian usahakan memiliki satu keturunan. Bisa?"
Elio menatap mata calon ayah mertuanya yang juga sedang menatapnya,dalam-dalam.
'Ya'
Suara kekasihnya bisa elio dengar dengan jelas,jawaban tegas itu membuat hati elio bergemuruh.
'Yang'
'Jawab saja ya,sayang. Kita memang harus memilikinya'
'A..aku...'
'Baby,waktu adalah milik kami sekarang,tidak perlu terburu-buru tapi pasti akan ada makhluk kecil di antara kami. Apakah baby keberatan?'
'Asa...'
'Aku mencintaimu,baby'
Dewa eros dengan sabar menunggu jawaban dari elio,ia tersenyum kecil ketika melihat wajah elio perlahan memerah,entah apa yang putrinya katakan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Asael
FantasyHai guys,R kembali dengan cerita baru dan sosok baru,yang pasti genrenya masih sama dong😉 femdom. Alurnya maju,mundur,cepat,kadang lambat. Semoga bisa menyesuaikan ya ~ Seorang anak perempuan terlahir di sebuah pinggiran kota kerajaan,dari orangtua...
