Part 13 (Japan - Plant)

1.5K 124 19
                                        

Pukul 22:00
.
Member bigbang dan para managernya dan juga dara kini tengah makan makan di restoran jepang. Mereka berbincang bincang sambil bercanda sehingga membuat satu tempat itu sangat ramai.

"Ji, aku ingin ke toilet." Bisik dara pada jiyong.

"Ke toilet?. Ayo aku antar."

"Aniyo, aku sendiri saja."

"Baik lah.. hati - hati."

Dara berdiri dan langsung menuju ke kamar mandi. Dan itu tak luput dari pandangan jiyong.

"Mau kemana dara noona ji?." Tanya taeyang yang duduk di depannya.

"Ke toilet."

"Kenapa tidak kau antar hyung?." Sahut seungri.

"Dia tidak mau. Percuma juga kalau aku paksa antar. Dari pada dia tidak jadi ke toilet."

Taeyang dan Seungri mengangguk mengerti.

"Aku mungkin sebentar lagi pulang lebih dulu. Dara harus istirahat." Ucap jiyong lagi.

"Ah.. ne.. kau pulang lah dulu. Tidak baik juga udara malam untuk dara noona." Jawab Taeyang.

Tak berapa lama kemudian dara sudah kembali ke tempat duduknya disebelah jiyong. Jiyong memperhatikan dara wajahnya tampak sedikit pucat.

"Kau baik baik saja sayang?. Wajahmu sedikit pucat." Ucap jiyong khawatir sambil memegang pipi dara.

"Babynya bergerak terus ji." Keluh dara sambil mengelus perut buncitnya.

"Baby bergerak terus?. Apa sakit?." Tanya jiyong balik sambil ikut mengelus perut buncit dara.

"He'em.. sedikit."

"Baby-ah... setelah ini kita pulang, jadi sabar ne. Jangan terlalu banyak bergerak, kasihan eomma. Eomma merasa kesakitan. Cup~" Diakhiri dengan ciuman di perut dara.

Dara tersenyum haru. Tanpa mereka sadari, pasangan itu di lihat sedari tadi oleh orang orang yang ada disitu. Mereka semua tersenyum melihat sifat jiyong.

"Ji, kau jadi kembali ke korea besok dengan member bigbang atau kapan?." Tanya taehee.

"lusa. Carikan penerbangan sore." Jawab jiyong. Taehee pun mengangguk mengiyai kemauan bos nya.

"Kau jadi short trip ji?." Tanya taeyang.

"Short trip?." Tanya dara sambil memandang jiyong bingung.

"Kau belum tau rencana jiyong hyung noona?." Tanya daesung.

"Aniyo, aku tidak tau rencana jiyong yang itu. Kau akan short trip dengan siapa?. Kau mau Short Trip dengan teman teman wanitamu?. Kau menyuruhku pulang sendirian ke korea begitu?. Kau tega sekali. Aku sedang hamil." Cecar dara pada jiyong dengan mata berkaca dan jangan lupakan ekspresi dara yang terlihat menggemaskan.

Jiyong melihat dara heran kemudian terkekeh. Semua yang ada disitu pun juga tertawa.

"YAK!!. KENAPA KALIAN TERTAWA!!." Kesal Dara.

"Yak!!. Noona. Kau bodoh atau apa hah. Hahahaha..." Olok Seunghyun.

Dara merengut.

"Jiii..." Rengek dara pada jiyong sambil menarik narik kaos jiyong. Jiyong yang sedang tertawapun berusaha menghentikan tawanya.

"Sayang, kenapa kau berpikir aku akan menyuruhmu pulang lebih dulu. Apa aku tega seperti itu padamu?. Kalau aku melakukan Short Trip itu pasti denganmu. Hah.. pikiranmu pendek sekali dee." Ucap jiyong sambil menahan tawanya.

Henggg...

Dara merasa bodoh. Ia malu sekali. Dara melihat sekitarnya mereka menertawakan kebodohannya. Dara malu. Tanpa ba bi bu dara meraih tas dan jaketnya kemudian melangkah pergi. Tawa yang ada disitu diam sebentar melihat dara. Kemudian tertawa lagi. Jiyong juga tidak bisa manahan tawanya.

"Aku pergi dulu. Ratuku merajuk. Hahaha.."

.
.
.
.
.

Dara keluar dari kamar mandi seraya mengikat rambutnya asal. Ia melihat suaminya tertidur pulas tengkurap di ranjang kamar apartemen jiyong tanpa berganti baju dan melepas sepatunya. Wajah lelah suaminya setelah melakoni konser begitu ketara.

"Kau pasti sangat lelah.." Ucap dara sambil mengelus lembut pipi suaminya kemudian melepas sepatu dan jaket yang masih digunakan suaminya itu.

"Jaljayong..😘."

Ucap dara sambil memberi kecupan di kepala jiyong.

Dara berbaring di sampingnya. Kemudian merangkul tubuh jiyong yang terngkurap itu dan mendekatkan kepalanya ke ketiak jiyong yang terbuka dan otomatis membuat tubuhnya sangat dekat dengan jiyong walaupun bagian perutnya terhalang oleh perut buncitnya.

"Hmm.. Aku suka baumu." Gumam dara.

"Aku tadi malu sekali ji. Mereka menertawakanku. Aku merasa bodoh. Mereka menyebalkan. Kau juga. Kenapa kau ikut tertawa. Sungguh aku sangat malu. Mian aku sempat mendiamkanmu tadi di mobil. Aku kesal. Aahh.. Aku senaaang sekali kau merencakan short trip ini. Aku ingin sekali jalan jalan di jepang seperti waktu kita masih pacaran dulu. Aku ingin ke amusement park, lalu ke Disney Sea. Wooaah... pasti sangat menyenangkan. Gomawoo... Saranghae suamiku, Saranghae uri appa.." Curhat dara pada suaminya yang ia kira tidur tadi.

"Nado Saranghae.." Balas jiyong bergumam sambil mengubah posisi tidurnya untuk membalas pelukan istri tercintanya yang sedang sedikit kaget itu.

"Omo, kau terbangun?. Kau tidak tidur?."

"Aku tidur."

"Haha.. Kalau kau tidur kenapa kau menjawan ji."

"Sssttt... tidur."

Dara tersenyum sambil mengeratkan pelukannya pada jiyong. Pelukan jiyong hangat. Sangat hangat. Bau jiyongpun menjadi favorit dara semenjak dara hamil.

Percakapan mereka di akhiri dengan kecupan jiyong pada dahi dara dan elusan lembut pada perut buncit dara.

Sweet Night...

.
.
.
.
.
.
Tbc🎀

Next??.

Jangan lupa Vote + Comment guyys... 😉😘

The Best Choice EverCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang